Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN REMAJA PUTERI DAN GURU UKS UNTUK PENINGKATAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH MELALUI GIAT REMAJA PEDULI ANEMIA DI SMP IT UKHUWAH BANJARMASIN Erni Yuliastuti; Noorhayati Maslani; Isnaniah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6775

Abstract

Hasil studi pendahuluan dari 15 remaja puteri, 7 orang mengatakan tidak minum secara teratur karena rasanya yang tidak enak, menimbulkan rasa mual saat meminumnya, lupa minum TTD dan kurang merasa penting meminumnya.5 orang mengatakan minum multivitamin lain yang rasanya lebih enak berupa syrup dan 3 orang lainnya minum TTD sesuai aturan minum yang dianjurkan. Kondisi ini menggambarkan pengetahuan remaja puteri yang masih kurang terhadap pentingnya konsumsi TTD. Program pemberian TTD dapat berhasil apabila remaja puteri patuh mengkonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran. Namun masih banyak remaja putri yang tidak patuh mengkonsumsi TTD karena beberapa faktor, yaitu pengetahuan, sikap, dukungan guru dan orang tua. Metode Pengabdian masyarakat yang digunakan yaitu pembentukan kader kesehatan remaja sebagai perwakilan kelas dan pelatihan kader kesehatan remaja dan guru UKS dalam memberikan edukasi pada remaja puteri SMPIT Ukhuwah agar meningkatkan kesadaran remaja puteri dalam kebiasaan minum TTD. Luaran PKM adalah siswi remaja remaja bisa meningkatkan pengetahuannya tentang anemia sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya anemia pada remaja sebagai kelompok yang rentan anemia, mengurangi dan meningkatkan kepatuhan mereka meminum tablet tambah darah untuk mencegah anemia, terbentuknya kader kesehatan remaja puteri SMP IT Ukhuwah pada masing-masing kelas, peningkatan kebiasaan remaja puteri SMP IT minum TTD, Publikasi artikel ilmiah dan terbentuknya kelompok Giat Remaja Sehat Peduli Anemia. Juga dengan adanya keder kesehatan remaja dalam setiap kelas diharapkan bisa memudahkan para siswi mendapatkan informasi tentang anemia melalui teman sebaya. Mereka juga lebih mudah mengemukakan keluhan –keluhan yang menjadi tanda-tanda anemia dengan temannya
PENGARUH PIJAT EFFELEURAGE TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH PUSKESMAS LANDASAN ULIN KOTA BANJARBARU TAHUN 2025 Anita Syafarina; Isnaniah; Erni Yuliastuti; Efi Kristiana
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Januari 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i1.291

Abstract

Background: Back pain is a common musculoskeletal complaint experienced by third-trimester pregnant women due to physiological and hormonal changes as well as increased mechanical load on the spine. Effleurage massage is a non pharmacological technique that provides relaxation effects, improves blood circulation, and reduces muscle tension, thereby potentially decreasing back pain. Objective: To determine the effect of effleurage massage on back pain among third trimester pregnant women in the working area of Landasan Ulin Public Health Center, Banjarbaru City, in 2025. Methods: This study employed a one-group pretest–posttest design with a sample of 30 third-trimester pregnant women selected using purposive sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Data analysis was conducted using the Paired Sample T-Test to examine differences in pain levels before and after the intervention. Results: Prior to the intervention, respondents experienced moderate pain (46.67%) and severe pain (33.33%). After the intervention, pain levels decreased to mild pain (63.33%) and no pain (6.67%). The Paired Sample T-Test showed a p-value of < 0.001, indicating a statistically significant effect of effleurage massage on the reduction of back pain. Conclusion: Effleurage massage has a significant effect on reducing back pain in third-trimester pregnant women and can be recommended as a non-pharmacological intervention in antenatal care services.