Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Production Cost Calculations using the Direct Costing Method at PT Fortuna Inti Alam Priskila Manuho; David Paul Elia Saerang; Rudy Johanis Pusung
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v2i10.6469

Abstract

The Direct Costing method is a production cost calculation method that only charges costs that are variable or that are directly related to the product. This research aims to find out how to calculate production costs using the direct costing method at PT Fortuna Inti Alam. The research method used in this research is descriptive qualitative. The results of the research show that the calculation of production costs at PT Fortuna Inti Alam uses a company method that charges all costs incurred within the company, resulting in a total production cost of IDR 2,442,117,500. Meanwhile, using the direct costing method results in total production costs of IDR 2,075,470,000. The results of these calculations cause a difference in total production costs, namely Rp. 366,647,500, where calculating production costs using the direct costing method results in total production costs that are smaller than the company's method.
FENOMENOLOGI SHADOW ECONOMY DAN KEYAKINAN PELAKU EKONOMI INFORMAL TERHADAP SISTEM PERPAJAKAN Ika Wahyuni Dapi; David Paul Elia Saerang; Heince Ruddy Nicky Wokas
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7vcrnw37

Abstract

Fenomena shadow economy dan rendahnya kepatuhan pajak di kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencerminkan tantangan yang terus berlangsung dalam sistem perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman, persepsi dan makna yang dibangun oleh pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan, serta memahami keyakinan mereka terhadap sistem perpajakan di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 7 (tujuh) pelaku usaha di Kota Manado dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan bantuan software QDA Miner Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan didominasi oleh kurangnya pemahaman aturan perpajakan yang berlaku, dipengaruhi oleh minimnya sosialisasi dan pendampingan perpajakan. Disamping itu, pelaku ekonomi informal pada dasarnya memandang bahwa tarif pajak yang berlaku masih tergolong wajar dan dapat diterima sepanjang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi usaha, namun di sisi lain muncul skeptisisme terhadap pengelolaan dana pajak yang dirasakan tidak benar-benar kembali kepada masyarakat. Namun demikian, pelaku ekonomi informal memaknai pajak sebagai kewajiban warga negara yang harus dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara dan pemerintah. Keyakinan pelaku ekonomi informal terhadap sistem perpajakan cenderung rendah karena tidak adanya manfaat yang dirasakan dari pajak yang dibayarkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan transparansi, serta penguatan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar dapat meningkatkan pemahaman, kepercayaan dan partisipasi mereka dalam sistem perpajakan secara lebih berkelanjutan.