Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Sukarame Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis Sorongan , Rinna Merlin; Patricia Jeaneth Cyntia Kojongian; Lumimuut Pingkan Rambitan; Widia Lusye Legoh; Reno Raven Derek; Olivia Kawulusan; Grace Amanda Kairupan; Roles Rumengan; Vivi Aganitji Pamikiran; Rama Presley Kambey
Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v4i2.1335

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong gaya hidup sehat berbasis lingkungan pada keluarga melalui edukasi digital. Tantangan kesehatan modern menuntut pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga pada lingkungan keluarga dan penggunaan teknologi digital. Program ini dilaksanakan di Desa Rap-Rap Kec. Minahasa Selatan dengan melibatkan 22 keluarga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi praktis, pengembangan materi edukasi digital (video, infografis, modul daring), serta sesi diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai gizi seimbang, pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Peserta juga menunjukkan peningkatan kemauan untuk mengadopsi gaya hidup sehat berbasis lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, didukung oleh kemudahan akses informasi melalui platform digital. Diharapkan program ini dapat menjadi model bagi pengembangan literasi kesehatan berkelanjutan yang terintegrasi dengan teknologi dan kesadaran lingkungan.
Keanekaragaman Dan Kepadatan Teripang Taman Nasional Bunaken Pulau Manado Tua Roles Rumengan; Bulfrit Berstian Rajagukguk; Rama Presley Kambey
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 3 No 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v3i2.4438

Abstract

Kelompok teripang merupakan sumberdaya ekosistem laut yang mempunyai nilai ekonomis penting. Permintaan pasar, jenis yang mudah ditangkap dan ditemukan, serta belum ada manajemen penangkapan berkelanjutan akan membuat populasi spesies pada kelompok ini menjadi status terancam. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur biodiversitas dan kepadatan teripang di pulau Manado Tua Perairan Taman Nasional Bunaken dengan mengunakan metode deskriptif. Lokasi pengambilan sampel terdiri dari 4 stasiun. Pada setiap stasiun penelitian dipasang transek dengan luasan 50 x 100 meter. Terdapat 7 jenis teripang yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu Holothuria vacabunda, H marmoreta, H altra, H hilla, H scabra, Stichopus horrens, dan Bohadschia argus. Total individu yang didapatkan yaitu 235. Nilai indeks keanekaragaman yang didapatkan pada penelitian ini adalah 1.495, dimana H'<2 yang artinya keanekaragaman populasi cenderung rendah. Nilai ndeks kepadatan teripang menunjukan bahwa kepadatan teripang berkisar antara 0,0001-0,0036 individu/m2 sedangkan total kepadatan teripang pada perairan pulau Manado Tua sekitar 0.0118 individu/m2.