Torana Kurniawan
Department Of Radiology, Faculty Of Medicine, Public Health, And Nursing, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prevention, Identification, and Management of Stunting through Health Education and Entrepreneurial Capacity Building in Argomulyo Village, Sleman, Yogyakarta Torana Kurniawan; Yana Supriatna; Sri Dwidanarti; Lina Choridah; Anita Ekowati; Wigati Dhamiyati; Bambang Supriyadi; Mohammad Rizki Pratama; Abdi Alhaq
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 9, No 3 (2023): September
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.83779

Abstract

Stunting is one of the world’s most serious public health issues, with significant morbidity rates, especially in Indonesia. Low public awareness of stunting and low family income are two major causes discovered especially in Special District of Yogyakarta. This community service project was undertaken to address this issue. Following the completion of the situation analysis and problem identification, a community-based problem-solving strategy in the form of health and entrepreneurship education was developed. Three medical experts provided prenatal health education to pregnant women, followed by an ultrasound screening to detect any early anomalies related to stunting. For other members of the community, experienced entrepreneurs give entrepreneurial education, which was supported by workshops for them to immediately practice the material that had been presented. It was intended that the community’s excitement would raise health awareness about stunting and the level of the local economy, allowing the stunting problem in this region to be ameliorated. It was found that the provision of health education programs had succeeded in increasing the level of community knowledge regarding stunting. Ultrasound examination found that all pregnant women in the area had normal pregnancies and fetal conditions. Community-based interventions through health education and increasing economic welfare based on tourism villages can be used to prevent stunting.
Radiotherapy-Resistant Pediatric Bladder Rhabdomyosarcoma: A Case Report Dhamiyati, Wigati; Dwidanarti, Sri Retna; Kurniawan, Torana; Ekaputra, Ericko; Mediana, Lidya; Yanuarta, Seize Edwiena
Radioterapi & Onkologi Indonesia Vol 14, No 1 (2023): Volume 14 No.1 July 2023
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (PORI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32532/jori.v13i2.151

Abstract

AbstractIntroduction : Rhabdomyosarcoma (RMS) is a type of malignancy that is relatively rare and originates from soft tissue. RMS can appear at any age but is most common in children and toddlers. Rhabdomyosarcoma managed use chemotherapy as the main modality, followed by surgery or radiation if there was residual or recurrence.Case Presentation : In this report, the author will review a case of radioresponsiveness pediatric bladder rhabdomyosarcomaThe patient received chemotherapy with cyclophosphamide-mesna, vincristine, and actinomycin. After chemotherapy, the mass was reduced partially and then followed by whole bladder external radiation.Conclusions : Rhabdomyosarcoma in the child's bladder may exhibit radioresistance characteristics Keywords : rhabdomyosarcoma, radiation, pediatric, bladder
PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN SKRINING ULTRASONOGRAFI (USG) PADA KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA: KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN AND ULTRASONOGRAPHIC (USG) SCREENING FOR HIGH-RISK PREGNANCIES AT CANGKRINGAN PRIMARY HEALTH CARE CENTER, SLEMAN, YOGYAKARTA Naela Himayati Afifah; Yana Supriatna; Nurhuda Hendra Setyawan; Torana Kurniawan; Trianingsih Trianingsih; Devina Yudistiarta; Ajeng Viska Icanervilia; Vincent Harun; Khairina Khairina; Riyan Wahyudo; Nadia Primivita Dirgahayu; Derry Andriawan; Yusnia Irchami Fahmi; Intan Mupangat; Michelle Giovanny Manoeroe; Lina Choridah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3206

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kontributor utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal. Deteksi dini melalui ultrasonografi (USG) dalam antenatal care (ANC) dan edukasi kesehatan esensial untuk kehamilan yang aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai kehamilan risiko tinggi serta mengidentifikasi faktor risiko maternal dengan penilaian USG di Puskesmas Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada 16 November 2024. Studi potong lintang (cross-sectional) ini melibatkan 23 ibu hamil yang direkrut melalui consecutive sampling. Data meliputi karakteristik sosiodemografi, riwayat obstetri, antropometri, tekanan darah, dan USG prenatal. Pengetahuan ibu dinilai dengan menggunakan kuesioner. Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu, dengan nilai median dari 7 menjadi 10 (p<0,001;  uji paired t-test). Hasil menunjukkan rata-rata usia ibu 27 ± 5,51 tahun dan indeks massa tubuh 25 ± 6,13 kg/m² (overweight). Skor pengetahuan meningkat secara signifikan setelah intervensi edukasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara lingkar lengan atas (LILA) ibu dan perkiraan berat janin. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu secara signifikan. Indikator antropometri ibu saja tidak cukup andal menjadi prediktor berat janin, sehingga diperlukan pelayanan ANC terpadu yang memadukan edukasi, penilaian klinis, dan penapisan USG.
PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN SKRINING ULTRASONOGRAFI (USG) PADA KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA: KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN AND ULTRASONOGRAPHIC (USG) SCREENING FOR HIGH-RISK PREGNANCIES AT CANGKRINGAN PRIMARY HEALTH CARE CENTER, SLEMAN, YOGYAKARTA Naela Himayati Afifah; Yana Supriatna; Nurhuda Hendra Setyawan; Torana Kurniawan; Trianingsih Trianingsih; Devina Yudistiarta; Ajeng Viska Icanervilia; Vincent Harun; Khairina Khairina; Riyan Wahyudo; Nadia Primivita Dirgahayu; Derry Andriawan; Yusnia Irchami Fahmi; Intan Mupangat; Michelle Giovanny Manoeroe; Lina Choridah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3206

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kontributor utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal. Deteksi dini melalui ultrasonografi (USG) dalam antenatal care (ANC) dan edukasi kesehatan esensial untuk kehamilan yang aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai kehamilan risiko tinggi serta mengidentifikasi faktor risiko maternal dengan penilaian USG di Puskesmas Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada 16 November 2024. Studi potong lintang (cross-sectional) ini melibatkan 23 ibu hamil yang direkrut melalui consecutive sampling. Data meliputi karakteristik sosiodemografi, riwayat obstetri, antropometri, tekanan darah, dan USG prenatal. Pengetahuan ibu dinilai dengan menggunakan kuesioner. Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu, dengan nilai median dari 7 menjadi 10 (p<0,001;  uji paired t-test). Hasil menunjukkan rata-rata usia ibu 27 ± 5,51 tahun dan indeks massa tubuh 25 ± 6,13 kg/m² (overweight). Skor pengetahuan meningkat secara signifikan setelah intervensi edukasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara lingkar lengan atas (LILA) ibu dan perkiraan berat janin. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu secara signifikan. Indikator antropometri ibu saja tidak cukup andal menjadi prediktor berat janin, sehingga diperlukan pelayanan ANC terpadu yang memadukan edukasi, penilaian klinis, dan penapisan USG.