Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITAL DETOX TIGA JALUR UNTUK PELAJAR DI ERA SOCIETY 5.0 MELALUI ZBG, JDH, DAN JID Rina Dwi Rahayu; Maulidia Riska Sugiyanti; Dyah Arum Arimurti
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24102

Abstract

Perubahan besar dalam kehidupan masyarakat global terjadi akibat pandemi COVID-19, termasuk Indonesia. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak. Kebiasaan peserta didik dalam menggunakan gawai secara berlebihan, bahkan di luar konteks belajar. Adiksi gawai tersebut memberi dampak nyata pada penurunan tingkat konsentrasi, prestasi belajar, serta menurunnya kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi secara sehat. Dalam konteks Society 5.0, yang mengdepankan harmoni antara kemajuan teknologi dan kualitas hidup manusia, penggunaan gawai berlebihan adalah tantangan yang perlu diatasi guna menciptakan peserta didik berkualitas. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut dikembangkan solusi berupa program Digital Detox dengan serangkaian program edukatif seperti: Zona Bebas Gawai (ZBG), Jadwal Detox Harian (JDH), dan Jadwal Interaksi Digital (JID). Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif di dua sekolah menengah yang menerapkan kebijakan penggunaan gawai berbeda. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Sukowono yang sudah menerapkan larangan gawai, dan anggota OSIM MAN 4 Banyuwangi yang belum menerapkan. 90% responden; setuju dengan program Digital Detox, ini merupakan dampak awal nyata dalam meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menggunakan gawai dengan bijak di sekolah. Penelitian ini merupakan dasar yang diharapkan menjadi pijakan dalam pengembangan kebijakan berbasis data mengenai pola penggunaan teknologi oleh peserta didik.
Anatomi Suhu Dan Kalor Dalam Teori Koefisien Muai Pada Logam : Fisika Dasar 1 I Ketut Mahardika; Ernasari; Sri Handono; Agustin Putri Mardiawan; Fitriyah; Rina Dwi Rahayu
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 4 (2023): NJMS - November 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalorimetri merupakan sebuah cara yang digunakan unruk melakukan pertukaran energi secara kuantitatif. Kalor merupakan salah satu materi fisika yang membahasan tentang segala sesuatu yang dapat berpindah antara sistem dan lingkungannya yang disebabkan karena adanya perbedaan temperatur, sehingga dapat menentukan nilai kalor jenis dari suatu bahan. Bentuk dari kalor adalah energi, dengan satuan kalori. Metode yang digunakan dalam penentuan koefisien muai pada logam adalah metode difraksi celah tunggal, dengan langkah kerja yang dimulai dari mengukur panjang awal logam sebelum dipanaskan dan mengukur panjang akhir logam setelah dipanaskan. Hasil akhir setelah logam dipanaskan, sudah dipastikan logam mengalami pertambahan panjang dan memuai. Hal ini dikarenakan logam menerima kalor.