Siti Nur Azizah
Politeknik Kesehatan Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Aktivitas Antibakteri Nanopartikel Emas dari Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) terhadap Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif Denok Risky Ayu Paramita; Hadi Barru Hakam Fajar Siddiq; Siti Nur Azizah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1199

Abstract

Meningkatnya kasus resistensi antibiotik mendorong pengembangan agen antibakteri alternatif berbasis nanoteknologi, salah satunya nanopartikel emas (AuNPs). Green synthesis merupakan metode sintesis AuNPs yang ramah lingkungan, aman, sederhana dan ekonomis dengan memanfaatkan ekstrak tumbuhan kaya senyawa bioaktif, seperti daun katuk (Sauropus androgynus). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi aktivitas antibakteri AuNPs hasil green synthesis dengan ekstrak daun katuk terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. AuNPs selanjutnya diuji terhadap Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan AuNPs mampu menghambat pertumbuhan P. acnes, S. epidermidis, dan B. subtilis, namun tidak pada S. aureus maupun E. coli. Zona hambat terbesar pada S. epidermidis dengan konsentrasi 100% sebesar 2,04±0,62 mm, diikuti P. acnes dan B. subtilis masing-masing sebesar 1,10±0,90 mm dan 1,10±0,40 mm. Aktivitas antibakteri yang relatif lemah diduga berkaitan dengan waktu sintesis yang belum optimal sehingga reduksi ion emas belum berlangsung sempurna. Hal ini menyebabkan konsentrasi AuNPs yang dihasilkan masih rendah dan berdampak pada terbatasnya aktivitas antibakteri. Dengan demikian, AuNPs berbasis ekstrak daun katuk berpotensi sebagai agen antibakteri terhadap bakteri Gram positif, namun optimasi waktu sintesis diperlukan untuk meningkatkan hasil sintesis dan efektivitas antibakterinya.