Hayatun Nufus
Universitas Malikussaleh, Aceh Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Matematika Sebagai Solusi Pembelajaran Daring Di SMAN 5 Lhokseumawe Pada Masa Pandemi Covid 19 M Mursalin; Hayatun Nufus; R Rohantizani; T Edyansyah
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada umumnya, hingga Aceh khususnya, tidak terkecuali Kota Lhokseumawe membuat para guru di sekolah  menengah  atas harus mengajar secara daring. Hal ini menyebabkan guru harus menguasai teknologi informasi secara mumpuni, sekurang-kurangnya menguasai penguasaan internet, menyiapkan materi ajar secara daring, membuat konten pembelajaran secara daring dan mengemas situasi pembelajaran dari tatap muka di kelas menjadi dalam jaring (daring). Model pembelajaran yang digunakan guru dengan menerapkan pembelajaran secara daring dengan berbagai platform yang ada dan serba kekurangan. Ada yang menggunakan video pembelajaran, elearning, google classroom dan lainnya sebagai cara agar eksistensi pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Berbagai mata pelajaran mengalami kondisi yang sama, dan tidak terkecuali pada pelajaran matematika. Pada pelajaran matematika dituntut siswa untuk belajar secara mandiri, mengerjakan soal dan memahami materi dengan cara masing-masing. Model pembelajaran yang digunakan guru tentu mempengaruhi terhadap berbagai kemampuan siswa, termasuk  kemampuan  matematis. Maka oleh sebab  itu, diperlukan sebuah solusi yaitu perlu danya pelatihan dan sosialisasi bagaimana membuat video ajar (video pembelajaran) bagi para guru untuk mengajar pada masa pandemi ini, khususnya pembelajaran yang kreatif dan inovatif, terlebih pada pelajaran matematika menuntut kreativitas guru dalam membuat video pembelajaran matematika. Pengabdian pemberdayaan ini diharapkan dapat menjawab persoalan guru yang mengalami kendala bagaimana membuat video pembelajaran matematika sebagai solusi pembelajaran daring ditengah masa buruk ini.
Pelatihan Berhitung Cepat Dengan Metode Jarimatika Bagi Siswa Sekolah Dasar IT Almarkazul Islami Muliana Muliana; Hayatun Nufus; Mursalin Mursalin; Muhammad Ali; Azhar Syahputra
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung peserta didik di Sekolah Dasar IT Almarkazul Islami melalui pelatihan metode jarimatika, sebuah teknik yang menggunakan jari tangan dan dirancang agar sederhana serta menyenangkan. Metode ini diharapkan dapat mengubah pandangan negatif peserta didik terhadap matematika dengan cara penyampaian yang lebih mudah dipahami. Saat ini, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan matematika, dan pelatihan ini bertujuan untuk menggantikan metode yang ada dengan jarimatika, sehingga peserta didik dapat menyelesaikan soal berhitung dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, jarimatika memungkinkan penyelesaian tugas tanpa memerlukan biaya tambahan. Kegiatan ini dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu ceramah dan tanya jawab, serta terbagi menjadi tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, materi dan alat bantu dipersiapkan, sedangkan pelaksanaan meliputi pengajaran teknik jarimatika secara langsung kepada peserta didik. Terakhir, pada tahap evaluasi, keberhasilan pelatihan akan diukur melalui praktik peserta didik dalam menggunakan jarimatika untuk perhitungan. Pelatihan Berhitung Cepat dengan Metode Jarimatika di Sekolah Dasar IT Almarkazul Islami berhasil meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik. Kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang jarimatika dan mendukung proses belajar berhitung yang lebih efektif bagi peserta didik.