Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam meningkatkan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Perkembangan kognitif merupakan aspek penting dalam pertumbuhan anak yang meliputi kemampuan berpikir, memecahkan masalah, mengingat, dan memahami konsep. Mahasiswa PAUD sebagai calon pendidik memiliki tanggung jawab untuk mampu merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif. Mahasiswa berperan sebagai perancang kegiatan, fasilitator pembelajaran, motivator dalam proses stimulasi kognitif. Implementasi kegiatan berbasis bermain, eksplorasi, dan pemecahan masalah terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis dan simbolik anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi mahasiswa dalam memahami karakteristik perkembangan anak sangat menentukan keberhasilan stimulasi kognitif di PAUD. Peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan bertanya. Interaksi yang positif antara mahasiswa dan anak memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan kognitif.