Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analysis of Body Work Posture in Midwives During Placental Retention Firdaus Ashari; Rohmat Subodro
Sainteks Vol 20, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v20i1.16178

Abstract

The midwife's working posture when taking the placenta attached to the uterus of the laboring mother manually shows the body's posture which can cause musculoskeletal disorders. This research aims to know and study the assessment of the REBA method for midwife workers' posture in the prevention of musculoskeletal disorders. This research method is a type of observational analytic study that uses descriptive qualitative in total sampling among midwife workers. Data was collected using a REBA sheet. The results showed the results of the assessment using REBA with a final score of 13 has a level of risk "Very High" and requires immediate corrective action. This risk is caused by the back being bent and twisting laterally, the midwife's neck twisting laterally, the upper arm of the worker experiencing flexion, and the position of the arm is raised away from the body due to the position of the uterus being far and narrow. Suggestions given are efforts to control engineering, the provision of work procedures, and the procurement of healthy safety work.
PEMBERDAYAAN EKONOMI IBU-IBU ORANG TUA TUNGGAL PADA KELOMPOK BUNDA BERDAYA DI KARANGANYAR JAWA TENGAH Aji, Lintang Pamugar Mukti; Hermawan, Ian Aji; Ashari, Firdaus; Yulianto, Johan; Widiastuti, Marsha Erina
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15526

Abstract

Permasalahan yang dihadapi setiap pelaku usaha mikro biasanya selalu hampir sama yaitu diantaranya pengolahan bahan baku masih manual atau belum menggunakan peralatan yang moderen dan pencatatan keuangan yang belum baik. Hal yang sama dihadapi oleh mitra pengabdian yaitu Kelompok Bunda Berdaya (KBB) di Jaten Karanganyar ini yang kebanyakan anggotanya berisikan orang tua tunggal yaitu belum adanya mesin berteknologi tepat guna yang menunjang produksi sehari-hari, sedangkan produksi saat ini masih dilakukan secara manual dan tradisional, sehingga produksi terbatas jika pesanan banyak, pekerja harus bekerja lembur, walaupun sudah bekerja lembur namun tetap saja belum cukup. Pemasaran produk juga masih disekitar wilayah Jaten dan sekitarnya saja serta pencatatan keuangan jufa belum terlaksana dengan baik. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan yang menunjang produktivitas dan dapat meningkatkan pendapatan Kelompok Bunda Berdaya (KBB) beserta keluarganya dan masyarakat sekitar dengan memberikan solusi atau jalan keluar yaitu dengan mengadakan pelatihan-peletihan yang berkaitan dengan masalah-masalah yang sedang dihadapi mitra. Hasil akhir yang diharapkan yaitu dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada mitra pengabdian yaitu Kelompok Bunda Berdaya (KBB) mitra bisa menggunakan mesin teknologi tepat guna yang bisa menngkatkan proses pembuatan adonan sehingga bisa meningkatkan jumlah produk dan pada akhirnya bisa meningkatkan laba, bisa menggunakan mesin vacum dan pengemasan produk sehingga produk bisa dikemas dengan baik dan bisa tahan lama serta bisa membuat administrasi keuangan meskipun secara sederhana.
PEMBERDAYAAN EKONOMI IBU-IBU ORANG TUA TUNGGAL PADA KELOMPOK BUNDA BERDAYA DI KARANGANYAR JAWA TENGAH Aji, Lintang Pamugar Mukti; Hermawan, Ian Aji; Ashari, Firdaus; Yulianto, Johan; Widiastuti, Marsha Erina
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi setiap pelaku usaha mikro biasanya selalu hampir sama yaitu diantaranya pengolahan bahan baku masih manual atau belum menggunakan peralatan yang moderen dan pencatatan keuangan yang belum baik. Hal yang sama dihadapi oleh mitra pengabdian yaitu Kelompok Bunda Berdaya (KBB) di Jaten Karanganyar ini yang kebanyakan anggotanya berisikan orang tua tunggal yaitu belum adanya mesin berteknologi tepat guna yang menunjang produksi sehari-hari, sedangkan produksi saat ini masih dilakukan secara manual dan tradisional, sehingga produksi terbatas jika pesanan banyak, pekerja harus bekerja lembur, walaupun sudah bekerja lembur namun tetap saja belum cukup. Pemasaran produk juga masih disekitar wilayah Jaten dan sekitarnya saja serta pencatatan keuangan jufa belum terlaksana dengan baik. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan yang menunjang produktivitas dan dapat meningkatkan pendapatan Kelompok Bunda Berdaya (KBB) beserta keluarganya dan masyarakat sekitar dengan memberikan solusi atau jalan keluar yaitu dengan mengadakan pelatihan-peletihan yang berkaitan dengan masalah-masalah yang sedang dihadapi mitra. Hasil akhir yang diharapkan yaitu dengan adanya pelatihan-pelatihan yang diberikan kepada mitra pengabdian yaitu Kelompok Bunda Berdaya (KBB) mitra bisa menggunakan mesin teknologi tepat guna yang bisa menngkatkan proses pembuatan adonan sehingga bisa meningkatkan jumlah produk dan pada akhirnya bisa meningkatkan laba, bisa menggunakan mesin vacum dan pengemasan produk sehingga produk bisa dikemas dengan baik dan bisa tahan lama serta bisa membuat administrasi keuangan meskipun secara sederhana.
Analisa Kadar Air dan Laju Pembakaran Bahan Bakar Briket Tempurung Kelapa dengan Variasi Perekat sebagai Bahan Bakar Alternatif Subodro, Rohmat; Ashari, Firdaus; Sutrisno, Sutrisno; Pratama, Ronni; Fadilah, Humam Agil
Sainteks Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i2.22501

Abstract

Seiring dengan bertambahnya pertumbuhan ekonomi di dunia, konsumsi penggunaan energi di dunia juga semakin meningkat. Sumber energi akan semakin berkurang jika tidak ada produksi briket baru sebagai energi terbarukan. Kebutuhan dalam energi terus meningkat dan seiring peningkatan aktivitas manusia yang mengkonsumsi bahan bakar, salah satunya bahan bakar minyak (BBM) yang berasal dari sumber fosil tumbuhan dan hewan. Akibatnya, semakin menipisnya cadangan bahan bakar fosil berdampak pada perekonomian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui laju pembakaran briket yang paling rendah dan mengetahui laju pembakaran briket yang paling tinggi. Dalam penelitian ini menggunakan Bahan Perekat (Tepung Elod), air, serbuk arang tempurung batok kelapa yang memiliki nilai kalor tinggi. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan uji laboratorium dan studi literatur. Variasi komposisi yang digunakan yaitu 10%, 15%, 20%, 25%, 30% dari berat briket basah. Hasil pengujian kadar air yang paling rendah adalah pada briket batok kelapa dengan perekat 30 %. Dari hasil pengujian pembakaran perekat 10% memiliki laju pembakaran paling besar yaitu sebesar 1,3 gr/menit. Dari hasil penelitian ini, hasil uji kadar air briket dengan perekat 30 %  akan memberikan kontrol pembakaran yang lebih baik dibandingkan dengan briket yang lain
Desain Ulang Meja Baca Al-Quran Ergonomis di Pondok Pesantren Al-muayyad Surakarta Muflikhul Amin; Firdaus Ashari
SURYA TEKNIKA Vol 10 No 2 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i2.6257

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua, sudah ada sejak sebelum zaman kemerdekaan. Kegiatan yang dilakukan dalam pesantren diantaranya sholat wajib berjamaah, puasa wajib maupun sunah, mempelajari kitab kuning, dan membaca Al-Quran. Santri di pondok pesantren Al-muaayad mengalami kendala pada saat menggunakan meja yaitu desain terlalu pendek dan meja susah dibawa untuk berpindah-pindah. Dengan mengidentifikasi permaslahan yang ada, maka dilakukan perbaikan desain meja dengan memperhatikan aspek antropomeri agar lebih ergonomis dan TRIZ untuk menndapatkan solusi spesifik dalam perbaikan desian. Dari hasil peperhitungan dan solusi spesifik TRIZ diusulkan tiga desain dengan dimensi tinggi penyangga yang paling dekat 40 cm pangang papan 40 cm dan lebar papan 32cm, dan sudut kemiringan papan 30%. Adapun usulan yang terpilih dari ketiga usulan yaitu desain usulan ketiga.
SOSIALISASI PENGGUNAAN AIR IMPACT WRENCH PADA UKM BENGKEL TAMBAL BAN TRUCK DAN TUBELESS UNTUK MEMPERCEPAT WAKTU OVERHOUL RODA DAN BAN : - Rohmat Subodro Bodro; Firdaus Ashari; Mascuk Susilo; Ilham Fathur Rahman A; Bagus Pamungkas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.29526

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan roda empat dan roda dua, bengkel tambal ban adalah bisnis masyarakat kecil dan menengah yang menawarkan jasa dan pelayanan perbaikan ban. Di daerah jalan raya Mulur – Mojolaban ini ada banyak lalu lalang Truck dan Mobil Pribadi maupun Sepeda Motor, karena daerah ini ada beberapa galian tanah urug yang mobil pengangkutnya adalah mobil Dum Truck. Hal ini tentu menjadi peluang bagi Warga Mulur dan sekitarnya untuk mendirikan usaha tambal ban. Sejauh ini pun bisnis tambal ban tetap berjalan agar bisa menghidupi keluarga. Cuaca yang sangat panas dikarenakan lokasi yang tidak beratap, berakibat mempercepat kelelahan dan kepanasan mekanik tambal ban ditambah belum adanya pakaian kerja bagi mekanik tambal ban yang mencakup sarung tangan, topi, baju kerja lapangan dan sepatu lapangan. Bengkel Tambal Ban Truck dan Tubeless dengan fasilitas dan peralatan yang lengkap akan memudahkan perbaikan ban kendaraan. Hal Ini dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan pelanggan yang akan berakibat meningkatkan pendapatan pemilik usaha.
Mechanical Hazard Simulator of PLC-Based Automation Technology According to ISO 12100 Nur Muhammad Malikul 'Adil; Rian Dwi Aji Saputro; Firdaus Ashari
Jurnal E-Komtek Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v9i2.2834

Abstract

Automation technology is expected can enhance productivity, reduce unnecessary cost, and avoid the potential upcoming accidents. However, many automation machineries don’t fulfil safety requirements and have no third party safety certification. This situation requires internal risk assessment as a gate before technology deployment in order to reduce potential hazardous events. This research applies internal risk assessment of Programmable Logic Controller (PLC)-based automation technology according to ISO 12100. Mechanical hazard simulator is built to describe the potential hazard and estimate risk level. Alternative solutions for technology retrofit is selected and built to reduce risk level. At the end of the research, risk level comparison is presented as the evidence of risk level reduction.