Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Program Sekolah Ramah Anak Di SDN Tangerang 3 Astri Sri Utami; Puspa Asterina Novita; Musringudin
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1440.135-147

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi program sekolah ramah anak yang dilaksanakan SDN Tangerang 3. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) yang dicetuskan oleh Stufflebeam. Adapun pendekatan kajian ini menggunakan kualitatif-studi kasus, dimana data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada SDN Tangerang 3. Sedangkan analisa data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil kajian ini diperoleh, bahwa: (1) Dalam pelaksanaan program Sekolah Ramah Anak sesuai dengan kebutuhan saat ini menjadi salah satu alternatif penanggulangan kekerasan pada anak khususnya di lingkungan sekolah. Selain itu, program ini sesuai dengan program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah; (2) program Sekolah Ramah Anak di SDN Tangerang 3 sudah memiliki sumber daya manusia mealie pembentukan Tim Pelaksana Sekolah Ramah Anak dan juga Tim Penanggulangan Kekerasan. Di samping itu, prinsip-prinsip ramah-anak telah dimasukkan dalam kurikulum yang terdapat di SDN Tangerang 3; (3) Pelaksanaan program SRA telah dilaksanakan dengan baik melalui program jangka pendek, menengah, dan panjang dalam pelaksanaan program Sekolah Ramah Anak; (4) Berdasarkan indikator capaian keberhasilan program, terutama pada hasil pelaksanaan program secara keseluruhan sudah berada pada capaian yang baik sebagai sekolah penyelenggara sekolah ramah anak.
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Budaya Kerja Guru SD Negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang Aan Supiati; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 7 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i6.2098

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu aspek yang berkontribusi terhadap kinerja guru adalah pengawasan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri Gugus 1 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru, baik dari bidang perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pengajaran, hingga evaluasi hasil belajar siswa. Pengawasan yang efektif, yang meliputi bimbingan profesional, pemberian umpan balik konstruktif, serta dukungan dalam pengembangan kompetensi guru, terbukti meningkatkan motivasi dan efektivitas pengajaran di kelas. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam melakukan supervisi yang bersifat membimbing dan memberdayakan guru untuk meningkatkan kinerja mereka. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan frekuensi dan kualitas pengawasan kepala sekolah serta penyediaan program pelatihan bagi guru guna meningkatkan profesionalisme mereka dalam mendidik siswa.
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang Aan Supiati; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 7 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i6.2099

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Salah satu aspek yang berkontribusi terhadap kinerja guru adalah supervisi kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di SD Negeri Gugus 1 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru, baik dari segi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pengajaran, hingga evaluasi hasil belajar siswa. Supervisi yang efektif, yang melibatkan bimbingan profesional, pemberian umpan balik konstruktif, serta dukungan dalam pengembangan kompetensi guru, terbukti meningkatkan motivasi dan efektivitas pengajaran di kelas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam melakukan supervisi yang bersifat membimbing dan memberdayakan guru untuk meningkatkan kinerja mereka. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan frekuensi dan kualitas supervisi kepala sekolah serta penyediaan program pelatihan bagi guru guna menunjang profesionalisme mereka dalam mendidik siswa.
Pengaruh Budaya Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri Di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang Aan Supiati admin; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v4i1.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Budaya kerja merupakan nilai, norma, dan perilaku yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, yang dapat memengaruhi kualitas kinerja individu dalam organisasi. Kinerja guru yang optimal sangat penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru sekolah dasar negeri di Gugus 1 Kecamatan Periuk. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Budaya kerja yang positif, seperti disiplin, kerja sama tim, inovasi, dan tanggung jawab, berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan kinerja guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Selain itu, ditemukan bahwa dimensi budaya kerja tertentu, seperti komunikasi yang efektif dan kepemimpinan, memiliki peran dominan dalam meningkatkan produktivitas dan profesionalisme guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan budaya kerja yang baik dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan di Kecamatan Periuk dapat mengembangkan program pelatihan dan kebijakan yang mendukung terciptanya budaya kerja yang kondusif bagi guru.
Kebermakaan, Filosofis dan Kerangka Konsep Teori Kinerja Guru Di SDN Priuk Di Gugus 1 Kecamatan Periuk Kota Tangerang Aan Supiati; Hamid Al Jufri; Musringudin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v4i1.2097

Abstract

Kinerja guru merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebermaknaan, landasan filosofis, serta kerangka konsep yang dapat digunakan dalam memahami dan meningkatkan kinerja guru di SDN Priuk, Gugus 1, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif analitis, yang mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru, seperti kompetensi profesional, lingkungan kerja, serta motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebermaknaan dalam kinerja guru tidak hanya berkaitan dengan efektivitas pengajaran, tetapi juga dengan kesejahteraan psikologis dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Dari perspektif filosofis, kinerja guru dapat dikaji melalui pendekatan eksistensialisme dan pragmatisme pendidikan, yang menekankan pada pemenuhan potensi individu serta dampak nyata terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian ini mengusulkan kerangka konsep yang menghubungkan aspek motivasi, lingkungan kerja, serta kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.Dengan adanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebermaknaan dan teori yang mendasari kinerja guru, diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Evaluating the Minimum Competency Assessment (AKM) Program for educational quality assurance: A CIPP model case study at an indonesian public elementary school Sri Armastuty Hartini; Musringudin; Istaryatiningtias
International Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and Learning Vol. 4 No. 3 September 2026: International Journal of Post-Axial
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/postaxial.v4i3.1553

Abstract

This study evaluates the implementation of Indonesia’s Minimum Competency Assessment ( Asesmen Kompetensi Minimum , AKM) program as an instrument of educational quality assurance at elementary school, using Stufflebeam’s Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation model. A qualitative evaluative design was employed, involving 22 participants: the school principal, five grade-five teachers, one school operator, and fifteen grade-five students. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation review, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña (data reduction, data display, and conclusion drawing/verification), with credibility established through source, method, and time triangulation and member checking. The findings show that: (1) the contextual conditions were favourable, marked by accurate stakeholder understanding of AKM as a diagnostic tool, an active school literacy culture, and supportive policy and environmental conditions; (2) input readiness was adequate, reflected in collaborative instructional leadership, sufficient computer-based national assessment infrastructure, a sustained long-term preparation strategy, and full (100%) participant attendance; (3) the implementation process complied with national procedures, supported by effective team coordination, responsive handling of technical constraints, and a documented culture of post-assessment reflection; and (4) the resulting outcomes indicate a positive contribution to quality assurance, with 73.33% of students reaching the proficient/advanced level in reading literacy and 76.67% in numeracy, surpassing the school’s revised target of 70% (raised from a baseline of 60%). AKM results were actively used to inform remedial teaching, differentiated instruction, and data-based school planning. The study underscores the importance of strengthening teachers’ data-analysis capacity and transforming contextual literacy and numeracy pedagogy as priorities for continuous improvement.
Evaluating the implementation of a Qur’an memorization program using the Ummi Method: A CIPP model case study at an Indonesian islamic elementary school Saidina; Hamid Al Jufri; Musringudin
International Journal of Post Axial: Futuristic Teaching and Learning Vol. 4 No. 3 September 2026: International Journal of Post-Axial
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/postaxial.v4i3.1580

Abstract

This study evaluates the implementation of a Qur’an memorization (tahfiz) program using the Ummi Method at SDI Baiturrachman Pinang, an Islamic elementary school in Tangerang City, Indonesia, applying Stufflebeam’s Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation model. A descriptive qualitative design was employed, involving the Tahfiz Program Coordinator, Tahfiz teachers, Grade VI students, and parents/guardians, purposively selected until data saturation. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation review, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, with credibility established through source and method triangulation, member checking, and an audit trail. The findings show that: (1) the context component was strongly favourable, with the program explicitly aligned to the school’s Qur’anic vision and mission and well received by parents and the community; (2) the input component was adequate, with half of the eight active Tahfiz teachers formally certified by the Ummi Foundation, dedicated Tahfiz rooms, individual Ummi mushaf copies, and a weekly monitoring record, although multimedia facilities remained limited; (3) the process component ran in a structured and consistent manner through five daily stages (recitation, review, talaqqi, individual recitation, and closing) supported by tiered monitoring and regular internal and external supervision, though parental involvement in home review remained uneven; and (4) the product component was strongly positive, with Grade VI graduates averaging at least one juz of memorization at good tajwid quality, 85% of students meeting the school’s target, and observable gains in students’ religious character, including worship discipline, morals, and confidence in Qur’an recitation. The study’s contribution lies in applying a complete, integrated CIPP evaluation to an Ummi-based tahfiz program at the elementary level and in producing an explicit CIPP instrument grid (mapping components, sub-components, and indicators) that other schools running similar programs can adapt for their own evaluations.