Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis : 1) Apakah motivasi, pengharapan, insentif,pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparat Sipil Negara pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. 2) Apakah motivasi, pengharapan, insentif, pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparat Sipil Negara pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. 3) Variabel mana yang lebih dominan berpengaruh terhadap kinerja Aparat Sipil Negara pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong.Penelitian dilaksanakan pada BalaiPendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Barombong (BP2IP) Barombong. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Penentuan sampel pada penelitian ini adalah meliputi seluruh pegawai Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong sebanyak 35 orang.. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara dan studi dokumen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif dan analisis regresi linear berganda.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Motivasi, pengharapan, insentif, pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja Aparat Sipil Negara Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. 2) Motivasi, pengharapan, insentif, pendidikan, pelatihan dan pengalaman kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparat Sipil Negara Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong. 3) Variabel pelatihan paling dominan berpengaruh terhadap kinerja Aparat Sipil Negara pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong.