Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Teritori Ruang Tradisi Haji Jawa di Perkotaan Indonesia Baskoro Azis; Andi Pramono; Andhika Pramalystianto; Brainnisa Ramadhani
Jurnal Desain Interior Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v8i2.18635

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang penganut Ibadah Haji dalam jumlah yang sangat besar. Ibadah haji adalah satu dari lima kewajiban yang wajib dijalankan oleh muslim di dunia. Hal tersebut menjadi sebuah alasan oleh muslim untuk segera menunaikan ibadah haji. Akan tetapi, tradisi ini mulai ditinggalkan karena perkembangan generasi terbaru termasuk area perumahan yang bertambah banyak dan berbeda dengan perkampungan pada umumnya. Sehingga perubahan ruang sering terjadi dan penghuni rumah mengadaptasi dengan kegiatan yang dilakukannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan , wawancara,  serta physical mapping. Temuan dalam penelitian ini adalah jenis kegiatan dan luas rumah yang terbangun mempengaruhi perubahan fungsi ruang.
Teritori Ruang Tradisi Haji Jawa di Perkotaan Indonesia Baskoro Azis; Andi Pramono; Andhika Pramalystianto; Brainnisa Ramadhani
Jurnal Desain Interior Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v8i2.18635

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang penganut Ibadah Haji dalam jumlah yang sangat besar. Ibadah haji adalah satu dari lima kewajiban yang wajib dijalankan oleh muslim di dunia. Hal tersebut menjadi sebuah alasan oleh muslim untuk segera menunaikan ibadah haji. Akan tetapi, tradisi ini mulai ditinggalkan karena perkembangan generasi terbaru termasuk area perumahan yang bertambah banyak dan berbeda dengan perkampungan pada umumnya. Sehingga perubahan ruang sering terjadi dan penghuni rumah mengadaptasi dengan kegiatan yang dilakukannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan , wawancara, serta physical mapping. Temuan dalam penelitian ini adalah jenis kegiatan dan luas rumah yang terbangun mempengaruhi perubahan fungsi ruang.
Dari Limbah menjadi Karya: Pemanfaatan Limbah Industri Interior untuk Produk Furniture Andi Pramono; Tiara Ika Widia Primadani; Agung Purnomo; Rr Ratna Amalia Rahayu; Praticia Sheila Jonowibowo; Keisha Hutamargo
Jurnal Desain Interior Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v10i1.21814

Abstract

Limbah industri interior, terutama dari sektor kayu dan tekstil, sering kali menjadi masalah lingkungan yang serius, karena pengelolaannya yang tidak tepat, seperti dibakar, yang menyebabkan polusi udara. Di Kota Malang, industri-industri ini menghasilkan limbah dalam jumlah besar, yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih baik. Pemanfaatan limbah melalui konsep upcycling menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi dampak negatif lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi upcycling limbah industri interior menjadi produk furniture yang bernilai tinggi dan ramah lingkungan. Fokus utama penelitian ini adalah menciptakan produk bedside table dari limbah kayu yang dilengkapi dengan teknologi smart lighting, serta memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Tirtomoyo untuk memberdayakan mereka dalam pengolahan limbah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan design thinking, yang terdiri dari lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pelaku industri. Proses desain dilakukan secara iteratif hingga menghasilkan produk yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah industri interior dapat diolah menjadi produk furniture yang menarik secara estetika dan fungsional, seperti bedside table. Produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Selain itu, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang pengolahan limbah dan membuka peluang usaha baru, yang berdampak pada pengurangan pengangguran di wilayah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan upcycling dalam pengelolaan limbah industri interior tidak hanya membantu mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.