Syakira Amalia Hasibuan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Spora (Warna, Bentuk) Pada Tumbuhan Paku Yang Ada Dibeberapa Kecamatan Di Kota Medan Dwi Kinanti Ayunda; Syarifah Widya Ulfa; Syakira Amalia Hasibuan; Anggita Anggeraini Harahap
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8320899

Abstract

Bentuk spora tumbuhan paku bermacam-macam, tetapi sebagian besar memiliki bentuk elips atau bilateral, isobilateral, dan tetrahedral. Bentuk spora tumbuhan paku tersebut antara spora satu dengan yang lain dari spesies memiliki beragam ukuran. Untuk mengetahui warna, bentuk, jumlah spora pada tumbuhan paku. penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 7 April sampai 23 April 2023 di tiga kecamatan dikota Medan yaitu Kecamatan helvetiah tengah, helvetiah timur dan dwi kora. Metode penelitian dengan menggunakan metode kualitatif ,teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan ekporasi yaitu penelitian dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap spesies tumbuhan paku (Pterydophyta) dilapangan. Adapun jenis tumbuhan paku (Pterydophyta) yang bersepora yang didapat di medan helvetia yaitu Paku Wangi (Phymatosorus scolopendria), yang memiliki spora yang berwarna kuning orange dan spora berbentuk bulat memanjang yang tersusun tidak beraturan dan menyebar. Paku Tanah (Cristella dentata), yang memiliki spora berwarna cokelat Memiliki tipe spora monelet dan ornamentasi spora berbentuk favoeolate/ cristate. Paku Sisik Naga (Pyrrosia piloselloides), yang warna sporanya berwarna coklat memiliki bentuk seperti menempel berlapis-lapis hingga menebal. Tumbuhan paku Suplir (Adiantum peruvanium), yang sporanya berwarna merah kecokelatan memiliki bentuk seperti garis-garis yang putus-putus. Paku Sarang Burung (Asplenium nidus), yang sporanya Berwarna Cokelat Mudah Memiliki bentuk seperti garis-garis memanjang yang terletak disamping tulang daun. Taumbuhan Paku Sepat (Nephrolepis hirsutula), yang sporanya Berwarna Orange Kecoklatan Memiliki bentuk bulat seperti kapsul
Development of PBL-based digital flipbook on human excretory system for SMA/MA students Syakira Amalia Hasibuan; Rahmadina Rahmadina
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.147

Abstract

The rapid advancement of technology demands innovation in developing interactive and effective learning media. This study aims to develop digital flipbook learning media based on Problem-Based Learning (PBL) for teaching the human excretory system, to improve students’ conceptual understanding and learning outcomes. The development process employed the 4D model, which includes the stages of defining, designing, developing, and disseminating. The flipbook was validated by material and media experts and further tested by teachers and students to evaluate its feasibility, practicality, and effectiveness. The findings indicate that the PBL-based digital flipbook is valid, practical, and effective in supporting students’ comprehension through interactive presentations, visual illustrations, and the integration of contextual problems. Furthermore, the flipbook enhances student motivation and engagement throughout the learning process. Therefore, this digital flipbook serves as an innovative alternative learning medium to support biology education, particularly for abstract topics such as the excretory system, and can also function as an accessible self-learning resource at any time and from anywhere.   Abstrak Perkembangan teknologi menuntut adanya inovasi dalam penyediaan media pembelajaran yang interaktif dan efektif. Keberagaman metode pembelajaran membuat guru dapat melakukan pengembangan media pembelajaran yang cocok untuk kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi sistem ekskresi manusia untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik. Proses pengembangan dilakukan menggunakan model 4D yang mencakup tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Media divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian diuji pada guru serta peserta didik untuk menilai aspek kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipbook berbasis PBL dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam membantu peserta didik memahami materi melalui penyajian interaktif, ilustrasi visual, serta integrasi permasalahan kontekstual. Flipbook ini juga meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran flipbook berbasis PBL dapat dijadikan alternatif inovatif untuk mendukung pembelajaran biologi, terutama pada materi yang bersifat abstrak seperti sistem ekskresi, sekaligus menjadi sumber belajar mandiri yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Kata Kunci: flipbook; media pembelajaran; pembelajaran berbasis masalah; sistem ekskresi