Ahmad Suyuti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN KEAGAMAAN ANAK Arif Ali Muntaha; Ahmad Suyuti; Mukh. Nursikin
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.062 KB) | DOI: 10.55606/jurrafi.v1i2.395

Abstract

Masa anak-anak menjadi hal yang sangat penting dalam menanamkan pondasi jiwa yang baik dan berakhlak, masa ini menjadi masa emas dalam menanamkan jiwa keagamaan anak, masa ini diibaratkan otak anak masih kosong belum tau apa-apa, sehinggga pemahaman-pemahaman dari luar yang diberikan anak akan tersimpan dimemori anak dan akan selalu diingat oleh anak tersebut. Perkembangan jiwa keagamaan masa anak adalah awal perkembangan jiwa itu sendiri, taetapi sebenarnya pendidikan jiwa kegamaan anak sudah dimulai sejak dalam kandungan walaupun dengan rangsangan dari sang ibu. Karena pengalaman beragama saat itu belum bisa diberikan secara langsung karena semua itu harus melalui rangsangan dari sang ibu, seperti ketika sang ibu sedang sholat secara tak langsung anak akan mendapat pengalaman beragama. Sehingga penanaman jiwa keagamaan harus ditanamkan kepada anak sedini mungkin agar menjadikan anak saat dewasa menjadi anak yang selalu berlandaskan agama dalam perkataan dan perbuatannya.
MENGINTENSIFKAN PERANAN GURU DALAM MENANGGULANGI KEKERASAN DI SMP ISLAM TRUWOLU NGARINGAN GROBOGAN Jamalullael, Jaiz; Vidhy Andika Setyaningrum; Ahmad Suyuti; Zumrotul Istiana
Qouman : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Qouman Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI Al-Hidayat Lasem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses untuk mendidik manusia ke arah yang lebh baik, ada berbagai macam cara untuk menuju hal tersebut. Akan tetapi, ada berbagai factor yang menghambat salah satunya adalah kekerasan dalam proses pembelajaran yang memberikan dampak negative terhadap pihak-pihak yang bersangkutan bahkan bisa jadi berujung pada suatu insiden yang berakibatkan pada suatu peristwa pembunuhan yang bermula dari hal-hal kecil. Peristiwa yang seperti ini merupakan pelanggaran hak-hak manusia, hal ini yang menjadi fokus peneliti untuk menyusun suatu konsep. Sxalah satu kasus yang menyita perhatian adalah kekerasan yang terjadai pada dunia pendidikan khususnya yang berkenaan dengan pelanggaran hukum pidana. Maksud dari penelitian ini supaya guru ketika mengajar peserta didiknya tidak menggunakan kekerasan yang sesuai dengan perannya yang tertuang dalam peraturan pemerintah.