Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak menyerang lansia dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Dari data SKI 2023 (survei kesehatan indonesia), lebih dari setengah lansia di Indonesia (56,8). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor risiko gaya hidup pada pasien hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Bromo, Kecamatan Medan Denai. Metode yang digunakan adalah studi analitik kuantitatif dengan pendekatan case control. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji Chi Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Populasi penelitian adalah 234 hipertensi lansia dengan sampel 80 responden. Yang dipilih menggunakan teknik dua proporsi dan melakukan adanya kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji chi square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan pasien hipertensi lansia (p = 0.014 < 0.05), selanjutnya adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi natrium pada pasien hipertensi lansia (p = <0.001 < 0.05), dan adanya hubungan yang signifikan antara merokok dengan pasien hipertensi lansia (p = 0.001 < 0.05). Hasil uji chi square menunjukan tidak ditemukan hubungan yang signifikan usia (p = 0.431 > 0.05), jenis kelamin (p = 0.459 > 0.05), stres (p = 0.723 > 0.05), kualitas tidur (p = 0.314 > 0.05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Riwayat keluarga, konsumsi natrium dan merokok memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian pasien hipertensi lansia.