Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM PELESTARIAN ALAM (STUDI PADA TRADISI BEKARANG DI DESA JIWA BARU KABUPATEN MUARA ENIM) Mad Uzhul Yayan Niadi; Yenrizal Yenrizal; Sepriadi Saputra
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Januari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul, “Komunikasi Lingkungan Dalam Pelestarian Alam (Studi Pada Tradisi Bekarang di Desa Jiwa Baru Kabupaten Muara Enim)”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana bentuk dari komunikasi lingkungan dalam tradisi Bekarang sebagai upaya pelestarian lingkungan di Desa Jiwa Baru, serta untuk mengetahui simbol-simbol komunikasi yang di maknai dalam tradisi Bekarang di Desa Jiwa Baru. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Interaksionisme Simbolik yang di kemukakan oleh Herbert Blummer, dengan kajian melihat pemaknaan yang di timbulkan dari berbagai pesan atau interaksi yang kemudian di simbolkan. Metode pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, ditemukan nya berbagai hal yang kemudian di jadikan sebagai simbol dari Tradisi Bekarang yang salah satu diantara nya adalah sungai ayah puhon dimana di sungai inilah di laksanakan nya Tradisi Bekarang dan kemudian di tetapkan sebagai sungai adat. Selain itu, bentuk komunikasi lingkungan yang ada di Bekarang ini adalah bagaimana bentuk interaksi yang terjadi antar pelaku komunikasi yang ada yang pesan nya berupa larangan dan aturan yang ada di antara seluruh warga mengenai etika dan tata cara yang baik dalam menangkap ikan sehingga tidak merusak ekosistem sungai dan tidak menyakiti ikan. Adapun larangan yang di terapkan adalah dilarang menggunakan racun serta alat tangkap ikan yang tajam, dan dapat melukai ikan, serta berupa larangan untuk tidak mengambil ikan di luar waktu yang telah sepakati bersama.
OPINION OF INTERNAL PARTICIPANTS ON INTERNAL CONSTRANTS OF DISKOMINFO BANGKA BARAT IN SUBMITTING INFORMATION THROUGH THE NEWS Tri Oktaviani; Sepriadi Saputra
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 1 No 02 (2022): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Oktober 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research journal is entitled "Opinion of Internship Participants on Internal Constraints of Diskominfo West Bangka in Conveying Information through News". This study aims to describe the internal constraints of Diskominfo West Bangka in delivering information through news. This topic was chosen because the apprentices felt that it was not ideal, this condition made the West Bangka Discominfo need to be aware of and understand the obstacles experienced in conveying information so as to avoid the lack of coverage. The research method is descriptive and qualitative, through the researcher using data sources from interns as well as the authors of this study, using in-depth observations and interviews with three journalists from Diskominfo West Bangka. The results showed that the internal obstacles in the West Bangka Diskominfo were the lack of journalistic soft skills and the lack of human resources.
PERSEPSI REMAJA TENTANG TAYANGAN PROGRAM HSS (HOLYWINGS SPORT SHOW) DI NET TV Miranti Eltari; Yenrizal Yenrizal; Sepriadi Saputra
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi Januari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Holywing Sport Show Merupakan tayangan olahraga yang didirikan dalam kemasan Entertainment yang menarik dapat menjadi hiburan menarik yang berbeda bagi pemirsa dan tentunya mendorong tumbuh positifnya olahraga seni bela diri di indonesia dan dapat mendorong pontensi tinju di indonesia yang sempat mati suri dalam pertandingan ini. Banyak remaja di Kelurahan 15 Ulu yang menggemari tayangan ini sebagai hiburan bagi mereka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan Analisis Distribusi Frekuensi. Pendekatan kuantitatif adalah suatu penelitian yang mana hasilnya akan disajikan dalam bentuk deskripsi dan dengan menggunakan angka-angka.Setelah dilakukan penelitian Menurut Teori Used and Gratification dengan Asumsi teori yaitu Pengawasan ialah kepuasaan yang berasal dari penggunaan media berupa penggumpulan informasi yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa remaja di kelurahan 15 Ulu Menyukai Pertandingan Antara Paris Fernandes dengan Jakson karmela. Ditujukan dengan “Indikator Penyerapan Terhadap Rangsang” yang mempunyai Nilai 3,25.“Indikator Pengertian Atau Pemahaman” dengan Skor Rata-rata 3,14 hal ini dapat dipahami bahwa remaja memahami pertandingan paris fernandes dan jakson karmela sangat baik. Pada “Indikator Penilian atau Evaluasi” 2,68 maka dapat dilihat bahwa remaja di kelurahan 15 Ulu memberikan penilian mengenai mengenai pertandingan antara Faris Fernandes dan Jakson Karmela sangat baik.
Tanda Peringatan Wacana Persuasif sebagai Larangan Membuang Sampah di Terminal Sako Kota Palembang Fadilla; Sepriadi Saputra; Dian Maulina
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 2 (2024): NJMS - September 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana Persuasif merupakan ajakan kepada seseorang untuk mempengaruhi pembacanya untuk melakukan tindakan sesuai yang diharapkan penulis. Agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan supaya lingkungan menjadi bersih, sehat, dan nyaman. Maka dari itu dibutuhkan pemasangan tanda peringatan dengan menggunakan wacana persuasif untuk mengajak masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanda peringatan yang baik pada wacana persuasif larangan membuang sampah dan untuk mengetahui pendapat masyarakat terhadap larangan membuang sampah di Terminal Sako Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sikap Carl Hovland yang menjelaskan bagaimana sikap seseorang terbentuk dan bagaimana sikapnya dapat berubah melalui proses komunikasi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik analisis deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang tidak hanya memasangkan tanda peringatan larangan membuang sampah di Terminal Sako tetapi juga mengusulkan adanya mobil pengangkutan sampah pada pagi dan sore dan juga menyediakan TPS terdekat (Tempat Pembuangan Sampah) agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan
KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA/I INTROVERT DALAM MEMBANGUN KEAKRABAN DI KAMPUS UIN RADEN FATAH PALEMBANG FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK 2020/2021 Annisa Indi Kirani; Kun Budianto; Sepriadi Saputra
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 3 No. 2 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v3i2.3705

Abstract

Mahasiswa merupakan mahkluk sosial yang senantiasa membutuhkan serta dibutuhkan teman sebaya. Kampus merupakan tempat yang berperan penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual, komunikasi interpersonal dan kemampuan untuk menciptakan hubungan sosial yang baik dengan orang lain. Seorang yang introvert sifatnya tenang, lebih suka menarik diri, dan tidak pandai bergaul. memilih kepribadian introvert dibandingkan extrovert, karena berdasarkan fenomena yang peneliti temukan pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang remaja yang memiliki kepribadian introvert ini menjadi salah satu bagian dari permasalahan sosial di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pada data– data penelitian yang akan dihasilkan berupa kata–kata melalui pengamatan dan wawancara. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam-dalamnya, yang lebih ditekankan adalah persoalan kedalam (kualitas) data bukan banyaknya (kuantitas) data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kepribadian introvert lebih menutup diri dan berkomunikasi sewajarnya dengan teman pergaulannya di kampus. Mahasiswa-mahasiswi introvert juga lebih menutup diri dari teman nya, mereka tidak nyaman dan tidak terbuka berkomunikasi mengenai informasi pribadi, karena mereka berfikir itu tidak penting dalam sebuah komunikasi dengan teman.Proses komunikasi interpersonal kepribadian introvert dengan teman pergaulan di kampus ini banyak yang berani untuk memulai suatu komunikasi duluan, karena teman itu sudah dekat dengannya. Mahasiswa-mahasiswi introvert ini juga cenderung tidak dapat menyuarakan apa yang mereka rasakan, lebih baik di pendam oleh dirinya sendiri daripada harus cerita kepada teman, karena mereka berfikir itu takut membuat teman nya tersinggung. Mahasiswa yang memiliki kepribadian introvert, tidak pandai merespon dan mengungkapkan dengan kata-kata maksud mereka untuk memberikan feedback atau saran kepada teman mereka.
DAMPAK KOMUNIKASI INTERPERSONAL PIMPINAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I PALEMBANG Mutia Puji Lestari; Sepriadi Saputra; Gita Astrid
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.864

Abstract

Kinerja pegawai di lingkungan kerja dengan tekanan tinggi, seperti Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi antara pimpinan dan bawahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mampu membangun hubungan kerja yang positif, meningkatkan kepercayaan, serta mendorong semangat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dan seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal pimpinan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling terhadap 90 responden. Teori yang digunakan adalah Leader–Member Exchange (LMX). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal pimpinan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), nilai koefisien regresi sebesar 0,780, dan nilai R² sebesar 0,828. Artinya, 82,8% kinerja pegawai dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal pimpinan, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.
DAMPAK KOMUNIKASI INTERPERSONAL PIMPINAN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I PALEMBANG Mutia Puji Lestari; Sepriadi Saputra; Gita Astrid
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 1 (2025): JSER, June 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i1.864

Abstract

Kinerja pegawai di lingkungan kerja dengan tekanan tinggi, seperti Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi antara pimpinan dan bawahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mampu membangun hubungan kerja yang positif, meningkatkan kepercayaan, serta mendorong semangat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dan seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal pimpinan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling terhadap 90 responden. Teori yang digunakan adalah Leader–Member Exchange (LMX). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal pimpinan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), nilai koefisien regresi sebesar 0,780, dan nilai R² sebesar 0,828. Artinya, 82,8% kinerja pegawai dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal pimpinan, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.