This Author published in this journals
All Journal Jurnal Nawala Visual
Nindi Isma Nurfitriana
Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS ANALISIS BUDAYA DIGITAL NATIVE PADA KASUS KRITIKAN KONSUMEN BRAND “ ESTEH INDONESIA” DI MEDIA SOSIAL TWITTER BERUJUNG SOMASI Nindi Isma Nurfitriana; Rosa Karnita; Agustina Kusuma Dewi; Mohammad Al Daffa Riszky
Jurnal Nawala Visual Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Navala Visual Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v5i2.601

Abstract

Peralihan bernuansa teknologi khususnya dalam pola produksi hubungan komunikasi antar manusia dan konsumsi informasi di media digital membuat lahirnya banyak peluang dengan tidak adanya batas baik ruang maupun waktu dengan jangkauan yang tidak bisa terukur, seakan sudah menjadi budaya. berbagai diantaranya dianggap sebagai imaji yang lebih nyata daripada kenyataannya. Viralnya isu di jagat media sosial dengan adanya sebuah kasus salah satu brand besar dalam kelompok F&B (Food & Beverage) ternama yaitu Esteh Indonesia melayangkan somasi terhadap salah satu konsumen yang membagikan cuitan kritik pedasnya terkait produknya di ruang media sosial Twitter. Ungkapan terkesan sarkasme oleh salah satu masyarakat digital (digital native), dianggap telah mencemarkan nama baik sehingga menjadi bukti jika rekam jejak di ruang digital pun meninggalkan jejak digital dengan belum tercerminnya kesadaran dalam menjaga etika di ruang digital (netiquette). Adapun penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian One Case Study Kualitatif dengan pendekatan Content Analysis yang menunjukan jika ruang maya bukan sekedar simbol dari kebebasan berpendapat tanpa etika, tanpa perasaan, namun dalam bersikap di berbagai macam kesempatannya perlu untuk dimaknai dengan bijak dan tanggungjawab mengingat diperlunya pula diri yang beradab dalam berperilaku sebagai bagian dari mampunya beradaptasi di ranah media digital.