Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Stabilitas Harga Beras Terhadap Produksi Padi Sawah Dalam Konteks Inflasi Tahunan Di Sumatera Utara Mariana Eva Yanti; Hardiansyah Sinaga; Mei Linda Sipayung
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 10, No 1 (2026): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v10i1.30053

Abstract

Potensi lahan sebagai sumberdaya alam untuk menghasilkan produksi padi menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan yang juga didukung oleh sikap dan persepsi petani terhadap program. Kabupaten Langkat menjadi salah satu daerah sentra produksi padi di Sumatea Utara dalam pelaksanaan program Brigade pangan. Persepsi petani diukur melalui indikator manfaat program, pemahaman, dukungan pendampingan, dan kesesuaian program, sedangkan sikap petani diukur melalui penerimaan, partisipasi, dan keberlanjutan program. Keberhasilan program dinilai berdasarkan peningkatan kuantitas produksi, kualitas produksi, efisiensi, dan keberlanjutan produksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengathui bagaimana pengaruh sikap dan persepsi petani terhadap keberhasilan program brigade pangan. Penelitian di lakukan di Desa Paya Rengas dan Desa Suka Damai Timur dengan jumlah populasi 30 petani sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan nilai R-Square variabel keberhasilan program brigade pangan sebesar 0,547, artinya variabel Persepsi Petani dan Variabel Sikap Petani berpengaruh terhadap Variabel keberhasilan program sebesar 54,7% dan sisanya sebesar 45,3% dipengaruhi oleh variabel lain. Variabel persepsi petani memberikan pengaruh terhadap Variabel keberhasilan program 0,423 atau 42,3% dan variabel sikap Petani memberikan pengaruh terhadap variabel keberhasilan program sebesar 0,441 atau 44,1%.
Edukasi Mengenai Sektor Pertanian Kepada Generasi Z Dalam Mendukung Sustainable Development Goal (SDGs) Hamela Sari Sitompul; Octasella Ainani As’ad; Nurhadida Nasution; Mariana Eva Yanti; Supriadi Surbakti; Intan Maulina
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Artikel Periode April 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v2i01.4334

Abstract

Generasi Z sangat dibutuhkan dalam sector pertanian untuk meningkatkan produksi pangan dan memungkinkan dalam mengembangkan atau menemukan teknologi baru. Tujuan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah untuk memberikan pemahaman mengenai pertanian dan meningkatkan minat generasi Z dalam sektor pertanian. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemaparan materi kemudian peserta mengerjan kuesioner lalu memparkan hasilnya. Hasil kegiatan ini mendapat respon yang baik dari pihak peserta karena mereka mulai memahami bagaimana pentingnya pertanian kedepannya untuk mempertahan kan kebutuhan pangan masyarakat. Peserta juga menyampaikan gagasanya mengenai program pertanian kedepannya untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini juga menunjukkan perlunya intervensi dari berbagai pihak untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan melalui peranan generasi Z.
Eco-Empathy Project: Penguatan Sikap Sosial Anti-Bullying melalui Kegiatan Agribisnis Berbasis Kelompok Hamela Sari Sitompul; Octasella Ainani As’ad; Nurhadida Nasution; Mariana Eva Yanti; Supriadi Surbakti; Sukri Mulia
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 03 (2025): Artikel Periode Desember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i03.7831

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada kesehatan psikososial peserta didik dan kualitas iklim pembelajaran. Rendahnya empati sosial, kemampuan kerja sama, dan kesadaran kolektif siswa menjadi faktor yang memperkuat potensi munculnya perilaku bullying. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan sikap sosial anti-bullying melalui pendekatan eco-empathy yang diintegrasikan dalam kegiatan agribisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di SMK Nusantara dengan melibatkan 95 siswa SMK sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan analisis kebutuhan mitra, sosialisasi dan pembekalan konsep empati sosial dan anti-bullying, implementasi kegiatan agribisnis berbasis kelompok, serta refleksi dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan empati sosial, kemampuan kerja sama, dan partisipasi aktif siswa, serta meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif bullying di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini mendukung penguatan pendidikan karakter dan implementasi Profil Pelajar Pancasila serta Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya preventif dan edukatif dalam membangun lingkungan sekolah yang inklusif, aman, dan berkarakter.