Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAH NAGARI MANDEH DALAM MEWUJUDKAN MANGROVE SEBAGAI DESTINASI WISATA Ibnu Abbas; M. Ichsan Kabullah
Jurnal Administrasi, Manajemen dan Ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/jaeis.v2i1.56

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Nagari Mandeh dalam menjadikan lahan mangrove yang berada di nagari tersebut agar dapat dibangun suatu tempat wisata yang berbasis alam. Dimana dalam upaya tersebut hal ini juga sangat berdampak terhadap perekonomian masyrakat di Nagari Mandeh itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Strategi Pemerintah Nagari Mandeh dalam mewujudkan mangrove sebagai destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan teori Strategi yang dikemukakan oleh Kotten yang mencakup 4 variabel yaitu strategi organisasi, Strategi program, Strategi dukungan sumber daya dan juga Strategi kelembagaan. Penelitian ini berlokasi di Nagari Mandeh Tarusan dengan unit analisis Pemerintah nagari mandeh. Metode yang diterapkan yaitu metode kualitatif dengan tipe deskriptif, Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi dan obseevasi. Dalam pemilihan informan, menggunakan teknik purposive sampling. Teknik keabsahan data dilaksanakan dengan metode triangulasi sumber. Dari hasil Penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang digunakan oleh pemerintah nagari sudah maksimal. Dimana dalam strategy corporate nya rencana pembangunan wisata mangrove tersebut telah sesui dengan visi dan misi pemerintah nagari mandeh. Dalam strategy Program, program yang dilakukan oleh pemerintah nagari untuk mewujudkan wisata mangrove tersebut telah dilakukan dengan sebaik mungkin, namun masih adanya kendala terkait perizinan lingkungan yang bertentangan dengan perda yang pada saat sekarang ini telah direvisi, ditahun 2023 akan keluar perda baru yang memperbolehkan pembangunan wisata mangrove tersebut. Dalam Resource Support Strategy pemerintah nagari mengalami kendala anggaran pembangunan wisata mangrove, dimana anggran tersebut di alihkan dalam menanggulangi Covid 19, maka dari itu DKP provinsi memberikan fasilitas pembangunan secara fisik terkait pembangunan wisata mangrove. Begitu juga dengan Institutional Strategy dimana struktur yang mengelola wisata mangrove tersebut pemerintah nagari menunjuk Bumnag yang mengelolanya, akan tetapi SOP dalam pelaksanaannya belum ada sampai saat ini.
Collaborative governance in enhancing community welfare through regional flagship programs: a study of tanah datar regency Malse Yulivestra; M. Ichsan Kabullah; Ratih Ratih; Chairunnisa -; Novalinda -
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020266894

Abstract

This study analyzes the implementation of the Ansell and Gash collaborative governance model in the Tanah Datar Regency flagship programs (Progul) and its contribution to community welfare and poverty alleviation. A qualitative case study was conducted using in-depth interviews with 22 informants, supported by observations and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model based on six collaborative governance dimensions. The findings show that all six dimensions were effectively implemented. The programs increased agricultural productivity, expanded access to 1.5% low-interest business credit, produced around 5,000 Qur'an memorizers, and significantly reduced telecommunications blank spots. However, these achievements have not yet significantly reduced the regional poverty rate. Collaborative governance strengthens program implementation, while customary institutions emerge as a crucial collaborative element for sustainable poverty alleviation in the Minangkabau nagari context.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Bank Sampah di Kelurahan Batu Gadang Zahran Mabrukah Tomimi; Ria Ariany; Rozidateno P. Hanida; M. Ichsan Kabullah; Nila Wahyuni
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.5506

Abstract

Sakinah Waste Bank is one of 175 waste banks that are part of the flagship program of the Padang City Government. The community, as one of the local institutions contributing to increased participation in waste management and utilization, plays a role in reducing waste volume, enhancing environmental awareness, supporting natural resource conservation, improving environmental quality, reducing greenhouse gas emissions, empowering communities, enhancing quality of life, and fostering innovation and creativity among the community. Therefore, it is important to design a strategic agenda in the form of community service based on group activities to strengthen community participation in the management and utilization of waste banks. The approach used is adult education or andragogy, where the instructor acts as a facilitator responsible for facilitating the learning process for students to create a productive and harmonious atmosphere. The results of the community service show that the Sakinah Waste Bank can be utilized not only as a waste collection site but also as a learning space for the community and students in waste utilization and management. To achieve this, the Sakinah Waste Bank can establish closer collaboration with academics and utilize socialization and education as media to enhance the community's understanding and capabilities in participation and empowerment at the Sakinah Waste Bank in Batu Gadang Village, Lubuk Kilangan District, Padang City.