Achmad Saefurridjal
Universitas Islam Nusantara, Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Pendidikan Tauhid dalam Kurikulum Deep Learning untuk Penguatan Akhlak Siswa berdasarkan Nilai Al-Qur’an Iskandar Sulaeman; Endi Suhendi; Achmad Saefurridjal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2494

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh integrasi pendidikan tauhid dalam kurikulum deep learning terhadap penguatan akhlak siswa. Pendidikan tauhid, yang berdasarkan nilai-nilai dalam Al-Qur'an, diharapkan dapat membentuk karakter dan meningkatkan moral peserta didik dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Studi pustaka dilakukan untuk mengevaluasi penerapan tauhid dalam kurikulum modern, dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan tauhid tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, tetapi juga memperkuat karakter moral mereka. Pendidikan tauhid mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, yang selaras dengan prinsip pendidikan merdeka. Selain itu, kurikulum yang mengedepankan pendekatan interaktif dan kolaboratif dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi perkembangan pribadi siswa. Penelitian ini juga menekankan pentingnya peran guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung implementasi pendidikan berbasis tauhid. Hasil ini memberikan perspektif baru dalam pendidikan Islam, dengan menunjukkan relevansi pendidikan tauhid dalam konteks pendidikan kontemporer yang berbasis deep learning.
Integrasi Nilai Akhlak dalam Pendidikan Islam sebagai Solusi Efektif Mencegah Bullying di Kalangan Pelajar Yefi Ardyanti; Achmad Saefurridjal; Iskandar Mirza
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i2.12721

Abstract

Fenomena bullying di kalangan pelajar di Indonesia semakin mengkhawatirkan, meskipun nilai-nilai moral dalam ajaran Islam seperti kasih sayang, toleransi dan keadilan telah diajarkan. Ironisnya kasus bullying kerap terjadi bahkan di sekolah berbasis Islam, ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman teori dan praktik nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur mendalam untuk menggali peran pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an sebagai solusi terhadap bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor eksternal seperti tekanan teman sebaya, lingkungan sosial yang tidak kondusif, dan kurangnya keteladanan dari orang tua serta pendidik melemahkan penghayatan nilai-nilai akhlak. Pendidikan akhlak yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari diperlukan untuk membentuk karakter yang kokoh dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, pendekatan pendidikan akhlak yang holistik perlu diimplementasikan dengan melibatkan seluruh elemen, seperti keluarga, masyarakat dan lembaga pendidikan, guna menciptakan lingkungan positif yang mendukung pembentukan karakter pelajar yang mulia. Melalui dukungan kebijakan dari pemerintah yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam, pendidikan dapat dirancang untuk memperkuat integritas moral pelajar. Dengan pendidikan akhlak yang lebih komprehensif, diharapkan nilai-nilai Islam terinternalisasi secara mendalam, membentuk pelajar yang berakhlak baik dan menghindari perilaku bullying, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang harmonis dan penuh kasih sayang sesuai dengan ajaran Islam.