Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sensory Evaluation and Chemical Characteristics of Klepon Cake Substituted for Sago Flour with the Addition of Butterfly Pea Flower Extract Putri antasya wandan sari; Alfi Nur Rochmah; Fitriyah Zulfa; Prajwalita Rukmakharisma Rizki
Journal of Food and Agricultural Product Vol. 3 No. 2 (2023): JFAP
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jfap.v3i2.4599

Abstract

Klepon cake is a traditional food which is generally made from glutinous rice flour filled with palm sugar. Klepon cake with the substitution of sago flour contains relatively high levels of dietary fiber, however its addition can affect the sensory properties of the product. One of the product developments in klepon cakes substituted for sago flour is the addition of butterfly pea flower extract as a natural coloring. The aim of this research was to determine the sensory acceptability and chemical characteristics of klepon cake products substituted for sago flour with the addition of butterfly pea flower extract. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications. The formulation used in making klepon cake with a substitution of sago flour is with the addition of 0.6% w/v; 1.2 % w/v; 1.8% w/v butterfly pea flower extract and control. The results of sensory analysis and data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) showed that the most preferred sample was klepon cake substituted for sago flour with extract treated with the addition of butterfly pea flower at 1.8% w/v. The results showed that klepon cake substituted for sago flour with the addition of telang flower extract had a water content of 40.91%, ash content of 2.93%, antioxidant activity of 12.76% and vitamin C of 2.93%. Keywords: klepon, butterfly pea flower, antioxidant
Pelatihan Pembuatan Keripik Pisang Cokelat dalam Upaya Kemandirian Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Paedagogia Maospati Alfi Nur Rochmah; Fitriyah Zulfa; Prakoso Adi; Rizka Mulyani; Yenny Febriana Ramadhan Abdi; Dininurilmi Putri Suleman; Prajwalita Rukmakharisma Rizki; Dini Nadhilah
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Luar Biasa (SLB) Paedagogia Maospati Kabupaten Magetan merupakan salah satu sekolah yang diperuntukkan bagi siswa-siswa yang memiliki kebutuhan khusus, yang berorientasi pada life skill. Saat ini, kebanyakan produk yang dibuat oleh siswa SLB merupakan produk tidak habis pakai (produk non-pangan). Guna memperkaya dan meningkatkan keterampilan dari SLB Paedagogia Maospati, maka anak-anak di SLB Paedagogia Maospati perlu diberikan pendidikan vokasional yang bisa menambah wawasan tentang kemandirian. Terdapat dua permasalah umum di SLB Paedagogia Maospati yakni kurangnya bekal keterampilan siswa SLB Paedagogia Maospati yang belum dikembangkan secara optimal dan keterbatasan peralatan penunjang keterampilan. Adapun solusi diberikan oleh tim pengabdian UNS berupa sosialisasi dan pelatihan proses produksi keripik pisang cokelat guna meningkatkan keterampilan siswa SLB Paedagogia Maospati. Tahapan pengabdian Tim UNS melalui pelatihan produksi keripik pisang coklat bagi siswa SLB Paedagogia Maospati, dan introduksi peralatan produksi. Tujuan dari Pengabdian ini adalah memberikan keterampilan untuk siswa SLB Paedagogia Maospati dalam mengolah produk hasil pertanian khususnya produk hortikultura (pisang) menjadi produk pangan yang siap jual dengan kualitas sesuai dengan prinsip keamanan pangan.
Pelatihan Pengolahan Snack Bar Berbasis Tepung Pisang dan Mocaf Untuk Pelajar SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Kreatif Yenny Febriana Ramadhan Abdi; Fitriyah Zulfa; alfi nur; Dini Nadhilah; Prajwalita Rukmakharisma Rizki; Dininurilmi Putri Suleman
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.945

Abstract

Di era globalisasi ini, ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor yang paling dinamis dan berpotensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelajar merupakan salah satu bagian dari masyarakat kalangan remaja dan berpotensi sebagai salah satu penggerak praktik ekonomi kreatif. Madiun sebagai salah satu kota di Jawa Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk pengolahan pangan. Salah satu kekuatan yang dimiliki Madiun adalah jumlah pelajar SMA, SMK, MA, sederajat yang cukup besar dan berpotensi mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang pengolahan pangan. Salah satu komoditas produk pengolahan hasil pertanian yang memiliki potensi diolah dan dikembangkan serta diminati kalangan pelajar diantaranya adalah snack bar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif kalangan pelajar SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun salah satunya dengan pelatihan pengolahan snack bar berbasis tepung pisang dan tepung mocaf. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan/penyuluhan partisipatif. Tim pengabdian Universitas Sebelas Maret telah bersepakat dengan mitra untuk menyelenggarakan program sebagai solusi yaitu (1) Sosialisasi Kewirausahaan kepada siswa SMA/SMK Jurusan Tata Boga atau Teknologi Hasil Pertanian ; (2) Pelatihan proses pembuatan Snack bar substitusi tepung mocaf dan tepung pisang (3) Introduksi Alat pengolahan Snack bar. Kegiatan pengabdian ini diikuti pelajar dari SMK N 1 Mejayan dan MAN 4  Madiun dengan jumlah 100 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pelajar sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan praktik langsung. Efektivitas kegiatan pelatihan pengabdian dievaluasi diantaranya melalui perbandingan hasil pretest dan posttest yang diberikan kepada peserta. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 82,56 ± 10,12, sedangkan rata-rata posttest mencapai 87,82 ± 7,42.  Hal ini memberikan informasi bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahama dalam mengembangkan ekonomi kreatif utamanya Pelajar daerah Madiun SMA/SMK/MA di sekitar Kampus UNS Madiun salah satunya dengan pembekalan pelatihan produksi snack bar berbasis tepung pisang dan mocaf.