Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Pemertahanan Bahasa Indonesia Bagi Warga Negara Indonesia di Belanda: Abd. Rahman Rahim; Arifuddin Arifuddin; Herman Tahir; Hasnur Ruslan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.2791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pemertahanan bahasa Indonesia bagi warga Negara Indonesia yang berdomisili di negeri Belanda.-diharapkan dari penelitian ini dapat ditemukan suatu pola yang dapat dijadikan acuan dalam rangka mempertahankan pemakaian bahasa Indonesia. Penelitian ini dikategorikan ke dalam jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah selutuh WNI yang berdomisili di Belanda khususnya di Kota Denhag dan sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 20 orang responden yang menjadi sampel penelitian, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik persentasi.. Berdasarkan pengolahan data penelitian, dapat ditegaskan bahwa pola pemertahanan bahasa Indonesia di Belanda mengikuti lima aspek yang menyebabkan sebuah bahasa bisa bertahan dari penuturnya. Pertama, memiliki penutur bahasa dtersebut dalam jumlah besar; hal itu terbukti bagi bahasa Indonesia di Belanda. Kedua, loyalitas linguistik, yang memotivasi penutur suatu bahasa untuk tetap mempertahankan bahasanya dan, jika perlu, mencegah penmgaruh masuknya Bahasa lain; hal ini terlihat dari keseringan WNI menggunakan bahasa Indonesia khususnya di lingkungan keluarga dan tempat kerja. Ketiga, kebanggaan bahasa yang memotivasi penutur untuk memperbaiki bahasanya dan memanfaatkannya sebagai penanda individualitas dan kohesi kelompok; hal itu dapat dibuktikan secara nyata melalui berbagai aktivitas yang dilakukan oleh WNI dengan tetap m,enggunakan bahasa Indonesia. Keempat, kesadaran adanya norma bahasa (awareness of the norm) yang mendorong orang menggunakan bahasanya dengan cermat dan santun. Kelima, adanya kesinambungan pengalihan bahasa tutur dari generasi terdahulu ke generasi berikutnya; Hal ini sudah dibuktikan oleh WNI dengan membiasakan penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan rumah tangga sehingga putra putri mereka tetap bisa dan fasih berbahasa Indonesia.
Challenges and Strategies of Teachers in Teaching English to Hearing-Impaired Students: An Inclusive Education Perspective Maemuna Muhayyang; Andi Sukri Syamsuri; Herman Tahir; Syamsiarna Nappu; Andry Hasryan; Annisa Nur Hidayah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i1.5549

Abstract

Teaching English to hearing-impaired students poses a pedagogical challenge for teachers due to the dominant auditory learning orientation. Thus, this research aims to study the challenges faced by teacher when teaching English to hearing-impaired students at SLB Negeri 1 Makassar, and the strategies used to address these issues from the perspective of inclusive education. The objective of this research is achieved through the application of a qualitative approach designed as a case study. A teacher was selected purposively as the research subject, and her teaching data was collected thru classroom observations, interviews, and documentation. The research findings identified five challenges faced by the teacher, namely communication, student differences in ability, a lack of learning resources, student distractions, and the students' limited vocabulary. To address these issues, teacher used adaptive approaches, that is visual teaching materials, in-person instruction, sign language, mobile-phones as learning aids, and intensive material repetition. These strategies are examples of inclusive pedagogical practices that emphasize adaptation, responsiveness, and flexibility in learning for hearing-impaired students. This research concludes that the pedagogical skills and teaching adaptations of teachers are important components that enable deaf students to learn English effectively in the classroom.