Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN FIQIH DI KELAS VII MTS HUSAINIYAH BANDUNG Fitri Handayani; Endi Suhendi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18676

Abstract

Penelitian ini mengangkat latar belakang yang membahas kompetensi pedagogik guru dalam penerapan strategi pembelajaran fiqih di Madrasah Tsanawiyah Husainiyah Bandung. Dengan tujuan utama untuk menggali bagaimana rencana, penetapan, penerapan strategi pembelajaran faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan strategi pembelajaran serta teknik pembelajaran yang ideal untuk mata pelajaran fiqih di Madrasah Tsanawiyah Husainiyah Bandung. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian di dapati: Pertama, tahapan perencanaan, guru sudah menyajikan detail strategi pembelajaran secara spesifik yang tertuang dalam RPP, tahap penerapan guru menerapkan strategi pembelajaran inkuiri, ekspositori, mandiri dan kontekstual. Kedua, faktor pendukung utama penerapan strategi pembelajaran adalah pemahaman tenaga pendidik yang sudah mengenyam pendidikan tinggi dengan gelar sarjana, dukungan dari pimpinan dan keterlibatan dalam kelompok kerja guru. Ketiga, faktor penghambat tidak ada evaluasi penyusunan RPP dan keterlibatan bidang kurikulum. Keempat, secara praktek menerapkan strategi pembelajaran muhadharah, guru fiqih belum menuangkan rencananya kedalam RPP.
Integrasi Pendidikan Tauhid dalam Kurikulum Deep Learning untuk Penguatan Akhlak Siswa berdasarkan Nilai Al-Qur’an Iskandar Sulaeman; Endi Suhendi; Achmad Saefurridjal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2494

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi pendidikan tauhid dalam kurikulum deep learning terhadap penguatan akhlak siswa. Pendidikan tauhid, yang berdasarkan nilai-nilai dalam Al-Qur'an, diharapkan dapat membentuk karakter dan meningkatkan moral peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Studi pustaka dilakukan untuk mengevaluasi penerapan tauhid dalam kurikulum modern, dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan tauhid tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi juga memperkuat karakter moral mereka. Pendidikan tauhid mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, yang selaras dengan prinsip pendidikan merdeka. Selain itu, kurikulum yang mengedepankan pendekatan interaktif dan kolaboratif dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi perkembangan pribadi siswa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung implementasi pendidikan berbasis tauhid. Hasil ini memberikan perspektif baru dalam pendidikan Islam, dengan menunjukkan relevansi pendidikan tauhid dalam konteks pendidikan kontemporer yang berbasis deep learning.
PAI Models: Shaping Digital-Religious Character in Vocational Schools Wawan Setiawan; Endi Suhendi
Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol. 15 No. 01 (2026): Sociocultural Islamic Education
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Al Urwatul Wutsqo - Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/urwatulwutsqo.v15i01.2768

Abstract

This study examines the role of Islamic Religious Education in shaping the Digital-Religious Character of Vocational High School students in Bandung amidst digital disruption and ethical degradation. Employing a comparative multi-site case study qualitative approach, this research compares two PAI implementation models: the Formal-Regulatory model at SMK Negeri 12 and the Internalization-Transcendental model at SMK Swasta Angkasa. The Formal-Regulatory model, based on government regulations and emphasizing sanctions, tends to produce temporary KDR and compliance-based adherence. Student compliance with digital communication, interaction, and content ethics is vulnerable to not being sustainable outside the school environment. Conversely, the Internalization-Transcendental model, which leverages cultural autonomy and instills the value of muraqabah (awareness of divine omnipresence) as its foundation, proves more effective in fostering intrinsic and sustainable KDR. The awareness of muraqabah strengthens students' Akidah dimension, forms Digital Self-Regulation, and integrates digital ethics as part of worship, manifested in Digital Sobriety and Tabayyun rooted in faith. This study affirms that muraqabah is a critical transversal variable determining the quality of KDR internalization. Theoretically, this study enriches the discourse on PAI, digital ethics, and transcendental character education, particularly highlighting muraqabah as a spiritual foundation for Self-Control. Practically, these findings provide contextual references for the development of value-based and spiritually grounded digital literacy strategies relevant for VHS students.