Andi Suhardiyanto
Universitas Negeri Semarang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Exploring the concept of cultural divinity in supporting religious moderation in Indonesia Andi Suhardiyanto; Tutik Wijayanti; Hendri Irawan
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v22i1.83209

Abstract

As a diverse nation, Indonesia often experiences clashes regarding diversity in life. The culturally embedded concept of divinity is believed to be a driving force in supporting religious moderation in Indonesia. This concept is crucial in religious pluralism in Indonesia, a country with diverse cultural and religious backgrounds. This study adopts a qualitative approach through a literature review referencing national and international journals indexed in Scopus. The research findings indicate that maintaining harmony among religious communities and religious moderation serves as a strong foundation. Culturally embedded divinity refers to understanding cultural and religious diversity, a noble heritage of the Indonesian nation. Through this understanding, it is hoped that society can appreciate differences and strengthen tolerance among religious communities. This article also explores the implementation of culturally embedded divinity in public policies, efforts to enhance interfaith dialogue in Indonesia, and the public perception of moderate attitudes. The research trend on religious moderation in Indonesia is still very low. Thus, it is concluded that a profound understanding of this concept can strengthen the foundation of religious harmony and unity amidst Indonesia's diversity.
Implementation of Anti-Corruption Villages Based on Local Wisdom: A Study in Banyubiru Village, Semarang Regency Slamet Sugi Rahayu; Andi Suhardiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.42766

Abstract

The increasing prevalence of corruption poses a serious challenge, as the increasing authority and allocation of village funds have not been fully balanced by accountable governance. The Anti-Corruption Village Program, initiated by the Corruption Eradication Commission (KPK), is a corruption prevention effort based on strengthening governance and community participation. This study aims to analyze the implementation of the Anti-Corruption Village Program based on local wisdom in Banyubiru Village, Semarang Regency, and examine the role of community awareness and the division of functions between the village government and traditional institutions in supporting the program's success. The study used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving the village head, village secretary, village officials, traditional institutions, the Village Consultative Body, and community representatives. The results show that the Anti-Corruption Village Program in Banyubiru Village was implemented effectively because it was integrated with local wisdom values such as prasaja, honesty, mutual cooperation, and deliberation. Collective community awareness serves as social capital that encourages active participation in planning, program management, and village budget oversight. Village governments provide a space for community aspirations and trust in budget management, while carrying out control, monitoring, and evaluation functions transparently. This study recommends strengthening the integration of local wisdom as a sustainable strategy for preventing corruption at the village level.
Implementasi Hak Dan Kewajiban  Peserta Bpjs Kesehatan Di Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) Universitas Negeri Semarang Erlin Yoanndari; Andi Suhardiyanto
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i1.5861

Abstract

Setiap orang yang terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan memiliki tanggungjawab untuk memenuhi kewajiban dan menggunakan haknya. Sehingga, penting bagi peserta BPJS Kesehatan mengetahui dan melaksanakan hak dan kewajiban tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi hak dan kewajiban peserta BPJS Kesehatan di PUSLAKES UNNES dan bagaimana persentase pengguna BPJS Kesehatan yang sudah melaksanakan kewajiban dan mendatkan pelayanan kesehatan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kombinasi dengan lokasi penelitian bertempat di Pusat Layanan Kesehatan (PUSLAKES) Universitas Negeri Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi hak dan kewajiban peserta BPJS Kesehatan di PUSLAKES UNNES telah diimplementasikan dengan sangat baik. Dengan ini dibuktikan dengan bisa diggunakannya layanan BPJS Kesehatan di PUSLAKES UNNES oleh responden dan narasumber yang mencapai 85% pemenuhan kewajiban dan 75% pemafaatan hak. Hal ini tidak lepas dari kendala seperti pengetahuan responden dan narasumber terhadap informasi terkait BPJS Kesehatan serta fasilitas pendukung yang dapat membantu proses pelayanan kesehatan di PUSLAKES UNNES.
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI NYADRAN DUSUN KEMBARAN DESA SEDAYU KECAMATAN MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG Dhea Okta Ardhani; Andi Suhardiyanto
Unnes Civic Education Journal Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v10i4.7016

Abstract

Tradisi nyadran merupakan salah satu tradisi yang masih berkembang di antara masyarakat Dusun Kembaran yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan tradisi nyadran Dusun Kembaran Desa Sedayu Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang (2) mengetahui ide nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi nyadran Dusun Kembaran Desa Sedayu Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data. Pengumpulan data melalui sumber data primer dan sekunder. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik analisis data dilaksanakan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi nyadran meliputi nyekar, acara pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tausiah, tahlil dan doa bersama, serta diakhiri dengan penutup. Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi nyadran adalah nilai religius, nilai gotong-royong, nilai peduli sosial, dan nilai toleransi. Nilai-nilai dalam tradisi nyadran tersebut terlihat dalam setiap kegiatan acara tradisi nyadran.
Pengembangan media pembelajaran interaktif e-komik berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII B SMP Negeri 19 Semarang Widiyah Zilvia; Andi Suhardiyanto; Novia Wahyu Wardhani
Unnes Civic Education Journal Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ucej.v11i2.13024

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan efektif dan menyebabkan partisipasi peserta didik dan tingkat keikutsertaan dalam kegiatan belajar berkurang sehingga berakibat negatif pada hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media pembelajaran interaktif e-komik berbasis aplikasi Canva untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VII B SMP Negeri 19 Seamarang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data meliputi kelayakan produk, analisis data awal dan akhir (uji t dan uji N-Gain). hasil penelitian menunjukkan media ini sangat layak dan valid berdasarkan penilaian ahli media (100%) dan ahli materi (71,76%). Tanggapan guru dan peserta didik juga sangat positif (masing-masing 100% dan 92,5%). Hasil analisi uji t berpasangan menunjukkan sig (2-failed) 0,000 < 0,05 dan hasil N-gain menunjukkan nilai 0,73. Dari data tersebut dapat dikatakan terjadi peningkatan secara signifikan dengan kategori “tinggi”.