Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Transformational Leadership terhadap Innovative Work Behavior Pada Dosen Perguruan Tinggi Surabaya: Peran Mediasi Knowledge Acquisition dan Knowledge Distribution Robertus Adi Nugroho; Bernardus Aris Ferdinan; Tineke Wehartaty
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Transformational Leadership terhadap Innovative Work Behavior dari para dosen Perguruan Tinggi dengan mediasi Knowledge Acquisition, dan Knowledge Distribution. Sampel penelitian ini adalah 93 responden dari para dosen di Perguruan Tinggi Surabaya, dimana pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan melalui Google Form. Teknik analisis menggunakan structural equation modelling (SEM) dengan menggunakan ala tolah data Smart-PLS. Hasil penelitian: Transformational Leadership berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior, Transformational Leadership berpengaruh positif terhadap Knowledge Acquisition, Transformational Leadership berpengaruh positif terhadap Knowledge Distribution, Knowledge Acquisition tidak berpengaruh terhadap Innovative Work Behavior, Knowledge Distribution berpengaruh positif terhadap Innovative Work Behavior, Transformational Leadership tidak berpengaruh terhadap Innovative Work Behavior melalui Knowledge Acquisition, dan Transformational Leadership tidak berpengaruh terhadap Innovative Work Behavior melalui Knowledge Distribution. Implikasi dari penelitian yaitu terkait perlunya pengelolaan knowledge yang dimiliki oleh para dosen agar lebih berpengaruh terhadap perilaku inovasi dari kinerja.
Analysis of the Impact of Leadership, Organizational Culture, and Career Development on the Quality of Creative Industry Employees in Indonesia Hendri Khuan; Robertus Adi Nugroho; Ni Desak Made Santi Diwyarthi; Nyoman Gede Mas Wiartha; Efa Irdhayanti
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i01.613

Abstract

This research investigates the impact of leadership styles, organizational culture, and career development on the quality of creative industry employees in Indonesia. Using a quantitative approach, a sample of 300 professionals from the creative sector was analyzed. The measurement model evaluation confirmed the reliability and validity of the constructs, while the structural model revealed significant positive relationships between leadership styles, organizational culture, and career development with the quality of creative industry employees. The results provide valuable insights for organizational strategies and practices within the Indonesian creative industry, emphasizing the importance of visionary leadership, innovative culture, and career development opportunities in enhancing the quality of creative outputs.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan Produksi Lulur Tradisional Berbasis Bahan Alami pada WKRI Paroki Santo Yusuf Blitar onny priskila; Ega Reviera Vida Loka; Lilik Indrawati; Thyophoida W.S.Panjaitan; Desrina Yusi Irawati; Deograsias Yoseph; Robertus Adi Nugroho; Penta Paula Potifera
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal CSDS Vol 4, No 2 (2025) ISSN 2964-1683 (media onlin
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v4i2.929

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi komunitas perempuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota WKRI Paroki Santo Yusup Blitar dalam memproduksi lulur tradisional berbahan alami sebagai peluang usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Bahan utama yang digunakan dalam pelatihan meliputi kunyit, temulawak, dan tepung beras yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat bahan alami, proses pembuatan lulur yang higienis, serta keterampilan dalam memproduksi lulur secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peserta terhadap potensi ekonomi produk lulur sebagai salah satu bentuk usaha sederhana berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan produksi lulur tradisional tidak hanya memberikan manfaat pada aspek keterampilan praktis, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Lilik Indrawati; Ega Reviera Vida Loka; Onny Priskila; Thyophoida W.S Panjaita; Desrina Yusi Irawati; Deograsias Yoseph; Robertus Adi Nugroho; Penta Paula Potifera
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal CSDS Vol 4, No 2 (2025) ISSN 2964-1683 (media onlin
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v4i2.930

Abstract

Peningkatan keterampilan kesehatan, perawatan diri, dan kewirausahaan menjadi hal yang penting bagi anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Paroki Santo Yusup Blitar sebagai upaya meningkatkan kemandirian serta pemanfaatan potensi bahan alami di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota WKRI dalam pembuatan lulur tradisional, teknik dasar pijat akupuntur, serta pemahaman perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar penentuan harga jual produk. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik, serta pendampingan dalam simulasi perhitungan harga pokok produksi. Pada kegiatan pembuatan lulur, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar seperti kunyit, temulawak, dan tepung beras serta tahapan proses produksi yang higienis dan aman. Selain itu, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai teknik dasar pijat akupuntur yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Kegiatan pendampingan juga difokuskan pada peningkatan pemahaman peserta mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi dengan memperhatikan komponen biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya pendukung lainnya sebagai dasar penentuan harga jual produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta serta meningkatnya kesadaran dalam pengelolaan usaha sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi anggota WKRI serta membuka peluang pengembangan usaha kecil berbasis komunitas.