Harun Alrasyid
Universitas Hasanuddin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Financial behavior of the millenial generation: financial literacy, financial intelligence, financial inclusion Harun Alrasyid; Sultan
Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasafint.v7i1.15-22

Abstract

The millennial generation has become a hot discussion issue in society and is currently the main focus, because it shows substantial influence in the era of globalization. In financial management, the millennial generation faces very difficult challenges caused by lifestyle and a lack of in-depth understanding of financial aspects. This research aims to determine the influence of financial literacy, financial intelligence and financial inclusion on the financial behavior of the millennial generation. This research is quantitative research using primary data. The population in this study is the millennial generation of Palopo city aged 24 to 39 years. Those who filled out the research questionnaire were used as a sample of 70 people. The data collection technique uses a questionnaire distributed online from October to December 2023. The data collection method uses a saturated sampling method. The analysis method used is multiple linear analysis with the help of SPSS version 26 software. The research results show that partially using the t test it is concluded that financial literacy, financial intelligence and financial inclusion have a positive and significant effect on financial behavior. Simultaneously there is an influence of financial literacy, financial intelligence and financial inclusion on the financial behavior of the millennial generation in Palopo City.
PRAKTEK AKUNTANSI DALAM RUMAH TANGGA Harun Alrasyid; Poppy Ruddin; Sultan Sultan
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 6, No 2 (2025): REMITTANCE DESEMBER 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol6no2.784

Abstract

This study aims to explore how individuals apply household accounting practices and how these experiences shape families' financial management. Using a qualitative phenomenological approach, the research investigates participants' subjective experiences in recording, organizing, and analyzing their household finances. Data were collected through semi-structured in-depth interviews with individuals or couples responsible for managing family finances, complemented by observations and the analysis of financial documents. The findings reveal that household accounting practices offer significant benefits in enhancing financial awareness, controlling expenses, and supporting the achievement of both short-term and long-term financial goals. Despite several challenges, including limited accounting knowledge, consumerist habits, and differing financial perspectives between spouses, participants demonstrated the ability to adapt by relying on values such as responsibility, simplicity, and religious teachings. This study concludes that household accounting is not merely a technical activity but also a meaningful process that fosters financial awareness and family self-reliance. These insights are expected to serve as a foundation for developing more contextual and practical financial education for households.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana individu menerapkan praktik akuntansi dalam rumah tangga dan bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi pengelolaan keuangan keluarga. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif partisipan dalam mencatat, mengatur, dan menganalisis keuangan rumah tangga mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur kepada individu atau pasangan yang bertanggung jawab atas keuangan keluarga, dilengkapi dengan observasi dan analisis dokumen pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi rumah tangga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesadaran finansial, membantu pengendalian pengeluaran, serta mendukung pencapaian tujuan keuangan jangka pendek dan panjang. Meskipun ditemukan beberapa kendala seperti minimnya pengetahuan akuntansi, kebiasaan konsumtif, dan perbedaan persepsi antar pasangan, partisipan mampu mengembangkan strategi adaptif berbasis nilai-nilai tanggung jawab, kesederhanaan, dan ajaran agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntansi rumah tangga bukan hanya aktivitas teknis, tetapi juga bagian dari proses pembentukan kesadaran dan kemandirian finansial keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan edukasi keuangan rumah tangga yang lebih relevan dan membumi.
The impact of the COVID-19 pandemic on financial report MSMES business practices: A phenomenological analysis Harun Alrasyid; Abdul Malik; Sultan Sultan
Review of Management, Accounting, and Business Studies Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/revenue.v4i1.4852

Abstract

This study delved into the repercussions of the COVID-19 pandemic on the Financial Statements and Business Practices of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Palopo City. Utilizing a qualitative phenomenological approach within an interpretive paradigm, the study involved 3 business owners, 1 consumer, and 1 government representative as informants. Data collection methods included interviews, observation, and documentation. The interactive data analysis method, encompassing data reduction, presentation, conclusion, and verification, was employed. The findings indicated a profound impact of the COVID-19 pandemic on the financial reports and business practices of MSMEs. There was a substantial reduction in turnover across various MSME sectors, particularly affecting wholesale and retail traders, food and beverage, and tourism. According to LIPI's P2E data, micro food and beverage businesses experienced a 27% impact, small businesses at 1.77%, and medium-sized businesses at 0.07%. The study highlighted the pandemic's effects on MSMEs, including decreased sales, income reduction, employee cuts, weakened purchasing power, and increased expenditures.
TRANSFORMASI KOMPETENSI SDM PADA ERA SOCIETY 5.0: TINJAUAN LITERATUR Aegiza Al Sabilillah; Harun Alrasyid; Reski Anggraeni
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 3 (2026): Vol 2. No. 3 Edisi Juni - September 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i3.2606

Abstract

Era Society 5.0 menghadirkan perubahan fundamental dalam dunia kerja melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, dan pendekatan yang berpusat pada manusia. Perubahan tersebut mendorong organisasi untuk melakukan transformasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan lingkungan kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kompetensi SDM yang dibutuhkan pada era Society 5.0 melalui pendekatan library research. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa artikel ilmiah, buku, prosiding, dan publikasi akademik yang relevan dengan tema pengembangan SDM, transformasi digital, dan Society 5.0. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi SDM pada era Society 5.0 berfokus pada empat kompetensi utama, yaitu kompetensi digital, soft skills, kompetensi adaptif, dan kompetensi humanis. Kompetensi digital meliputi literasi teknologi, data, dan kecerdasan buatan, sedangkan soft skills mencakup kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan. Kompetensi adaptif diwujudkan melalui kemampuan belajar sepanjang hayat dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, sementara kompetensi humanis menekankan etika, empati, integritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam menghadapi era Society 5.0 sangat ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan kompetensi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pengembangan SDM.