Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Determinan Kejadian Komplikasi Persalinan April Artinanda; Fadliyah Fadliyah; Fira Fira
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i5.993

Abstract

Meski pelayanan ANC telah dilaksanakan, masih banyak kita temui kasus komplikasi persalinan terjadi di sekitar kita yang berdampak pada tingginya angka komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan kejadian komplikasi persalinan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian Case Control Retrospektif. Penelitian dilakukan di Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan dengan populasi seluruh ibu yang menjalani persalinan pada Rumah Sakit Umum Wisata UIT Kota Makassar. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data yang diperoleh, kemudian discreening berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan serta memenuhi jumlah minimal sampel yang dibutuhkan. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko komplikasi persalinan terdiri dari faktor paritas (p=0,019; OR: 3,509 IK95%: 1,324-9,295), Jarak Kehamilan (p=0,006; OR: 4,169 IK95%: 1,594-10,900), kejadian anemia (p=0,004; OR: 4,812 IK95%: 1,716-13,493), dan faktor riwayat komplikasi (p=0,039; OR: 4,714 IK95%: 1,199-18,530). Riwayat komplikasi merupakan faktor determinan kejadian komplikasi persalinan.
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Pencapaian Visi dan Misi di RSU XXX Kabupaten XXX Artinanda, April
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 3 No. 3 (2023): Juli 2023, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v3i3.431

Abstract

Rumah Sakit merupakan suatu fasilitas pelayanan kesehatan oleh karena itu pelayanan yang berkualitas merupakan suatu keharusan dan mutlak dipenuhi oleh setiap rumah sakit dalam rangka pencapaian visi-misi suatu rumah sakit. Tercapainya visi-misi sangat dipengaruhi oleh daya dukung yang meliputi kepemimpinan, kinerja, kerjasama, komunikasi, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel yang akan diteliti adalah budaya organisasi (Kepemimpinan, Kinerja, Kerjasama, Komunikasi dan Pelayanan) sebagai variabel independen serta visi dan misi sebagai variabel dependen. Penelitian dengan pendekatan survei cross sectional adalah jenis survei yang mengamati sebuah objek penelitian, baik satu maupun beberapa variabel, dengan cara menghimpun data pada suatu masa yang sama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di RSU XXX Kabupaten XXX   menunjukan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap pencapaian visi dan misi di RSU XXX Kabupaten XXX. Dari 58 responden sebanyak 23 responden (39,7%) yang merupakan presentase tertinggi memiliki pendidikan S1. Pendidikan akan membentuk karakter seseorang dalam berperilaku.Faktor lain yang juga turut berpengaruh adalah Usia yang mayoritas responden dibawah 30 tahun dengan persentase 56,9%. Faktor masa kerja juga memiliki pengaruh terhadap pencapaian visi dan misi organisasi. Adapun persentase masa kerja pegawai tertinggi di RSU XXX Kabupaten XXX masih dibawah 5 tahun (51,7%). Hasil statistik data dari 58 responden diperoleh nilai ? = 0,042. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel hubungan antara kepemimpinan dengan kepuasan pencapaian visi dan misi rumah sakit.
Pendampingan Dan Sosialisasi Model Yang Tepat Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar Pratiwi, Cici; Surtikanti, Surtikanti; Artinanda, April; Karnely, Karnely; Darwis, Amelia; Lubis, Halimatussakdiyah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i2.584

Abstract

Breastfeeding is a natural activity of giving breast milk to babies or toddlers from the mother's breast. This process is also known as early initiation of breastfeeding where breast milk will only come out after the placenta is released. The purpose of this Community Service Program is to increase the knowledge of breastfeeding mothers in breastfeeding babies. This Community Service Program method is carried out by mentoring and socializing through preparation, implementation and evaluation. Furthermore, pretest and post-test are carried out on all participants. The conclusion of the implementation of this community service activity is that there is an increase in the knowledge and skills of postpartum mothers about the implementation and can apply the right model to breastfeeding mothers properly, especially in the work area of ​​the Tamalanrea Health Center, Makassar City.
Relationship between Knowledge and Family Support Regarding Postpartum Implant Contraception in Postpartum Mothers Riswanti; April Artinanda; Syarifah Masita; Nur Rahmi
Jurnal Life Birth Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Life Birth
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jlb.v9i2.586

Abstract

 Background: Implant contraception is an effort to prevent pregnancy. Efforts made in contraceptive services can be temporary or permanent, where contraception is an important component in reproductive health services so that it can reduce the risk of death and morbidity in pregnancy. Objective: To determine the relationship between knowledge and postpartum implant contraception in postpartum mothers at the Tamalate Health Center in 2025. Method: This research design uses an analytical study with a cross-sectional approach. The population in this study were all mothers giving birth at the Tamalate Health Center in Makassar City, totaling 50 people. The sample in this study were mothers giving birth with a sampling technique using total sampling, which means that the entire population was used as a research sample so that the sample obtained was 50 people. Data collection was carried out using a research instrument in the form of a questionnaire. Data analysis includes univariate analysis by finding the frequency distribution, bivariate analysis using the chi square test. Results: There is a relationship between knowledge and postpartum implant contraception at the Tamalate Health Center in Makassar City in 2025, p value = 0.000 <0.05. There is a relationship between family support and postpartum implant contraception in the Tamalate Health Center Work Area, Makassar City in 2025, p value = 0.001 <0.05. Conclusion: there is a relationship between knowledge and postpartum implant contraception in postpartum mothers in the Tamalate Health Center Work Area, Makassar City in 2025.
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Pencapaian Visi dan Misi di RSU XXX Kabupaten XXX Artinanda, April
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 3 No. 3 (2023): Juli 2023, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v3i3.431

Abstract

Rumah Sakit merupakan suatu fasilitas pelayanan kesehatan oleh karena itu pelayanan yang berkualitas merupakan suatu keharusan dan mutlak dipenuhi oleh setiap rumah sakit dalam rangka pencapaian visi-misi suatu rumah sakit. Tercapainya visi-misi sangat dipengaruhi oleh daya dukung yang meliputi kepemimpinan, kinerja, kerjasama, komunikasi, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Variabel yang akan diteliti adalah budaya organisasi (Kepemimpinan, Kinerja, Kerjasama, Komunikasi dan Pelayanan) sebagai variabel independen serta visi dan misi sebagai variabel dependen. Penelitian dengan pendekatan survei cross sectional adalah jenis survei yang mengamati sebuah objek penelitian, baik satu maupun beberapa variabel, dengan cara menghimpun data pada suatu masa yang sama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di RSU XXX Kabupaten XXX   menunjukan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap pencapaian visi dan misi di RSU XXX Kabupaten XXX. Dari 58 responden sebanyak 23 responden (39,7%) yang merupakan presentase tertinggi memiliki pendidikan S1. Pendidikan akan membentuk karakter seseorang dalam berperilaku.Faktor lain yang juga turut berpengaruh adalah Usia yang mayoritas responden dibawah 30 tahun dengan persentase 56,9%. Faktor masa kerja juga memiliki pengaruh terhadap pencapaian visi dan misi organisasi. Adapun persentase masa kerja pegawai tertinggi di RSU XXX Kabupaten XXX masih dibawah 5 tahun (51,7%). Hasil statistik data dari 58 responden diperoleh nilai ? = 0,042. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel hubungan antara kepemimpinan dengan kepuasan pencapaian visi dan misi rumah sakit.
Pengelolaan Nyeri Persalinan Dengan Teknik Non Farmakologi April artinanda; Ismawati; Fitri H. Sudiamin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2908

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisiologis yang kompleks, namun dapat menimbulkan tekanan psikologis, kecemasan, bahkan trauma apabila tidak ditangani dengan efektif. Pendekatan farmakologi seperti anestesi dan analgesik memang dapat meredakan nyeri, tetapi berisiko menimbulkan efek samping bagi ibu dan janin serta membutuhkan pengawasan ketat. Oleh karena itu, teknik non farmakologi kini semakin banyak digunakan sebagai alternatif yang aman, efektif, dan ekonomis dalam pengelolaan nyeri persalinan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik non farmakologi terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test control group. Sebanyak 30 ibu inpartu dipilih secara purposive dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi yang mendapatkan teknik non farmakologi berupa pijat endorfin, kompres hangat, dan teknik pernapasan dalam; serta kelompok kontrol yang hanya menerima perawatan konvensional.Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada skala nyeri (Numeric Rating Scale) di kelompok intervensi setelah dilakukan perlakuan (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan. Temuan ini memperkuat bahwa teknik non farmakologi memiliki kontribusi positif dalam pengelolaan nyeri persalinan dan dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang holistik.
Deteksi Dini Faktor Risiko Kehamilan Oleh Bidan Artinanda, April; R, Cakrawati
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.1104

Abstract

High-risk pregnancies are a major cause of increased maternal and infant morbidity and mortality. Early detection of pregnancy risk factors by midwives is a strategic step in preventing obstetric complications. This study aims to determine the role of midwives in early detection of pregnancy risk factors and the most common risk factors found in pregnant women. The research method used was descriptive research with a quantitative approach. The sample consisted of 60 pregnant women undergoing prenatal checkups in the working area of ​​Community Health Center X. Data were collected through observation sheets and Maternal and Child Health (KIA) records. The results showed that midwives performed effective early detection of pregnancy risk factors. The most frequently identified risk factors included maternal age, anemia, too close pregnancies, and a history of obstetric complications. The study concluded that early detection of pregnancy risk factors by midwives plays a crucial role in preventing pregnancy complications and improving maternal and fetal safety.
Peningkatan Kesehatan Ibu Dan Anak Melalui Penyuluhan Kebidanan Di Lapangan Orbit Perumnas Antang Blok 1 Artinanda, April
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1008

Abstract

Maternal and child health is one of the key indicators in determining the overall health status of a community. High maternal and infant mortality rates are often caused by a lack of knowledge among mothers regarding reproductive health, pregnancy, childbirth, and newborn care. Therefore, a community service activity in the form of midwifery counseling was carried out at Lapangan Orbit Perumnas Antang Blok 1, aiming to improve maternal knowledge on maternal and child health. The methods used included lectures, interactive discussions, and simple demonstrations related to pregnancy care and newborn care. The results of the activity showed an increase in participants’ understanding of the importance of regular antenatal care, balanced nutrition, danger signs during pregnancy, and basic newborn care. This program is expected to raise awareness among mothers on the importance of maternal and child health, thus reducing the risk of pregnancy complications and improving the quality of family life.
Pendampingan Pembuatan Birth Plan kepada Ibu Hamil sebagai Upaya Menurunkan Kecemasan Menghadapi Persalinan di Lapangan Simpati Perumnas Antang Blok 1 Kota Makassar April Artinanda; Ismawati Ismawati; Zulhaedah Zulhaedah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a period characterized by various physical and psychological changes, including anxiety related to childbirth. High levels of anxiety may negatively affect maternal and fetal health and influence labor outcomes. One strategy to improve childbirth preparedness is the development of a birth plan. A birth plan helps pregnant women and their families understand delivery needs, recognize danger signs, determine the place of delivery, and prepare support systems during childbirth. This Community Service Program aimed to improve pregnant women's knowledge regarding birth plans and reduce anxiety in preparation for childbirth. The program was conducted at simPATI Field, Perumnas Antang Block 1, Makassar City, through health education, birth plan assistance, interactive discussions, and evaluations using pre-tests and post-tests. A total of 30 pregnant women participated in the program. The results showed an increase in participants’ average knowledge scores from 59.7 before the intervention to 87.9 after the intervention. In addition, participants’ anxiety levels decreased from moderate to mild categories following birth plan assistance. These findings indicate that birth plan assistance is effective in improving childbirth preparedness and reducing anxiety among pregnant women. Keywords: Pregnant Women, Birth Plan, Anxiety, Childbirth ABSTRAK Kehamilan merupakan periode yang disertai berbagai perubahan fisik dan psikologis, termasuk munculnya kecemasan menjelang persalinan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin serta memengaruhi proses persalinan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu ibu hamil mempersiapkan persalinan adalah melalui penyusunan birth plan atau rencana persalinan. Birth plan membantu ibu hamil dan keluarga memahami kebutuhan persalinan, mengenali tanda bahaya, menentukan tempat persalinan, serta mempersiapkan dukungan selama proses persalinan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang birth plan serta menurunkan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan simPATI Perumnas Antang Blok 1 Kota Makassar dengan metode edukasi kesehatan, pendampingan penyusunan birth plan, diskusi interaktif, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 59,7 menjadi 87,9 setelah edukasi. Selain itu, terjadi penurunan tingkat kecemasan peserta dari kategori sedang menjadi kategori ringan setelah dilakukan pendampingan penyusunan birth plan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan birth plan efektif meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan serta membantu mengurangi kecemasan selama masa kehamilan. Kata Kunci: Ibu Hamil, Birth Plan, Kecemasan, Persalinan