p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kreativitas PKM
Fransiska Yuniati Demang
Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Para Guru melalui Seminar Mengenai Bullying dan Bagaimana Menangani Pelaku Dan Korban Bullying di SMP-SMA Santu Klaus Werang, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur Fransiska Yuniati Demang; Nur Dafiq
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.13993

Abstract

ABSTRAK Perilaku bullying di sekolah membuat siswa yang menjadi korban mengalami kecemasan yang berlebihan saat berada di sekolah. Kecemasan mempersulit siswa untuk menjalin hubungan dengan siswa lain, teman sebaya, termasuk gurunya.. Hal ini akan menumbuhkan rasa rendah diri bagi korban dan sering juga berdampak pada kegiatan akademis mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para guru tentang bullying dan diharapkan dapat mencegah terjadinya perilaku bullying di sekolah. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi untuk dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta seminar. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan para guru tentang bullying dan ini menjadi langkah awal dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah. Para guru akan mengajak organisasi siswa sekolah (OSIS) untuk bersama-sama mencegah dan menghapus perilaku bullying di sekolah. Kata Kunci: Perilaku Bullying, Siswa, Guru.  ABSTRACT  Bullying behavior in schools causes victimized students to experience anxiety while they are in school. This anxiety complicates students' capacity to build relationships among the students, classmates and teachers. It creates a sense of low self-esteem among victims and often affects their academic activities. The objective of this activity is to enhance teachers' comprehension of bullying, with the expected outcome of preventing bullying in the school. This activity applies the methods of lecture and discussion to provide a comprehensive understanding to the seminar participants. This activity has proven to enhance teachers' knowledge of bullying and represents an initial step in preventing bullying behavior in schools. Teachers will collaborate with the school's student organization (OSIS) to collectively prevent and eliminate bullying behavior within the school." Keywords: Bullying Behavior, Students, Teacher.
From Awareness To Action: Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Remaja Nur Dafiq; Fransiska Yuniati Demang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.26398

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi yang penuh tantangan, ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Kondisi ini menjadikan remaja rentan terhadap masalah kesehatan mental, sehingga diperlukan upaya promotif yang sistematis. Psikoedukasi hadir sebagai salah satu intervensi yang bertujuan memberikan informasi, pengetahuan, dan keterampilan agar remaja mampu memahami serta mengelola kondisi psikologisnya dengan lebih baik. Kegiatan Psikoedukasi dengan tema “From Awareness To Action: Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Remaja” yang dilakukan di SMAS St. Fransiskus Xaverius Ruteng berjalan dengan lancar. Hasil pre-testmenunjukan sebanyak 131 orang (36,19%) siswa yang memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan mental, dan setelah mengikuti kegiatan psikoedukasi hasil post-test menunjukan peningkatan pengetahuan, yakni sebanyak 338 orang (93,37%) yang memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan hal diatas, psikoedukasi yang dilaksanakan di SMAS Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng berhasil meningkatkan pemahaman para siswa tentang kesehatan mental secara komprehensif dan pada akhirnya dapat mempengaruhi perilaku mereka saat menghadapi stress.  Kata Kunci: Remaja, Kesehatan Mental, Psikoedukasi. ABSTRACT Adolescence is a critical transitional stage characterized by complex biological, psychological, and social changes, which often increase vulnerability to mental health problems. This highlights the need for systematic promotive interventions. Psychoeducation is one such approach, designed to provide information, knowledge, and skills that enable adolescents to better understand and manage their psychological well-being. A psychoeducation program entitled “From Awareness to Action: Mental Health Psychoeducation for Adolescents” was implemented at SMAS St. Fransiskus Xaverius Ruteng and proceeded successfully. Pre-test results indicated that 131 students (36.19%) demonstrated good knowledge of mental health. Following the intervention, post-test results revealed a significant improvement, with 338 students (93.37%) achieving good knowledge. These findings suggest that the psychoeducation program effectively enhanced students’ comprehensive understanding of mental health and positively influenced their coping behaviors when facing stress. Keywords: Adolescents, Mental Health, Psychoeducation.