Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kurikulum Merdeka: Transformasi Pendidikan SD Untuk Menghadapi Tantangan Abad ke-21 Paskha Marini Thana; Sri Hanipah
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abad ke-21 telah menghadirkan tantangan yang kompleks dan beragam di berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Pendidikan harus mengalami transformasi yang signifikan untuk menghadapi tantangan masa depan yang semakin dinamis dan mengikuti perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial. Oleh karena itu, transformasi pendidikan akan menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi mendatang untuk menghadapi tuntutan jaman. Dalam proses transformasi pendidikan, sekolah dan guru memiliki peranan yang sangat penting. Sekolah Dasar sebagai lembaga pendidikan formal memiliki peran krusial sebagai tempat untuk menerapkan inovasi pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Sementara guru sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan kurikulum dan pembelajaran perlu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif, membantu siswa memiliki keterampilan abad 21 serta lebih terampil dalam literasi digital. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di SD Inpres Kampung Baru, dengan hasil penelitian yaitu secara keseluruhan, SD Inpres Kampung Baru Merauke telah berhasil dalam mengintegrasikan keterampilan abad 21 ke dalam kurikulum merdeka belajar, dan peran kepala sekolah serta guru telah berperan penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang berhasil dan bermanfaat bagi siswa.
Pelestarian dan Nilai Sosial Permainan Tradisional Kweritop Pada Siswa SMP Laurensia Elya Puspita; Paskha Marini Thana; Deddy Abdianto Nggego; Doddy A Longgy; Rikardus Feribertus Nikat
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7973

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, pendidikan, dan sosial, namun keberadaannya semakin terancam akibat meningkatnya dominasi permainan digital di kalangan generasi muda. Permainan tradisional Kweritop yang berasal dari masyarakat Wambon di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang memiliki potensi dalam mendukung pelestarian budaya serta penguatan nilai sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran permainan Kweritop sebagai media pelestarian budaya dan penanaman nilai sosial pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi audiovisual terhadap siswa SMP Negeri Gudang Arang dan SMPK Yohanes Eart Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta identifikasi pola perilaku sosial dan pemahaman budaya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Kweritop berperan dalam pelestarian budaya melalui pengalaman budaya dan pengetahuan budaya dengan melibatkan siswa secara langsung dalam aktivitas permainan serta mengintegrasikannya dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, permainan Kweritop mampu menanamkan berbagai nilai sosial seperti tolong-menolong, kesetiaan, empati, disiplin, kerja sama, dan toleransi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kweritop tidak hanya menjadi bentuk permainan tradisional, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang mendukung perkembangan sosial siswa. Oleh karena itu, integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran sekolah perlu dikembangkan sebagai strategi pelestarian budaya lokal di era digital.
Pengembangan Buku Algoritma Euclid Untuk Perhitungan FPB dan KPK Astuti Astuti; Paskha Marini Thana; Sri Hanipah; Mulyono Mulyono; St Budi Waluya
Jurnal Panrita Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Panrita-June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhamamdiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/panrita.v6i1.331

Abstract

The fundamental mathematical concepts acquired at the elementary level include the calculation of the greatest common divisor (GCD) and the least common multiple (LCM). It is undeniable that students encounter challenges when attempting to solve and determine the value of GCD and LCM. A prevalent pedagogical practice observed in the classroom is the exclusive reliance on methods derived from textbooks. Accordingly, this research is designed to provide educators with additional resources for implementing alternative methods in teaching the material related to GCD and LCM, with a particular focus on facilitating calculations involving large numbers. This study used the research and development method. The data used were the results of expert judgment from mathematics experts. The product produced from this research is the Euclid algorithm book on the calculation of GCD and LCM, for elementary school teachers. This book received a good response from the experts with an average assessment value of 4.43 or classified as very good so it is suitable for use as a reference for teachers.