Dermina R S Damanik
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Simalungun

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Anggaran Biaya Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Bah Bolon M Ade Kurnia Harahap; Ira Modifa; Virgo Erlano Purba; Dermina R S Damanik; Hendra Sembiring
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i1.885

Abstract

Manajemen konstruksi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dan perlu menguasai dalam menjalankan suatu proyek Salah satu bagian dari manajemen proyek in sendiri adalah biaya konstruksi. Sistem manajemen biaya merupakan salah satu penente keberhasilan kontraktor dalam mengelola proyek terutama dari segi biaya. Keuntungan Finansial yang diperoleh Kontraktor tergantung pada kecakapany membuat perkiraan biaya. Bila Penawaran Harga yang diajukan di dalam proses Lelan terlalu tinggi, kemungkinan besar kontraktor akan mengalami kekalahan Sebaliknya memenangkan lelang dengan harga terlalu rendah, akan mengalami kesulitan dibelakan hari oleh karena itu perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggara proyek untuk merencanakan dan mengendalikan sumber daya seperti material, tenag kerja, pelayanan maupun waktu. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiata pembangunan gedung dan bangunan dibidang konstruksi, diperlukan suatu sarana das perhitungan harga satuan yaitu analisa biaya konstruksi. Dalam kasus ini perhitung manajemen biaya konstruksi dilakukan dengan konsep nilai hasıl
Analisis Penerapan Sistim Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Proyek Pembangunan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kabupaten Simalungun Kecamatan Raya Ira Modifa; Rolando Sihombing; M Ade Kurnia Harahap; Dermina R S Damanik; Wahyu Purnomo
Jurnal Santeksipil Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Santeksipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v4i1.887

Abstract

Tingginya urgensi K3 pada sektor konstruksi di Indonesia membuktikan bahwa Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dapat menjadi acuan yang mengatur berbagai kegiatan didalamnya, serta mengelola K3 secara sistematis dan komprehensif dalam suatu sistem manajemen yang utuh sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penilaian SMK3 pada Proyek Pembangunan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kab. Simalungun Kec. Raya bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerapan SMK3 yang dilaksanakan, faktor apa saja yang menjadi pengaruh terhadap pemenuhan penerapan SMK3 dan selanjutnya memberikan respon sebagai upaya melakukan tindakan perbaikan/improvement. Berdasarkan dari hasil Audit dan analisis yang terdiri dari 166 kriteria (Tingkat Lanjutan) penilaian sebagaimana tercanum dalam PP No.50 Tahun 2012 Tentang SMK3, telah diketahui jumlah kriteria terpenuhi/sesuai yaitu 149 kriteria dengan nilai persentase penerapan sebesar 89,76% dan terdapat 17 Kriteria tidak terpenuhi/tidak sesuai yaitu dengan nilai persentase sebasar 10,24% (Kategori Minor). Hasil tersbut termasuk dalam kategori tingkat penilaian penerapan (Memuasakan). Penerapan SMK3 pada proyek Pembangunan Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kab. Simalungun Kec. Raya yang dilaksanakan oleh CV. JOVITA PERDANA ini telah sesuai dan mengacu pada peraturan perundang - undangan yang berlaku
Analisa Perkerasan Jalan Wibawa Di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Asril Nizar; Deardo Samuel Saragih; Dermina R S Damanik; Novdin M Sianturi; Yudi Armansyah
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.967

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui umur rencana jalan dan mengetahui  LHR dan tebal   perkerasan   jalan yang sudah dilaksanakan. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan cara deskriptif, yaitu dengan memusatkan pada masalah yang ada pada saat sekarang dimana keadaan jalan yang sebelumnya adalah Telford dengan batu padas 10/15, dan di rencanakan oleh pihak pemerintah/perangkat desa dengan Pada perencanaan jalan desa ini digunakan lapisan penetrasi macadam (LAPEN), yang menghubungkan jalan desa untuk memperlancar hubungan dan komunikasi dengan tempat lain, mempermudah pengirimsn hasil produksi ke pasar, baik yang di desa maupunyang di luar,penelitian dapat diperoleh data yang akurat dan cermat. Dari hasil perencanaan perkerasan pada Jalan Wibawa Nagori Karang Anyar Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun di ruas jalan akses antar lingkungan dalam tersebut dari STA 0 + 000 s/d STA 0 + 265 dengan panjang 265 m dan lebar 3 m, 1. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode Bina Marga diperoleh tebal lapis Macadam (Lapen) adalah 7,5 cm dan tebal lapisan pondasi Telford atas adalah 20 cm. Desain Pekerasan Jalan Wibawa untuk Tebal Pondasi Telford  adalah 15 cm, seharusnya 20 cm dengan nilai ITP yg di dapat 7,2. Dengan melihat dan meninjau secara visual dilapangan untuk lokasi pekerjaaan perkerasan lapis penetrasi macadam (Lapen) sudah sebaiknya menggunakan desain Lapis Pondasi Agregat Kelas A sebagai pondsi dasar dan Laston Lapis Aus (AC - WC) sebagai lapis penutup
Analisa Perbandingan Perhitungan Anggaran Biaya Menggunakan Metode Bow Dan Sni Studi Kasus Pada Proyek Rehabilitasi Total Kantor Camat Tarabintang Virgo E Purba; Ira Modifa; Dermina R S Damanik; Novdin M Sianturi; Astri Febry Sinurat
Jurnal Santeksipil Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Santeksipil, Vol 3 No 2 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jsl.v3i2.968

Abstract

Estimasi biaya merupakan hal penting dalam proyek konstruksi. Nilai estimasi biaya yang disusun selanjutnya dikenal dengan istilah Rencana Anggaran Biaya (RAB) Proyek, yang mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumber daya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisiensi dan efektivitas. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan suatu proyek diperlukan suatu sarana dasar perhitungan harga satuan terhadap volume suatu pekerjaan yang dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan analisa SNI dan BOW. Peneliti mengumpulkan data primer dan sekunder yang diperoleh dengan cara observasi langsung dan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka dan dokumentasi yang dipakukan dalam proses pelaksanaan proyek Rehabilitasi Total Kantor Camat Tarabintang. Perhitungan anggaran biaya dilakukan dengan menggunakan metode analisa BOW dan SNI. Hasil perhitungan masing - masing analisa rencana anggaran biaya yang ada didapat perbandingan rencana anggaran biaya antara metode BOW dan SNI. Metode Analisa yang paling ekonomis digunakan ada Metode SNI karena dari hasil perhitungan dengan diperoleh hasil metode BOW sebesar Rp. 1,659,633,317.10 dan metode SNI sebesar Rp. 1,406,968,295,95