Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan penyusunan satuan pelajaran bagi pengajar sekolah minggu di Jemaat GKI Pengharapan Jayapura: Assistance for the development of study unit for sunday school teachers at GKI Pengharapan Jayapura Congratulations Benyamin Mofu
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.401

Abstract

ABSTRACT  This community service activity (PKM) aims to increase understanding of the preparation of learning units in accordance with the GKI Sunday school curriculum in Tanah Papua for Sunday school teachers at the GKI Pengharapan Congregation in Jayapura. The method used in this community service activity is the Participatory Action Research (PAR) method. This activity was attended by 31 Sunday school teachers from 3 learning classes, namely: kindergarten / small child class teachers, Tanggung children class teachers and youth class teachers. Sunday School teachers come from nine (9) Rayon ministries in the GKI Pengharapan Congregation in Jayapura. The stages in compiling Sunday School learning units consist of determining the Kerugma or Core News in Bible reading, creating learning objectives and compiling Sunday School learning units. After mentoring activities to compile Sunday school lesson units for Sunday school teachers, there was a fundamental change for teachers.  Keywords: Curriculum; Lesson unit; Sunday school teacher   ABSTRAK Kegiatan penulisan kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang penyusunan satuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah minggu GKI di Tanah Papua bagi pengajar sekolah minggu di Jemaat GKI Pengharapan Jayapura. Metode yang digunakan pada kegiatan penulisan masyarakat ini adalah metode Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini diikuti oleh 31 pengajar sekolah minggu dari 3 kelas belajar, yakni: pengajar kelas TK/Anak Kecil, Pengajar pada kelas anak Tanggung dan Pengajar kelas anak remaja. Pengajar Sekolah Minggu berasal dari sembilan (9) Rayon pelayanan di Jemaat GKI Pengharapan Jayapura. Tahapan dalam menyusun satuan pembelajaran Sekolah Minggu terdiri dari menentukan Kerugma atau Inti Berita dalam pembacaan Alkitab, membuat tujuan pembelajaran dan menyusun satuan pembelajaran sekolah minggu. Setelah dilakukan kegiatan pendampingan menyusun satuan pelajaran sekolah minggu pada pengajar sekolah minggu maka terjadi perubahan mendasar bagi pengajar sekolah minggu, yakni: 1) Pengetahuan peserta tentang cara menentukan kerugma atau inti berita dalam pembacaan Alkitab menigkat; 2) Peningkatan cara menyusun pelajaran sekolah minggu yang inovatif dan kreatif; 3) Adanya perubahan dalam mendorong potensi dan perkembangan anak di Jemaat GKI Pengharapan Jayapura. Kata kunci: Kurikulum; Pengajar; Satuan pelajaran
Keefektifan Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) di STFT GKI Izaak Samuel Kijne Jayapura Tahun Akademik 2021/2022: The Effectiveness Of Online Learning At STFT GKI Izaak Samuel Kijne Jayapura Academic Year 2021/2022 Mofu, Benyamin; Termas, Esbertha
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 4 No 1 (2023): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v4i1.107

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Semakin tinggi kualitas pendidikan, semakin tinggi kualitas sumber daya manusia. Selama masa Covid-19, pendidik dituntut untuk mampu menciptakan suasana dan proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan menantang serta dapat memotivasi peserta didik untuk belajar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran daring yang dilakukan di STFT GKI Izaak Samuel Kijne Jayapura untuk tahun akademik 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan peristiwa dan peristiwa yang memberikan gambaran konkret tentang masalah yang dihadapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring yang dilakukan di STFT GKI Izaak Samuel Kijne Jayapura selama pandemi kurang efektif. Hal ini didukung oleh pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan melalui pembelajaran daring tidak meningkat karena kurangnya fokus yang diberikan siswa terhadap materi pembelajaran yang disampaikan secara daring dan juga siswa tidak dapat memahami materi secara mendalam.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SD YPK Ebenhaezer Argapura Tahun Pelajaran 2022-2023: Implementation of the Independent Learning Curriculum at SD YPK Ebenhaezer Argapura For The 2022-2023 Academic Year Mofu, Benyamin; Carban, Iis Avprillia
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 5 No 1 (2024): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v5i1.123

Abstract

Kurikulum 2013 di pakai sejak tahun ajaran 2013/2021 dalam Sistem Pendidikan di Indonesia. Kurikulum 2013 adalah kelanjutan dan penyempurnaan ‘Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)’ Kurik1ulum 2013 ini sudah berjalan hingga tahun 2013-2021 namun menjadi sebuah problem semenjak adanya COVID-19 yang melanda seluruh dunia tanpa terkecuali di Indonesia. Mengakibatkan pembelajaran di sekolah diberhentikan dan langsung di ubah dengan pembelajaran secara online. Pembelajaran menggunakan kurikulum lama dengan metode lama tentu tidak akan efektif dan tidak efisien lagi. Selain menjadikan peserta didik tidak memahami secara keseluruhan tentang pembelajaran, guru pun mengalami kesulitan dalam menyajikan pelajaran secara maksimal bagi siswa. SD YPK Ebenhaezer Argapura merupakan salah satu Sekolah Dasar di Kota Jayapura. Sekolah ini termasuk sekolah yang dekat dan mudah di jangkau oleh masyarakat. Saat ini sekolah turut memberlakukan Kurikulum Merdeka dalam proses pembelajaran. Namun, guru mengalami kesulitan dalam menerapkan kurikulum ini. Permasalahan yang di hadapi oleh sekolah yakni kurangnya pemahaman guru mengenai kurikulum merdeka, serta kurangnya pemahaman guru dalam menggunakan teknologi. Kurangnya fasilitas seperti komputer, laptop, dan infocus. Penelitian ini akan menggambarkan kesiapan guru mata pelajaran Agama Kristen dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SD YPK Ebenhaezer Argapura dan menerangkan upaya yang di lakukan oleh guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar.Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan metode deskriptif, Peneliti dalam penelitian ini berusaha menggambarkan kegiatan penelitian yang dilakukan oleh guru dalam mendapatkan data primer dan sekunder di SD YPK Ebenhaezer Argapura secara jelas dan sistematis. Pemahaman (comprehension) adalah kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan diingat (Anas Sudijono, 2011:50). Dengan kata lain, memahami ialah mengetahui tentang sesuatu dan dapat melihatnya dari berbagai sudut pandang. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa narasumber belum sepenuhnya memahami Kurikulum Merdeka Belajar dan tujuan dilaksanakannya Kurikulum Merdeka Belajar. Dapat disimpulkan bahwa guru di SD YPK Ebenhaezer Argapura belum sepenuhnya memahami Kurikulum Merdeka Belajar dan belum mendapatkan sosialisasi secara merata dari pemerintah untuk dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah.
Dampak Game Online Dalam Meningkatkan Prestasi Siswa: TThe Impact of Online Games in Improving Student Achievement Mofu, Benyamin; Rumthe, Rosina
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 5 No 1 (2024): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v5i1.129

Abstract

Many people think that online games will have a negative impact on players, this is because online games are associated with violence. Psychologists, pediatricians, and scientists believe that playing online games can have a positive influence. Playing online games can also have a positive impact such as, to improve concentration, develop thinking or reasoning skills, and as entertainment to relieve stress. The type of research used is library research. Literature research is a data collection technique by reviewing books, literature, notes, and various reports related to the problem to be solved (Nazir.1988). The impact of Online Games includes relieving stress, filling spare time, adding friends, and earning income. In addition, the purpose of playing online games is because you want to participate in competitions. Online games can have a positive impact on players, that is, online games are useful for improving students' thinking skills, training students to be proficient in English, increasing intelligence and sharpening the brain, and also online games can help students to improve soft skills.
Keefektifan Penerapan Kurikulum Sekolah Minggu Oleh Pengajar Sekolah Minggu Di Jemaat GKI Elim Malanu Klasis Sorong: The Effectiveness of the Implementation of the Sunday School Curriculum by Sunday School Teachers at the GKI Elim Malanu Klasis Sorong Congregation Mofu, Benyamin
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 5 No 2 (2024): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v5i2.131

Abstract

The effectiveness of the Sunday school curriculum implementation carried out by GKI Elim Malanu Sunday School Teachers has not been able to answer the needs of children. Sunday School teachers only bring material from the context of the Bible without making efforts to contextualize the Word into real situations experienced by children, such as cyberbullying and violence. This is due to the limited time and knowledge of Sunday school teachers in implementing Sunday school lessons. The research method used by researchers in this study is the descriptive-qualitative research method. According to Creswell J. W. (2017), qualitative research is a study whose main focus is researching social and human problems. The data source is obtained from observing and analyzing objects while in the field, then described in a report using words and not numbers in detail. The effectiveness of the implementation of the implementation of the Sunday school curriculum for Sunday school teachers can be determined by following several important points, including: basic courses for Sunday school teachers; self-study at home; continuous lesson preparation; and getting support from the church and parents. The effectiveness of Sunday school curriculum implementation by Sunday school teachers as an effort to improve the quality of Sunday school learning for children in the GKI Elim Malanu congregation, namely Sunday school teachers understand the central role of Sunday school teachers, improve qualifications and training for Sunday school teachers, support from parents and the church for Sunday school teachers, evaluation and continuous lesson preparation time, and collaboration.      
Christian Education as a Pillar of Religious Moderation in Facing Campus Radicalism Benyamin Dadi Ratu Mofu; Esti Regina Boiliu; Melkias Manggoa
International Journal of Christian Education and Philosophical Inquiry Vol. 2 No. 2 (2025): April: International Journal of Christian Education and Philosophical Inquiry
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidkan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijcep.v2i2.306

Abstract

The rise of radicalism on university campuses poses a serious challenge to the world of education, particularly in preserving the unity of a pluralistic and tolerant nation. Radicalism targets not only religious institutions but has also infiltrated academic spaces, including among students. Christian Education, grounded in the values of love, forgiveness, and respect for others, holds strategic potential as a pillar in fostering religious moderation amid the tide of extremism. This study aims to examine the role and contribution of Christian Education in shaping moderate mindsets and character among campus youth. The research method used is qualitative-descriptive with a literature study approach, analyzing relevant literature, documents, and studies on Christian education, religious moderation, and campus radicalism. The novelty of this research lies in its emphasis on integrating the teachings of love in Christian faith with the values of religious moderation as a contextual response to radicalism. The findings reveal that a contextual and transformative Christian education approach can strengthen national insight, encourage interfaith dialogue, and foster a spirit of peaceful coexistence. The discussion highlights the importance of curriculum reformulation, character education reinforcement, and collaboration with various parties to create an academic atmosphere free from radical influences. The conclusion of this study is that Christian Education can serve as a strong foundation for promoting religious moderation and countering campus radicalism by forming students' character grounded in love and tolerance in their daily lives.
Integration of Peace Theology in the Christian Education Curriculum: Challenges and Opportunities Benyamin Dadi Ratu Mofu
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) e- ISSN 2721-9666 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v6i2.4619

Abstract

The research is carried out with the intention of discovering and underlining the necessity of the support of peace theology with the setting of Christian education to make possible the formation of peace oriented congregations. It is in fact the young people who at the same time represent the solution and the problem of the contemporary reality. Peace is presented as one of the major cornerstones in front of the rapid environment and therefore imparting it in the very young age is essential. The research brings out two major issues: the problems that are hard to confront while integrating theology into the Christian education and the possibilities that arise making this process. Using a qualitative approach, data was collected through literature studies. The study was aimed at informing the readers about both the tough and the easy sides of the matter and at the same time, to propose solutions for those problems to the people Involved in the education of Christian education in the social sphere. This research is expected to make a significant contribution to the development of a Christian education curriculum that focuses more on peace values
Integrasi Nilai-Nilai Kristen Dalam Pendidikan Lingkungan Untuk Pelestarian Alam Di Kota Jayapura: Integration of Christian Values in Environmental Education for Nature Conservation in Jayapura City Dadi Ratu Mofu, Benyamin
MURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual Vol 6 No 1 (2025): Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI "IZAAK SAMUEL KIJNE" Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58983/jmurai.v6i1.155

Abstract

Lebih dari 1 juta spesies di dunia terancam punah akibat aktivitas manusia, seperti deforestasi, polusi, dan perubahan iklim. Fenomena ini bukan hanya mengancam keberlangsungan hidup spesies tersebut, tetapi juga mengganggu keseimbangan ekosistem yang menjadi fondasi kehidupan di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai Kristen yang relevan untuk pendidikan lingkungan dan Menganalisis dampak integrasi nilai-nilai tersebut terhadap kesadaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggali secara mendalam pemahaman tentang integrasi nilai-nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan, khususnya dalam konteks pelestarian alam di Kota Jayapura. Integrasi nilai-nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan di Kota Jayapura dapat dilihat melalui kurikulum yang mengedepankan pengajaran tentang tanggung jawab manusia terhadap alam. Keterlibatan komunitas dalam kegiatan pelestarian alam menjadi salah satu dampak positif dari integrasi nilai-nilai Kristen dalam pendidikan lingkunganintegrasi nilai-nilai Kristen dalam pendidikan lingkungan memiliki potensi untuk mendorong pelestarian alam di Kota Jayapura. Nilai-nilai Kristen, seperti tanggung jawab terhadap ciptaan dan kasih sayang terhadap sesama, dapat menjadi dasar yang kuat dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Selain itu, pendekatan pendidikan yang berbasis pada ekoteologi, dapat memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk memahami hubungan antara manusia dan alam.
Instilling PAK Values using Augmented Reality as an Innovative Learning Media Ratu Mofu, Benyamin Dadi; Kolibu, Dirk Roy
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 10 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i10.249

Abstract

This study aims to explore the use of Augmented Reality (AR) technology in Christian Religious Education at Jayapura Joint High School. At Jayapura Joint High School, although there have been various learning methods applied, the use of Augmented Reality (AR) as a learning medium in Christian Religious Education (PAK) has not been used. This shows the untapped potential to improve the student learning experience. This research is a qualitative research. This approach was chosen because it aims to understand the phenomenon that occurs in the context of Christian religious education at Jayapura Joint High School through the use of Augmented Reality (AR) technology. The case study approach, allows researchers to investigate complex phenomena in real contexts. One of the key findings of this study is the improvement of material understanding among students who use AR as a learning medium. Students who learn to use AR show a much higher level of engagement in the learning process compared to traditional learning methods. One of the main challenges is the need for adequate hardware. Research reveals that the use of (AR) in education, especially in instilling PAK (Christian Religious Education) values, shows significant results in increasing student understanding and engagement. The results show that students who learn through AR have a higher level of information retention compared to traditional methods. AR can increase student engagement in PAK learning which has a positive impact on their learning motivation.
Kajian Didaktika Kristen Interdisipliner Mofu, Benyamin Dadi Ratu
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3231

Abstract

Pendidikan Kristen memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan moralitas individu, terutama dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks dan beragam. Namun, terdapat tantangan dalam praktiknya, yaitu kurangnya pendekatan interdisipliner yang dapat memperkaya pengajaran dan relevansi materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan model didaktika interdisipliner dalam pendidikan Kristen yang dapat diterapkan secara praktis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti buku dan artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, sosiologi, dan etika, dalam pembelajaran berbasis nilai Kristen dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran interdisipliner menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis dan relevansi materi ajar dengan konteks sosial yang nyata. Selain itu, penelitian ini menyoroti perlunya pelatihan bagi pendidik untuk memahami pendekatan ini, serta pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan isu-isu kontemporer. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting bagi praktek pendidikan Kristen dan menawarkan solusi untuk tantangan yang ada.