Sari Nova
Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Padang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sunshine Recoder Camble Stokes Media Training Based on Field Case Method on Atmospheric Material for Mgmp Geography Sma/Ma Teachers Bukittinggi City Nova, Sari; Chandra, Deded; Mariya, Sri; Edial, Helfia; Pertiwi, Mentari Dian; Putri, Sri Kandi; Jasiro, Affandri; Wilis, Ratna; Iswandi, Iswandi
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol. 9 No. 1 (2025): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education (June Edition)
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sjdgge.v9i1.614

Abstract

This article aims to improve teachers' skills in developing Campbell Stokes' Sunshine Recorder interactive media and improve teachers' understanding of pedagogical aspects seen in the process of lesson planning and learning media. This activity was carried out in the Meeting Room of SMAN 1 Bukittinggi City by using training, question and answer, and practice methods. The participants of this activity were high school Geography subject teachers in Bukittinggi City. This activity includes training on designing effective learning media and also providing training on developing interactive learning media on the topic of Atmosphere for high school geography teachers in Bukittinggi City. The training carried out with Geography subject teachers aims to improve teacher skills in developing Atmospheric learning media through Campbell Stokes' Sunshine Recorder media. Through this training, teachers experienced an increased understanding of pedagogical aspects, especially in understanding and developing learning media, especially in the use of Sunshine Recorder Campbell Stokes media. Geography teachers also gained a better understanding of the competencies needed to design and use media effectively, so as to create quality, efficient and interactive learning experiences.
Pemetaan Potensi Wisata Alam Desa Tumpuak Tangah Kota Sawahlunto Muhammad Habiburrahman; Sari Nova
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menilai Kelayakan Potensi Objek wisata Puncak Tatahe, Puncak Sungai Botuang danPanorama Sapan Badak berdasarkan 3 Aspek Aktraksi, Aksesibilitas dan Amenitas 2) Menganalisis Objek Wisataberdasarkan hasil Analisis View Shed dan Analisis Rute.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan pendekatan analisis spasial menggunakan ArcGIS 10.8. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan,dokumentasi, titik koordinat, serta data sekunder seperti DEMNAS, citra Landsat 8, dan jaringan jalan. Teknik analisisdata dilakukan melalui proses skoring ADO–ODTWA, perhitungan indeks kelayakan, serta analisis spasial berupaviewshed dan network analysis untuk menilai jangkauan pandang dan efektivitas rute. Hasil penelitian menunjukkan bahwaketiga objek wisata memiliki potensi lanskap yang menarik, namun secara umum masih berada pada kategori belum layakdikembangkan pada aspek atraksi. Panorama Sapan Badak memperoleh nilai atraksi 55,56%, sementara Puncak SungaiBotuang dan Puncak Tatahe masing-masing 58,33%. Aspek aksesibilitas pada seluruh objek wisata berada pada kategorilayak dengan nilai 75%, meskipun kondisi jalan pada dua di antaranya masih memerlukan perbaikan. Aspek amenitasmenunjukkan hasil 100% untuk semua objek, yang berarti fasilitas pendukung dalam radius 10 km tergolong sangatmemadai. Analisis viewshed menunjukkan bahwa Puncak Sungai Botuang memiliki cakupan pandang terluas, sedangkanPuncak Tatahe mengalami hambatan visual. Sementara itu, analisis rute menunjukkan konektivitas antarobjek wisata cukupbaik dengan jarak sekitar 4,6 km.
PENGARUH PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR TANAH DI KOTA PAYAKUMBUH Siti Nur Azmi; Sari Nova
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7564

Abstract

This study aims to identify the influence of land use on groundwater quality in Payakumbuh City. A quantitative approach was employed using secondary data from 30 well points located in Payakumbuh City and several areas in Lima Puluh Kota Regency. The analytical methods used include descriptive analysis, spatial analysis, and non-parametric statistical analysis. The results indicate that land use in 2024 does not have a statistically significant effect on groundwater quality based on the Kruskal-Wallis test, except for the Dissolved Oxygen (DO) parameter, which shows a significant influence with an H value of 7.85. Other parameters, such as pH (H = 3.38), Electrical Conductivity (DHL) (H = 3.04), and turbidity (H = 0.003), do not exhibit significant differences. Descriptively, residential areas show a tendency toward decreased groundwater quality compared to other land use types. Therefore, it can be concluded that certain land uses, such as residential areas, may influence groundwater quality, particularly in relation to dissolved oxygen levels (DO).
Sanitasi Lingkungan di Kawasan Permukiman Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air ingin Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Ibnu Rifki; Sari Nova
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12364

Abstract

This study aims to determine water quality levels based on the parameters of dissolved oxygen (DO), total dissolved solids (TDS), conductivity, pH, temperature, salinity and turbidity; to assess environmental sanitation conditions; and to examine community behaviour regarding domestic waste management and environmental sanitation in residential areas surrounding the Air Dingin Final Disposal Site (TPA) in Koto Tangah Sub-district, Padang City. This study employed a quantitative descriptive method. Total sampling was used as the sampling technique. Data collection was carried out through observation, documentation, questionnaires and laboratory water quality tests. The data were analysed using Inverse Distance Weighting (IDW) and descriptive statistics in the form of percentages to describe environmental sanitation conditions, water quality and community behaviour regarding domestic waste management. The results of the water quality tests showed that the parameters of TDS, temperature, salinity, conductivity and turbidity met the clean water quality standards, whilst the pH and DO parameters in some samples did not yet meet the relevant standards. Meanwhile, environmental sanitation conditions in the residential areas surrounding the Air Dingin Landfill were classified as good, with an index value of 78.87 per cent. The clean water facilities component scored 79.62 per cent and waste management 76.85 per cent, which fall into the ‘good’ category, whilst household latrine facilities at 89.58 per cent and waste disposal facilities at 94.44 per cent fall into the ‘very good’ category.
Pemodelan Network Analysis Terhadap Keterjangkauan Aksesibilitas Fasilitas Apotek Di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Maharani Devita Lolyvich; Sari Nova
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterjangkauan fasilitas apotek di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang menggunakan analisis jaringan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas kesehatan serta pola persebaran apotek berdasarkan kondisi jaringan jalan aktual. Data penelitian meliputi jaringan jalan, lokasi apotek, batas administrasi, dan data permukiman yang diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8. Analisis dilakukan menggunakan Buffer Analysis serta Network Analysis melalui metode Service Area dan Location Allocation untuk mengidentifikasi jangkauan pelayanan dan efisiensi distribusi fasilitas apotek berdasarkan jaringan jalan aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat keterjangkauan tertinggi berada pada radius 0-300 meter dan mendominasi sebagian besar wilayah penelitian. Sementara itu, wilayah dengan tingkat keterjangkauan rendah masih ditemukan pada bagian timur laut Kelurahan Kurao Pagang, bagian selatan Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh akibat keterbatasan akses jaringan jalan. Persebaran apotek cenderung terpusat pada wilayah dengan kepadatan permukiman tinggi dan akses jalan yang baik. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa keberadaan jaringan jalan sangat memengaruhi efektivitas pelayanan fasilitas kesehatan terhadap masyarakat. Analisis jaringan memberikan gambaran keterjangkauan pelayanan apotek yang lebih realistis dibandingkan metode jarak lurus sehingga dapat digunakan sebagai dasar evaluasi pemerataan fasilitas kesehatan dan pertimbangan dalam perencanaan lokasi apotek di Kecamatan Nanggalo