Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BADAN USAHA SENTRA PENYULUHAN KEHUTANAN PEDESAAN (SPKP) BENTENG WACU AWA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT (Studi di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi) La Jer; Bahtiar Bahtiar; Dewi Anggraeni
Welvaart : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 1, No 2 (2020): Edisi Desember
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.35 KB) | DOI: 10.52423/welvaart.v1i2.16737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi badan usaha Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) Benteng Wacu Awa dalam memberdayakan masyarakat di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi, dan untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) Benteng Wacu Awa dalam memberdayakan di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yakni metode yang berlandaskan pada filsafat, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksprimen) di mana peneliti adalah instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dan generalisasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh, bahwa fungsi badan usaha Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) Benteng Wacu Awa dalam memberdayakan masyarakat di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi yakni fungsi komersial, fungsi sosial, dan fungsi pembangunan ekonomi. Sedangkan hambatan-hambatan yang dihadapi Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) Benteng Wacu Awa dalam memberdayakan masyarakat di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi yaitu hambatan internal melalui terbatasnya sumber daya manusia, tidak tersedianya bahan baku, keterbatasan kemampuan manajerial, serta tidak adanya kemampuan mengelola peluang pasar yang ada dan terbatasnya modal usaha yang dimiliki. Sedangkan hambatan eksternal yakni akses Kelompok Usaha Bersama (KUB) sebagai mitra pemerintah, sebagai jembatan pemerintah dengan pengusaha kurang optimal dan belum ada pihak swasta yang memberikan bantuan modal sebagai usaha pemberdayaan ekonomi.
Bimbingan Teknis Pemberdayaan Masyarakat Pada Kelompok Wanita Tani dan Majelis Taklim Muh. Yusuf; Muhammad Amir; Sutiyana Fachruddin; Masrul Masrul; Dewi Anggraeni; Ade Putra
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v3i1.48

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Majelis Taklim di Desa Tirta Martani, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan dilaksanakan secara luring melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas perempuan dalam mengelola potensi sumber daya lokal guna mendukung kesejahteraan keluarga. Keluaran dari kegiatan ini mencakup meningkatnya pemahaman teoritis masyarakat dan aparatur desa mengenai pemberdayaan perempuan, serta komitmen baru untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai tempat budidaya sayuran. Selain itu, kegiatan ini berhasil merevitalisasi peran sosial dan ekonomi Majelis Taklim sebagai wadah pembelajaran komunitas dan penguatan spiritual. Pengabdian ini menunjukkan pentingnya integrasi antara pemberdayaan pertanian dan aktivitas keagamaan dalam pendekatan partisipatif untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi perempuan di wilayah pedesaan