Fachrie Rezka Ayyub
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assistance in Strengthening the Capacity of Apparatus in Environmental Protection Supervision in South Sulawesi Province Fachrie Rezka Ayyub; Hapsah Hapsah; Nurviana Nurviana
ABDISAINS Vol 2 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jas.v2i1.2477

Abstract

Berdasarkan undang-undang bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pengawasan lingkungan bertujuan mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan, memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan izin lingkungan, serta melindungi sumber daya alam. Namun, pengawasan lingkungan juga menghadapi berbagai tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang kerap ditemui serta menyusun strategi optimalisasi pengawasan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Metode yang dilakukan dengan telaah pustaka serta wawancara dengan aparat struktural dan fungsional yang terkait dengan penaatan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil penelitian beberapa tantangan yang dihadapi dalam pengawasan lingkungan antara lain belum optimalnya kerjasama antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta terbatasnya jumlah dan kemampuan pejabat pengawas. Rekomendasi strategi optimalisasi pengawasan lingkungan khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu: 1) sertifikasi kompetensi personil pengawas dan pengendali dampak lingkungan; 2) sosialisasi tata cara pengelolaan pengaduan lingkungan; 3) penentuan skala prioritas untuk pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung; 4) pembentukan balai penegakan hukum lingkungan hidup untuk wilayah Sulawesi; 5) penunjukan ahli untuk melakukan penghitungan besaran denda administratif; serta 6) penggunaan Sistem Informasi Geografis dan teknologi lainnya untuk memperkuat pemantauan kejadian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan.
Socialization of Compliance Criteria for Hazardous and Non-Hazardous Waste Management to Improve PROPER Ratings Fachrie Rezka Ayyub; Fatma Fatma
ABDISAINS Vol 2 No 2 (2026): JULI
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jas.v2i2.2722

Abstract

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta Non-B3 merupakan instrumen vital dalam penilaian PROPER. Data menunjukkan masih banyak perusahaan yang mendapatkan peringkat Merah akibat ketidakpatuhan pada ketentuan teknis (35%) dan administrasi pelaporan (26%). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan kriteria penaatan terbaru sesuai PP No. 22 Tahun 2021 dan Permen LHK No. 6 Tahun 2021 guna meningkatkan pemahaman dan peringkat PROPER dunia usaha. Metode yang digunakan adalah bimbingan teknis interaktif yang mencakup identifikasi limbah, prosedur perizinan melalui Persetujuan Teknis (Pertek) dan simulasi pelaporan elektronik melalui aplikasi SPEED. Sosialisasi berhasil memetakan titik kritis ketidakpatuhan, seperti masa simpan limbah yang melebihi batas dan ketidaksesuaian data logbook dengan manifest elektronik (Festronik). Melalui pemenuhan standar personil yang kompeten dan kedisiplinan pelaporan melalui Tanda Terima Elektronik (TTE), perusahaan memiliki peluang besar untuk memperbaiki peringkat kinerjanya dari Merah menuju ketaatan penuh.