Rokhanah Rokhanah
Universitas Panca Sakti Bekasi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Reward Asyik dalam Pembelajaran Kognitif Sains di TK Rismaba Cikarang Rokhanah Rokhanah; Diana Asa Agustina; Hana Yasmin; Sri Watini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2590

Abstract

Kemampuan kognitif sangat diperlukan oleh anak dalam rangka mengembangkan daya persepsinya berdasarkan apa yang dia lihat, dengar, dan rasakan, sehingga anak memiliki pemahaman yang utuh. Melakukan kegiatan yang mengandung stimulus akan memberi kesempatan anak usia dini mengalami kematangan dalam kemampuan kognitif. Penggunaan dukungan pada anak menggunakan Reward ASYIK dalam kegiatan pembelajaran sains melalui eksperimen menjadi langkah strategis meningkatkan semangat pada anak usia dini. Penelitian yang dilakukan di TK Rismaba Cikarang diharapkan anak menjadi lebih aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan belajar mengajar, dapat mengontrol perubahan tingkah laku peserta didik dengan penguatan, serta membuat anak lebih fokus, yang mana sebelumnya tidak setiap kegiatan anak dapat mengikutinya dengan semangat yang tinggi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Objek penelitian adalah anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Rismaba Cikarang. Ketika anak dapat mengikuti setiap langkah kegiatan maka anak diberikan Reward ASYIK berupa kata-kata “Aku Bisa, Aku Hebat, Aku Berhasil. Yes!!!” oleh pendidik bersama teman lainnya. Dari hasil pengamatan, pemberian Reward ASYIK membuat anak antusias dalam kegiatan pembelajaran, sangat menyenangkan bagi anak, dan dapat meningkatkan minat belajar anak di lembaga TK Rismaba Cikarang.
Implementasi Kreativitas Guru Dalam Merancang Permainan Interaktif Untuk Stimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Rismaba Cikarang Rokhanah Rokhanah; Choiriyah Chalid; Sudi Suhardjo
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kreativitas guru dalam merancang permainan interaktif untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK Rismaba Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru kelompok B yang mengimplementasikan permainan interaktif dalam kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan kreativitasnya dalam merancang permainan interaktif melalui kemampuan memodifikasi permainan, mengembangkan media pembelajaran, menyesuaikan kegiatan dengan karakteristik anak, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Implementasi tersebut memberikan stimulasi terhadap kemampuan berpikir kritis anak yang ditunjukkan melalui kemampuan mengamati, aktif bertanya, mengemukakan pendapat, memecahkan masalah sederhana, dan menyimpulkan hasil kegiatan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi kreativitas guru dalam merancang permainan interaktif berperan dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK Rismaba Cikarang. Oleh karena itu, kreativitas guru perlu terus didukung dan dikembangkan oleh lembaga pendidikan melalui penyediaan fasilitas, media pembelajaran, serta kesempatan mengikuti pelatihan profesional sehingga proses pembelajaran menjadi lebih inovatif dan mampu mengoptimalkan perkembangan berpikir kritis anak.