Putri Adinda Manurung
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Penegakan Hukum terhadap Kasus Pencurian Sepeda Motor oleh Anak Muda di Kota Medan: Studi Putusan Nomor: 1816/Pid.B/2023/PN MDN Nur Janna; Putri Adinda Manurung; Rohma Safitri; Isnaniah Isnaniah; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lbn Batu
As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Vol 6 No 1 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i1.5558

Abstract

Theft cases are the most common cases that are most disturbing to the public and detrimental to the parties involved. The law on theft no longer makes perpetrators of theft feel afraid of sanctions. Even though it is very clear that theft is classified as a criminal offense that will be punished according to the level of the theft case. The type of research carried out is empirical legal research, empirical legal research is a type of research that aims to look at the law as a whole and examine how the law functions in society. Empirical legal research methods can also be referred to as sociological legal research because the focus of this research is examining people in their social relationships. And the data collection techniques used were interview methods and literature studies. In the research, the data used is primary data in the form of statements from the Medan Police and the Medan District Court regarding motorbike theft. The results of the discussion were that each defendant was sentenced to prison for 4 (four) years. Causative factors include family or parental factors, environmental factors, economic need factors, and low education factors.
Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Dalam Menanggulangi Tindak Kekerasan di SMPN 2 Medan Putri Adinda Manurung; Hodriani Sitompul
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 1 Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.8112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di SMP Negeri 2 Medan dalam mengatasi kekerasan di lingkungan sekolah. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi (primer), serta literatur relevan seperti buku dan jurnal (sekunder). Subjek penelitian meliputi anggota TPPK, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru PPKn, guru BK, dan lima siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPPK berperan aktif dalam mencegah dan menangani kekerasan dengan melakukan pemantauan, penanganan kasus secara cepat, serta edukasi dan pelatihan. Mereka juga mengedepankan pendekatan konseling, pembinaan karakter, dan sosialisasi kebijakan antikekerasan. Selain itu, TPPK memastikan mekanisme penanganan kekerasan dipahami seluruh warga sekolah, serta berupaya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan sesuai dengan prinsip Sekolah Ramah Anak (SRA).