Elfira Damayanti
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI VIRTUAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PELAKSANAAN PAKET PELAYANAN AWAL MINIMUM (PPAM) KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SITUASI KESIAPSIAGAAN BENCANA Siti Kholifah; Resti Utami; Elfira Damayanti; Della Nur Muthmainnah Qalbi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.442

Abstract

Remaja merupakan menjadi salah satu kelompok rentan pada situasi bencana, tetapi bisa juga menjadi mediator menyampaikan informasi terkait Kesehatan reproduksi remaja dalam kesiapsiagaan bencana maupun saat terjadi bencana, sehingga remaja harus memiliki pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan bencana yang adekuat. Pengetahuan dan perilaku kesiapsiagaan pada remaja dapat ditingkatkan melalui edukasi dengan menggunakan edukasi virtual terkait pelaksanaan Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) untuk kesehatan reproduksi remaja pada situasi kesiapsiagaan bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan rancangan Pretest and Post test. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2023 di Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember dengan melibatkan 62 responden yang diperoleh secara purposive sampling. Kriteria inklusi adalah mahasiswi Prodi Ilmu Keperawatan yang berada di tahun pertama kuliah dan belum pernah mendapatkan edukasi tentang PPAM. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner elektronik. Uji statistik menggunakan Paired Sampel T-Test. Hasil perhitungan uji paired t-test didapatkan nilai p value (Asymp.Sig 2 tailed) sebesar 0.0001 dimana kurang dari 0.05 sehingga keputusan hipotesis H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh edukasi virtual terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang PPAM kesehatan reproduksi remaja pada situasi kesiapsiagaan bencana. Hendaknya edukasi siaga bencana terhadap remaja dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan lintas sektoral.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan pada Ibu Pengguna KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamanan Bondowoso Elfira Damayanti; Awatiful Azza; Yasminta Salsabila
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i2.37

Abstract

Penggunaan kontraseipsi suntik meirupakan jeinis meitodei kontraseipsi jangka peindeik yang paling banyak digunakan oleih wanita subur. Peinggunaan KB suntik juga meimiliki dampak bagi tubuh yaitu gangguan pola meinstruasi yang meimanjang atau meimeindeik, gangguan eimosi dan juga beirat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat keturunan dan lama penggunaan KB suntik 3 bulan. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian yaitu ibu akseptor KB suntik 3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tamanan Bondowoso sebesar 1009. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dan didapat 286 sampel. Metode sampling menggunakan simple random sampling. Variabel independent pada penelitian ini yaitu riwayat keturunan dan lama penggunaan KB suntik 3 bulan, variabel dependen yaitu berat badan. Pengumpulan data variabel independent menggunakan kuisioner, dan variabel dependen menggunakan study dokumen dan penimbangan berat badan. Analisis data yang digunakan yaitu spearman rho dengan ketentuan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara riwayat keturunan dengan berat badan (p=0,029; r= 0,129) dan ada hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan berat badan (p= 0,000; r= 0,283). Arah hubungan positif, kekuatan hubungan riwayat keturunan sangat lemah dan lama penggunaan lemah Penelitian ini menyimpulkan tidak ada beda ibu memiliki riwayat keturunan normal dengan ibu yang memiliki riwayat keturunan gemuk terhadap kenaikan berat badan. Penggunaan KB suntik 3 bulan dalam jangka waktu yang lama akan beresiko mengalami kenaikan berat badan