Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Empiris: Keadaan Gigi Molar Pertama Permanen Pada Anak Usia 6 - 17 Tahun Vivi Sari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7: Juni 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i7.2358

Abstract

Karies, pulpa dan periodontitis/gingivitis merupakan penyakit yang banyak menyerang anak-anak terutama umur 6 sampai 17 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi karies, pulpa dan gingivitis gigi molar pertama permanen pada anak yang berkunjungan di Poli Gigi Puskesmas Seberang Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian adalah anak usia 6 - 17 tahun di Puskesmas Seberang Padang dengan jumlah 173 orang. Sampel penelitian digunakan total sampling. Metode pengambilan data secara primer, dengan pemeriksaan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi karies, pulpa dan gingivitis, masing-masing: karies 1,9%, kelainan pulpa 57,75%, serta periodontitis/gingivitis 2,2 %. Berdasarkan jenis kelamin, angka kelainan pulpa tertinggi terdapat pada anak perempuan mencapai sebanyak 113 orang (59,8%). Sedangkan berdasarkan usia angka kejadian karies dan kelainan pulpa tertinggi terdapat pada anak usia 6 tahun, sebanyak 30 orang (17,3%). Selanjutnya, berdasarkan elemen gigi, Gigi 46 merupakan yang paling tinggi angka kejadian karies kelainan pulpanya adalah 32 gigi (37,2%) dan berdasarkan tingkat keparahan karies, kejadian karies dentin yang paling tinggi mencapai 53 gigi (19,9%).
Mewujudkan Generasi Sehat dengan Gigi Kuat melalui Edukasi pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang Vivi Sari; Oryce Zahara
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2919

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan dan kualitas hidup anak. Upaya pencegahan stunting umumnya berfokus pada intervensi gizi, sementara aspek kesehatan gigi dan mulut belum terintegrasi secara optimal. Karies gigi yang tidak tertangani dapat menyebabkan nyeri dan gangguan makan yang berpotensi memperburuk status gizi balita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut, melakukan deteksi dini karies gigi, serta memperkenalkan rapor kesehatan gigi balita sebagai media monitoring berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada balita stunting, edukasi personal kepada orang tua, serta pencatatan hasil pemeriksaan dalam rapor kesehatan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 34 balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang, Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting mengalami karies gigi dengan kategori sedang dan orang tua belum sepenuhnya memahami keterkaitan antara kesehatan gigi dan risiko stunting. Edukasi dan pemeriksaaan yang dilakukan meningkatkan pemahaman orang tua serta mendorong keterlibatan aktif dalam perawatan gigi anak. Kegiatan ini berpotensi mendukung upaya mencegahan stunting secara lebih komprehensif di tingkat masyarakat.