Ida Chairanna Mahirawatie
Jurusan Keperawatan Gigi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERIODONTITIS PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Delina Delina; Endang Purwaningsih; Ida Chairanna Mahirawatie
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i2.717

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Mellitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin yang menyebabkan manifestasi rongga mulut berupa peradangan pada jaringan gingiva dan destruksi tulang alveolar. Masalah: Periodontitis merupakan komplikasi yang paling sering terjadi pada penderita Diabetes Mellitus, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Daerah (Riskesdas, 2013) Periodontitis pada penderita Diabetes Melitus ini memiliki tingkat prevalensi yang tinggi hingga mencapai angka 75%, ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya periodontitis pada penderita Diabetes Melitus seperti faktor lokal, sistemik, dan perilaku penderita Diabetes Melitus. Pengendalian periodontitis pada penderita Diabetes Melitus dapat dilakukan dengan cara terapi, serta memodifikasi perilaku dan mengontol kadar gula darah penderita Diabetes Melitus. Tujuan: Systematic Literature Review ini bertujuan menjelaskan faktor lokal, sistemik dan perilaku yang mempengaruhi periodontitis pada penderita Diabetes Melitus. Metode: metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Hasil: hasil Review faktor lokal seperti usia, dapat berpengaruh terhadap periodontitis pada penderita Diabetes Melitus. begitu juga dengan faktor sistemik dan faktor perilaku seperti pengetahuan cara menyikat gigi, dukungan keluarga, pelayanan kesehatan dan sikap patuh terhadap mengkonsumsi antidiabetes dapat berpengaruh terhadap periodontitis pada penderita Diabetes Melitus.
PERAN ORANG TUA DENGAN KARIES GIGI PADA ANAK PRASEKOLAH Rizkiana Fahmi; Silvia Prasetyowati; Ida Chairanna Mahirawatie
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i2.713

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi masih menjadi salah satu masalah yang paling sering terjadi pada masyarakat Indonesia, bukan hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Pada anak usia prasekolah, pemeliharaan kesehatan gigi mereka masih bergantung kepada orang tua terutama ibu sebagai orang terdekat dengan anak. Mulai tumbuhnya gigi merupakan proses penting dari pertumbuhan seorang anak. Masalah dalam penelitian ini tentang karies gigi pada anak prasekolah dalam kategori buruk. Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan anak usia 5-6 tahun yang mengalami karies gigi sebanyak 93%, hal ini tidak sesuai dengan target WHO dan FDI dimana 50% dari anak usia 5-6 tahun bebas dari karies gigi.  Tujuan literature review: Menejelaskan peran orang tua dengan karies gigi pada anak prasekolah. Metode: jenis penelitian dengan menggunakan metode systematic literature review. Hasil Penelitian: Dari hasil review menunjukkan sebgian besar orang tua memiliki peran dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak prasekolah dalam kategori kurang. Sebagian besar anak usia pra sekolah 3-5 tahun mengalami karies gigi dengan kategori berat.
EFEKTIVITAS MENGUNYAH BUAH JAMBU AIR HIJAU CAMPLONG DAN BUAH JAMBU AIR KUSUMA MERAH TERHADAP PENURUNAN DEBRIS INDEKS Ardi Tutur Pratama; Silvia Prasetyowati; Ida Chairanna Mahirawatie
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 1, No 3 (2020): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v1i3.549

Abstract

Penelitian adalah kesehatan gigi dan mulut pada siswa kelas 4 SDN Batukerbuy IV Pamekasan yaitu tingginya angka debris indeks. berdasarkan data pemeriksaan debris indeks yang dilakukan, menunjukkan bahwa rata-rata debris indeks siswa sebesar 2,01 yang termasuk dalam kategori buruk. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas mengunyah buah jambu air hijau camplong dan buah jambu air kusuma merah terhadap penurunan debris indeks siswa-siswi kelas IV SDN Batukerbuy IV Pamekasan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimen dengan rancangan pretest dan posttest desain. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa, metode pengumpulan data dengan cara observasi. teknik analisa data yang digunakan uji T tidak berpasangan (independent sample T-test). Hasil: pada penelitian ini diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,035yang berarti nilai p (signifikasi) lebih kecil dari nilai tingkat signifikan α (0,05). Ada perbedaan efektifitas mengunyah buah jambu air hijau camplong dan buah jambu air kusuma merah terhadap penurunan debrisindeks, bahwa mengunyah buah jambu air hijau camplong lebih efektif dibandingkan mengunyah buah jambu air kusuma merah
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK PRA SEKOLAH Wiwi Filman Ningsih; Ida Chairanna Mahirawatie; I.G.A. Kusuma Astuti N.P.
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.771

Abstract

Masalah : Kesehatan gigi dan mulut pada anak merupakan faktor yang harus diperhatikan sedini mungkin, karena kerusakan gigi pada usia anak dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi pada usia selanjutnya. Pada usia 5-6 tahun prevalensi gigi karies masih sangat tinggi yakni 93%, artinya hanya 7% anak Indonesia yang bebas karies gigi. Tujuan : untuk menjelaskan pengetahuan dan sikap ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak pra sekolah. Metode : jenis penelitian ini adalah systematic literature review. Pencarian artikel dilakukan tahun 2015-2020 pada database Garuda, Google Scholar dan Research Gate dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Hasil : berdasarkan hasil literature review pada delapan artikel menunjukan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak pra sekolah dalam kategori baik dan anak memiliki status kesehatan gigi yang baik dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan kurang dan status kesehatan gigi anak buruk. Sikap ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi pada anak pra sekolah dalam kategori baik memiliki anak dengan status kesehatan gigi yang baik, sedangkan ibu yang memiliki sikap kurang memiliki anak dengan status kesehatan gigi yang kurang baik.
PERAN IBU DALAM MENJAGA KESEHATAN GIGI ANAK PRASEKOLAH DENGAN ANGKA KARIES DI TK ISLAM AL-KAUTSAR SURABAYA Niken Laraswati; Ida Chairanna Mahirawatie; Agus Marjianto
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i1.602

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak merupakan faktor yang harus diperhatikan sedini mungkin, karena kerusakan gigi pada usia anak dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi pada usia selanjutnya. Masalah pada penelitian initingginya prevalensi karies gigi di TK Islam Al-Kautsar Tahun 2019 (80%). Keikut sertaan orang tua dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut anak dapat diterapkan dengan memperhatikan perilaku anak mengenai kesehatan gigi dan mulut serta pola makan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ibu dalam menjaga kesehatan gigi anak prasekolah terhadap tingginya angka karies di TK AL Kautsar Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan jumlah responden dalam penilitian ini adalah 39 ibu yang ada di TK Islam Al-Kautsar Surabaya. Metode : Pengumpulan data pada penelitian inimenggunakan pembagian kuesioner kepada ibu. Teknik analisis data : yang digunakan menggunakan perhitungan statistik denganmenggunakan uji Chis quare. Hasil : penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara peran ibu dalam angka karies di TK Islam Al-Kautsar Surabaya.
TINGKAT KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DITINJAU DARI EFEKTIVITAS TEKNIK MENYIKAT GIGI BASS DAN ROLL Vinda Laila Nurfarida Hermanto; Ida Chairanna Mahirawatie; Imam Sarwo Edi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.772

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut keadaan dimana gigi yang berada di dalam rongga mulut dalam keadaan yang bersih, bebas dari plak, kotoran lain yang berada di atas permukaan gigi seperti karang gigi, dan sisa makanan serta tidak tercium bau busuk dalam mulut. MASALAH: Sebanyak 45,3% penduduk mengalami karies gigi dan 14% populasi menderita radang gusi, perilaku menyikat gigi benar pada penduduk Indonesia usia 3 tahun ke atas hanya sebesar 2,8% , sedangkan untuk menyikat gigi setiap hari pada penduduk Indonesia usia 3 tahun ke atas sebesar 94,7%. Dalam proses menuju terwujudnya kebersihan gigi dan mulut terdapat faktor perilaku yang berpengaruh yaitu metode menyikat gigi dengan menggunakan teknik tertentu, teknik Bass dan teknik Roll yang dipakai.Tujuan : Untuk melihat efektifitas teknik menyikat gigi dan mulut dengan teknik bass dan roll dalam menurunkan plak pada anak sekolah (SD, SMP, SMA). Metode : desain penelitian menggunakan literatur review. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan populasi 8 jurnal nasional, pencarian artikel dilakukan tahun 2016-2020. Hasil : Berdasarkan hasil skrinning pada delapan artikel menunjukkan bahwa teknik menyikat gigi bass dapat menurunkan skor plak, sementara teknik roll dapat menurunkan skor plak.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: FAKTOR ORANG TUA TENTANG KEJADIAN KARIES PADA ANAK PRA-SEKOLAH Angen Indra Wicaksono; Ida Chairanna Mahirawatie; Sri Hidayati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 3 (2021): NOVEMBER
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i3.775

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. Kejadian karies gigi banyak dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa Karies gigi umumnya terjadi di negara berkembang. Masalah : Di indonesia prevalensi karies pada anak umur 3-4 mencapai (81,1%),karies akar (13,3%) dan Umur 5-9 karies mencapai (92,6%),karies akar (28,5%) yang menandakan dalam kategori tinggi. Tujuan : Menjelaskan Faktor-faktor orang tua tentang kejadian karies pada anak prasekolah. Metode : jenis penelitian ini adalah Systematic Literatur Review . Pencarian artikel dilakukan tahun 2015-2020 pada database Google Scholar, Garuda dan Research Gate dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Hasil : berdasarkan hasil literature review pada empat belas artikel menunjukan bahwa faktor faktor orang tua tentang kejadian karies adalah faktor pengetahuan, sikap, dan pendidikan orang tua.