Aminda Tri Handayani
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mahasiswa Sebagai Guru Paud Dalam Meningkatkan Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Juli Yanti Harahap; Dina Hidayati Hutasuhut; Aminda Tri Handayani; Beta Rapita Silalahi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Perkembangan kognitif merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak yang meliputi kemampuan berpikir, memecahkan masalah, mengingat, dan memahami konsep. Mahasiswa PAUD sebagai calon pendidik memiliki tanggung jawab untuk mampu merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif. Mahasiswa berperan sebagai perancang kegiatan, fasilitator pembelajaran, motivator dalam proses stimulasi kognitif. Implementasi kegiatan berbasis bermain, eksplorasi, dan pemecahan masalah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan simbolik anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik perkembangan anak sangat menentukan keberhasilan stimulasi kognitif di PAUD. Peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif.
Pendampingan Bimbingan Dan Konseling Bagi Guru Sebagai Edukasi Pengentasan Masalah Peserta Didik Dalam Proses pembelajaran Nurul Azmi Saragih; Aminda Tri Handayani; Ika Sandra Dewi; Macharani Adi Putri Siregar
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5014

Abstract

Guidance and Counseling is part of education for a teacher to be able shape the character of students so they can have a personality that can overcome problems in their learning process individually. Nowadays, not only teachers who have a guidance and counseling major are allowed to carry out process of eliminating student problems, but subject teachers and homeroom teachers are required to be able carry out the general guidance process in the classroom, therefore it is important for a teacher to be able understand guidance and counseling in general as a form of providing motivation or alleviating problems for students when they experience difficulties while studying either in class, school or at home. The Madrasah where community service is carried out is one of places where it is necessary provide assistance regarding guidance and counseling for teachers as education to overcome problems for students in their learning process. The methods used start from process of managing permits, socialization, preparation and implementation/activities, presentation results and final evaluation. The results of community service carried out at this Madrasah showed an increase in understanding of guidance and counseling for teachers starting from pretest before material was given to after material was given.