Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEEFEKTIFAN SISTEM STRUKTURAL PADA MERU DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI I Gede Dhana Putra Sanjaya; I Putu Ellsa Sarassantika; Putu Didik Sulistiana; Kadek Yonas Prameira Suwandi; I Gusti Ngurah Agung Eka Arya Tejadinata; I Made Nova Hartawan
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan, Oktober 2023 ISSN 2722-0230 (Onlin
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cen.v4i2.5317

Abstract

Studi ini menganalisis sifat tahan gempa Meru, pagoda bertingkat di Bali, yang selama ini tetap utuh meskipun lapisan atasnya berbahan kayu dan lapisan dasarnya dilapisi dinding bata. Penelitian ini meliputi bentuk arsitektur, sistem struktur, bahan bangunan, respons dinamis, dan dampak beban angin terhadap Meru dalam menghadapi aktivitas seismik. Dengan menggunakan model Elemen Hingga 2-D dan analisis dinamika sejarah waktu non linier, Meru tingkat sebelas di Kawasan Pura Ulun Danu Batur Kintamani, Bali, dipelajari dalam konteks ketahanan gempa dan pengaruh beban angin. Studi ini mengungkap bahwa Meru mampu menghadapi gempa maksimum dengan tingkat kepercayaan untuk periode ulang 2500 tahun, sambil mengidentifikasi periode alami dan mode getar struktur. Dengan mempertimbangkan pula pengaruh beban angin, penelitian ini memberikan wawasan awal mengenai perilaku Meru dalam situasi gempa dan kondisi lingkungan yang lebih luas. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan eksperimen untuk mengonfirmasi temuan ini, termasuk analisis komponen individu dan struktur secara keseluruhan.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK-KOLOM PIPIH BETON BERTULANG DENGAN EKSENTRISITAS GEOMETRI: STUDI PEMODELAN NUMERIK Sulistiana, Putu Didik; Sudarsana, I Ketut; Budiwati, Ida Ayu Made
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p04

Abstract

Struktur beton bertulang menggunakan kolom dengan penampang pipih (rasio sisi panjang dengan sisi pendek lebih dari 2) umum digunakan di Bali untuk villa bertingkat rendah. Penggunaan ini didasarkan pada pertimbangan arsitektur agar kolom rata dengan tembok (tebal sekitar 150 mm). Kondisi ini menjadi kompleks pada pertemuan balok-kolom tepi dimana eksentrisitas balok terhadap kolom mempengaruhi respon sambungan. Penelitian ini menggunakan program elemen hingga (ABAQUS) untuk meneliti respon pertemuan balok-kolom penampang pipih eksentris akibat beban gempa. Tiga model pertemuan balok kolom tepi beton bertulang dengan eksentrisitas 0, 25, dan 50 mm dibebani beban lateral paralel dengan balok tepi. Model dirancang memenuhi SNI 2847:2013 untuk Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus, kecuali lebar kolom yang lebih kecil dari persyaratan. Kemampuan program divalidasi menggunakan hasil eksperimen dari literatur. Sambungan yang ditinjau memiliki panjang balok dan kolom setengah bentangan. Hasil menunjukkan eksentrisitas balok terhadap kolom signifikan mempengaruhi kekuatan geser sambungan. Defleksi besar terjadi pada kolom ke arah samping akibat kekakuan rendah dan eksentrisitas, menghambat pembentukan sendi plastis pada ujung balok. Leleh tulangan dan kerusakan beton pada sambungan cenderung terjadi lebih awal pada sisi sambungan searah pergeseran titik berat balok. Temuan ini mengindikasikan penggunaan kolom penampang pipih dengan eksentrisitas dapat mengurangi kinerja seismik struktur.
Peran Sambungan Dalam Mekanisme Transfer Beban Sistem Panel Beton Pracetak Pada Bangunan Putu Didik Sulistiana; Putu Ayu Priska Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7398

Abstract

Perkembangan konstruksi panel beton pracetak menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi waktu, mutu, dan keberlanjutan pembangunan. Namun, kinerja struktural sistem ini sangat dipengaruhi oleh perilaku panel dan terutama oleh sistem sambungan yang menghubungkan antar panel menjadi satu kesatuan bangunan. Penelitian ini mengkaji perilaku struktural panel beton pracetak dan mengevaluasi kinerja berbagai tipe sambungan berdasarkan hasil kajian eksperimental dan numerik. Metode yang digunakan berupa analisis konseptual terhadap hasil-hasil penelitian terdahulu yang mengkaji respons panel dan sambungan beton pracetak terhadap beban lateral dan seismik. Pembahasan difokuskan pada karakteristik perilaku panel, klasifikasi sambungan, serta perbandingan kinerja sambungan berdasarkan hasil pengujian laboratorium dan pemodelan numerik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem sambungan berperan dominan dalam menentukan kapasitas, daktilitas, dan kemampuan disipasi energi struktur. Sambungan berbasis gesekan dengan mekanisme disipasi energi menunjukkan kinerja unggul dalam mereduksi respons seismik, sedangkan sambungan basah cenderung mendekati perilaku monolit.