Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih
Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Takhayul pada Produk terhadap Kinerja Pemasaran Adek Adek; Agung Kwartama; Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih; Didik Indriawan
MBIA Vol 18 No 3 (2019)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.388 KB) | DOI: 10.33557/mbia.v18i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh takhayul terhadap kinerja pemasaran yang dimoderasi produk. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pemilik bisnis yang percaya takhayul untuk produk. Sampel penelitiannya adalah 200 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purpose sampling dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif menggunakan aplikasi Lisrel versi 8.80 untuk mengolah dan menganalisis data Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh yang signifikan takhayul terhadap produk; pengaruh yang signifikan takhayul produk terhadap kinerja pemasaran; tidak adanya pengaruh yang signifikan takhayul terhadap kinerja pemasaran.
BARCODE SISTEM DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN JASA PENGIRIMAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN Agung Kwartama; Lie adek; Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih; Didik Indriawan
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan peningkatan jumlah penduduk negara Indonesia setiap tahun lebih dari 1,74 % saat ini dengan total jumlah penduduk lebih 270,200,000 ( Berdasarkan data BPS 2020 ) maka tingkat konsumsi barang dan jasa sangatlah besar dalam perkembangannya. Hal ini menjadi pasar yang mengiurkan buat perusahaan yang bergerak di bidang produksi jasa dan konsumsi, ditambah dengan letak geografis serta penduduk dengan pulau-pulau lebih dari 16,684 yang sudah teridentifikasi ( Berdasarkan data Kementrian dalam negeri 2020). Sehingga peran transportasi pengangkutan baik melalui darat, laut dan udara sangat berkembang setiap tahun.Mengingat persaingan bisnis jasa pengiriman barang mengharuskan perusahaan mempersiapkan diri sebaik mungkin jika masih ingin mempertahankan eksistensi dalam dalam pasar saat ini dengan  perusahaan sejenis lainnya. Semakin tinggi kebutuhan masyarakat akan jasa pengiriman barang, membuat banyak perusahaan yang bergerak di bidang jasa ini berlomba agar kualitas jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut lebih unggul dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Jasa pengiriman barang atau jasa ekspedisi akan terus diminati setiap saat  oleh kalangan masyarakat di Indonesia, terutama pada zaman yang canggih ini. Kemajuan teknologi di era globalisasi cenderung membuat masyarakat menyukai segala seuatu yang mudah dan praktis.  Bisnis jasa mengirimkan barang berhubungan dengan hal keterjangkauan wilayah. Jasa pengiriman akan menjadi solusi bagi mereka yang menyukai kemudahan dan kepraktisan dalam mengirimkan barang, selain itu jasa pengiriman juga dirasa sangat efektif dan efisien. Banyaknya masyarakat yang mengirim barang menjadikan jasa pengiriman sangat penting bagi masyarakat. Jarak antara pengirim dan penerima semakin tak terbatas dan jarak tersebut dapat dijembatani oleh jasa pengiriman.
PENGARUH PENGADAAN SPARE PART DAN PERSEDIAAN SPARE PART TERHADAP KELANCARAN KEBERANGKATAN KAPAL MILIK PT. BUANA LINTAS LAUTAN Tbk Agung kwartama; Sumiyatiningsih Sumiyatiningsih; Didik Indriawan; safriana safriana
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan merupakan proses kegiatan untuk pemenuhan atau penyediaan kebutuhan dan pasokan barang atau jasa dibawah kontrak atau pembelian langsung untuk memenuhi kebutuhan. Spare Part kapal adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. Spare part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. Setiap alat berat terdiri dari banyak komponen namun yang akan dibahas adalah komponen yang sering mengalami kerusakan dan penggantian. Untuk mengatasi hambatan tersebut, maka perlunya pengadaan dijalani dengan sebaik- baiknya, mulai dari merancang hubungan yang tepat dengan supplier, memilih supplier, memilih dan mengimplementasikan teknologi yang cocok, memelihara data item yang dibutuhkan dan data supplier, serta menjalin komunikasi dan kerja sama dengan awak kapal dan supplier dalam memenuhi seluruh spare part kapal sehingga muncul solusi yang menjadi pilihan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan skala likert, dimana variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator variabel dijadikan sebagai titik tolak ukur menyusun itemitem instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan, penelitian ini mengambil sample sebanyak 20 orang responden, diharapkan dengan jumlah sample tersebut dapat mewakili populasi yang ada pada perushaan yang dijadikan peneliatian ini.Pengadaan spare part terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelancaran keberangkatan kapal dengan thitung > ttabel (2,094 > 2,052) Persamaan regresi untuk hubungan pengadaan spare part (X1) terhadap kelancaran keberangkatan kapal (Y) didapat Ŷ = 7,765 + 0,424 X1, persamaan ini berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan satu satuan skor pada pengadaan spare part akan diikuti dengan kenaikan atau penurunan skor kelancaran keberangkatan kapal pada PT. Buana Lintas Lautan. Besarnya kenaikan atau penurunan tersebut rata-rata sebesar 0,424 pada konstanta 7,765. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi ketepatan dari proses pengadaan spare part maka akan meningkatkan kelancaran keberangkatan kapal pada PT. Buana Lintas Lautan terutama pada indikator pengadaan spare part dengan metode normal yaitu memiliki rata-rata skor tertinggi sebesar 4,8 yang berarti metode normal membutuhkan waktu yang lebih lama sedangkan jawaban indikator terendah dengan rata –rata skor sebesar 3,9 terdapat pada indikator metode pengadaan spare part dengan metode penunjukan langsung yang berarti metode penunjukan langsung lebih cepat diproses. Kata kunci : Spare part, Pengadaan, Persediaan, operasional dan kapal pengangkut.