Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Kaligrafi Berkaidah Naskhi bagi Guru MDTA dengan Metode Demonstrasi Terbimbing di Kota Sawahlunto Alfurqan Alfurqan; Budi Santoso Wibowo; Riza Wardefi; Syafei Syafei; Zilham Usral; Ardi Satrial
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1117

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan kaligrafi guru MDTA Kota Sawahlunto melalui pelatihan menggunakan metode demonstrasi terbimbing. Partisipan pelatihan perwakilan guru MDTA Kota Sawahlunto sebanyak 20 orang. Pelatihan menggunakan metode participatory action research, dengan langkah berikut: penyusunan jadwal kegiatan, penyusunan materi dan tutorial khat naskhi, pengerjaan tugas mandiri sebagai pretest, pelatihan kaidah khat naskhi dengan metode demonstrasi terbimbing, praktek penulisan khat naskhi secara terbimbing, produk karya kaligrafi sebagai posttest, dan pembekalan guru dengan buku panduan dan video tutorial. Berdasarkan analisis karya pretest dan posttest terjadi peningkatan kemampuan kaligrafi guru MDTA pada kriteria baik meningkat dari 1 orang menjadi 7 orang, peserta yang berada pada kriteria cukup menurun dari 7 orang menjadi 5 orang, dan peserta yang perlu bimbingan juga menurun dari 12 orang menjadi 4 orang guru. Secara umum pelatihan kaligrafi dengan menggunakan metode demonstrasi terbimbing berimplikasi pada peningkatan kemampuan guru MDTA dalam menulis huruf Arab berkaidah khat naskhi.
Pemberdayaan Guru Taman Pendidikan Alquran Dalam Mengajar Kaligrafi Melalui Pola Pelatihan Pemula Alfurqan Alfurqan; Ena Noveria; Muhammad Hidayat; Yos Sudarman; Zilham Usral; Ardi Satrial
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.508

Abstract

Kurangnya pemahaman guru tentang penulisan khat Arabiy mengakibatkan tujuan pembelajaran khat berkaidah Ustmani di TPA (Taman Pendidikan Alquran) sulit dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru TPA dalam menulis khat naskhi melalui pelatihan dan pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah asset-based community development (ABCD) yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (i) identifikasi problematikan guru TPA mengajarkan khat, (ii) menentukan target capaian pelatihan, (iii) mendesain kegiatan Pengabdian, (iv) menentukan penanggungjawab kegiatan, dan (v) melaksanakan pelatihan khat secara mandiri. Asset yang diberdayakan adalah guru TPA yang terdiri dari 25 orang berasal dari 85 TPA Kecamatan Lintau Buo Tanah Datar. Analisis data yang digunakan berupa analisis induktif, dimana pelaksanaan pelatihan dan data pretest dan posttest menjadi alat ukur untuk menemukan peningkatan kemampuan guru TPA dalam menulis khat naskhi. Berdasarkan hasil pelatihan, terjadi peningkatan kemampuan guru menulis khat naskhi, dari mean 47,2 pada pretest meningkat menjadi mean 64,12 pada posttest. Berdasarkan nilai mutu, peningkatan ini sudah berada pada grade B, yang berarti kemampuan guru TPA berkembang sesui harapan. Pola pelatihan dilakukan menggunakan siklus peserta mencoba, guru mengoreksi, dan peserta memperbaiki. Sebagai kesimpulan, peningkatan kemampuan guru dalam khat naskhi menjamin keberlangsungan pembelajaran khat peserta didik di TPA.
Pendekatan Art & Letter dalam Pembelajaran Huruf Arab: Inovasi Pedagogik Guru TPQ dalam Pembelajaran Al-Qur’an Indah Muliati; Syafei Syafei; Zilham Usral; Jamri Jamri
An-Nuha Vol 6 No 1 (2026): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v6i1.930

Abstract

This study examines the improvement of TPQ teachers’ competence in Arabic letter writing through the Art & Letter approach in Nagari Kampung Batu Dalam. The study focuses on teachers’ limited ability to write hijaiyah letters proportionally, weak mastery of stroke techniques, difficulties in distinguishing similar letters, and limited use of creative approaches in Qur’anic literacy instruction. A descriptive qualitative method was employed involving 15 TPQ teachers. Data were collected through observation, in-depth interviews, practical Arabic writing tests, and documentation, and analyzed thematically to identify changes in teachers’ competencies and pedagogical experiences. The findings indicate improvements in Arabic writing skills, particularly in letter proportion accuracy, stroke control, and the ability to explain distinctions among similar hijaiyah letters. Teachers also demonstrated increased pedagogical creativity and self-confidence. This study concludes that the Art & Letter approach effectively improves the quality of Arabic letter writing instruction and strengthens Qur’anic literacy at the TPQ level.