ABSTRAK Perilaku bullying di sekolah membuat siswa yang menjadi korban mengalami kecemasan yang berlebihan saat berada di sekolah. Kecemasan mempersulit siswa untuk menjalin hubungan dengan siswa lain, teman sebaya, termasuk gurunya.. Hal ini akan menumbuhkan rasa rendah diri bagi korban dan sering juga berdampak pada kegiatan akademis mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para guru tentang bullying dan diharapkan dapat mencegah terjadinya perilaku bullying di sekolah. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi untuk dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta seminar. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan para guru tentang bullying dan ini menjadi langkah awal dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah. Para guru akan mengajak organisasi siswa sekolah (OSIS) untuk bersama-sama mencegah dan menghapus perilaku bullying di sekolah. Kata Kunci: Perilaku Bullying, Siswa, Guru. ABSTRACT Bullying behavior in schools causes victimized students to experience anxiety while they are in school. This anxiety complicates students' capacity to build relationships among the students, classmates and teachers. It creates a sense of low self-esteem among victims and often affects their academic activities. The objective of this activity is to enhance teachers' comprehension of bullying, with the expected outcome of preventing bullying in the school. This activity applies the methods of lecture and discussion to provide a comprehensive understanding to the seminar participants. This activity has proven to enhance teachers' knowledge of bullying and represents an initial step in preventing bullying behavior in schools. Teachers will collaborate with the school's student organization (OSIS) to collectively prevent and eliminate bullying behavior within the school." Keywords: Bullying Behavior, Students, Teacher.