Penelitian ini mengembangkan sistem identifikasi jenis tanah berbasis Fuzzy Inference System (FIS) tipe Mamdani untuk mengatasi keterbatasan metode konvensional yang mahal dan memakan waktu. Sistem ini menggunakan parameter fisik tekstur tanah (pasir, debu, liat) dan pH sebagai input dengan fungsi keanggotaan segitiga dan trapesium yang merepresentasikan kategori Low, Medium, dan High. Aturan fuzzy disusun berdasarkan pengetahuan pakar dan data lapangan di Kabupaten Indragiri Hulu. Validasi sistem dilakukan dengan membandingkan hasil klasifikasi FIS dengan analisis laboratorium pada 50 sampel tanah, menghasilkan akurasi sebesar 92% hingga 98%. Hasil menunjukkan bahwa FIS mampu mengelola ketidakpastian data dan memberikan klasifikasi yang adaptif serta akurat sesuai standar World Reference Base (WRB). Penelitian ini memberikan solusi efisien dan ekonomis untuk identifikasi jenis tanah yang mendukung pengelolaan lahan dan perencanaan teknik sipil secara cepat dan tepat.