Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Affecting the Spread of Narcotics in Simpang Dolok Village, Datuk Fifty District, Batubara Regency Anisa Sufia Sopang; Muhammad Rusdi; Fahmi Zahary; Fikri Aditiya Sitorus; Noor Azizah
PROMOTOR Vol. 6 No. 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i5.417

Abstract

Narcotics abuse is a serious problem that affects society in various countries. This research focuses on identifying factors that contribute to the spread of narcotics in Simpang Dolok Village, a rural area in Batu Bara Regency. The research results highlight the importance of social and economic inequality, high levels of poverty, and the easy availability of narcotics in driving the spread of narcotics. Social factors, including peer pressure, also influence young people in this village to try narcotics. Apart from that, low public awareness about the dangers of narcotics, especially among the less educated, also supports the situation. Handling the problem of the spread of narcotics in Simpang Dolok Village requires a holistic approach that includes economic empowerment, stronger law enforcement, and better education programs about the risks of narcotics. Close cooperation between government, society, and other stakeholders is needed to overcome this problem. This research provides an in-depth understanding of the factors that influence the spread of narcotics at the village level, guiding more effective prevention and control efforts in Simpang Dolok Village and the surrounding area.
Mekanisme Adat Penyelesaian Kasus Khalwat di Aceh Singkil: Tinjauan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 dan Qanun Nomor 9 Tahun 2008 Jakaria Jakaria; Imam Yazid; Noor Azizah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i2.83102

Abstract

Penelitian ini mengkaji penyelesaian kasus khalwat melalui mekanisme adat desa terhadap pelaku non-warga di Desa Kampung Baru, Aceh Singkil, dengan meninjau kesesuaiannya menurut hukum positif Aceh dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang dipadukan dengan pendekatan sosiologis melalui studi lapangan dan wawancara dengan aparatur desa serta tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penyelesaian adat terhadap pelaku non-warga desa masih dilakukan meskipun secara normatif kewenangan peradilan adat desa dibatasi hanya terhadap penduduk setempat. Praktik tersebut dapat dikualifikasikan sebagai pelampauan kewenangan peradilan adat yang berdampak pada melemahnya asas kepastian hukum dan legalitas dalam penegakan hukum jinayat. Dari perspektif hukum Islam, mekanisme adat dapat dipahami sebagai bentuk ta‘zir dan ‘urf yang dibenarkan, namun penerapannya dalam kasus ini belum sepenuhnya mencerminkan tujuan maqashid al-syari’ah, khususnya dalam aspek pencegahan kemafsadatan dan perlindungan kehormatan. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penataan hubungan antara hukum adat dan hukum jinayat agar tercapai keseimbangan antara kepastian hukum, kemaslahatan, dan keadilan Substantif dalam penerapan syari’at Islam di Aceh.