Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Higher Education Management in Promoting the Implementation of Deep Learning in the Digital Age Andriani Sariwardani; Abdul Halik; Rohimah Rohimah
Gestion Educativa Vol. 2 No. 2 (2025): NOVEMBER-GE
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/6sq0th28

Abstract

The rapid advancement of digital technologies and policy reforms such as Indonesia’s Merdeka Belajar Kampus Merdeka initiative require higher education institutions to shift from content-oriented instruction to deep learning practices driven by student-centered pedagogy. This study analyzes the role of higher education management in promoting deep learning implementation in the digital era using a systematic narrative literature review approach. Academic literature and educational policy documents published between 2019 and 2024 were examined to identify institutional strategies, leadership roles, faculty capacity building, technological support, and quality assurance mechanisms. Findings reveal that successful deep learning implementation relies on transformational leadership, outcome-based curriculum design, authentic assessment, and digital learning infrastructure including LMS platforms, learning analytics, and collaborative learning systems. However, challenges persist in the form of limited faculty pedagogical readiness, variations in student learning cultures, digital access disparities, and administrative-oriented quality assurance systems. This study recommends strengthening teaching and learning centers, implementing continuous digital pedagogy training, expanding technological infrastructure, and enhancing industry partnerships to support experiential and interdisciplinary learning. The findings contribute to a comprehensive model of higher education management that fosters sustainable and systemic deep learning implementation in Indonesia.
Nalar Moderasi Islam dalam Membentuk Imunitas Terhadap Radikalisme Agama Abdul Halik; Nurfitri Nurfitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4732

Abstract

Fenomena radikalisme agama di lingkungan lembaga pendidikan menjadi tantangan serius bagi stabilitas sosial dan kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran nalar moderasi Islam sebagai basis epistemologis dalam membangun imunitas ideologis terhadap paham radikal di kalangan peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kajian literatur dan analisis wacana, penelitian ini menemukan bahwa nalar moderasi Islam berakar pada prinsip keseimbangan (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan keadilan (i‘tidal) yang menolak segala bentuk ekstremisme. Dalam konteks pendidikan, internalisasi nilai-nilai moderasi dilakukan melalui kurikulum, keteladanan guru, dan pembiasaan sikap dialogis dalam kegiatan keagamaan. Lembaga pendidikan berperan strategis sebagai benteng ideologis yang dapat menanamkan kesadaran beragama yang rasional, inklusif, dan kontekstual. Dengan demikian, penguatan nalar moderasi Islam terbukti efektif sebagai instrumen preventif untuk membentuk daya tahan individu dan kolektif terhadap infiltrasi ideologi radikal di lingkungan pendidikan.