Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA UNTUK MEMPERTAHANKAN MUTU, MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN DAN MENANGANI LIMBAH SAWI HIJAU Ratih Ikha Permata Sari; Zainal Arifin; Rini Setiowati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 1 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i1.1559

Abstract

Wilayah Sukabumi merupakan daerah yang cocok untuk budidaya sawi hijau. Namun pada saat panen tiba, produksi sawi hijau melimpah dan menyebabkan harga turun drastis, petani menjualnya dengan harga yang sangat murah dan tidak sebanding dengan upaya yang telah dilakukan oleh petani dalam proses penanamannya, bahkan sampai terbuang dan akhirnya mubazir. Hal ini dapat terjadi apabila masa panen sawi hijau bersamaan atau serentak antara satu daerah dengan daerah lainnya, sedangkan kebutuhan di pasaran tidak sebanding dengan persediaan yang ada.  Kondisi ini sudah tentu merugikan petani sawi hijau. Desa Sukamanis merupakan salah satu desa penghasil sayuran sawi hijau, sawi hijau merupakan produk hortikultura yang bersifat mudah rusak. Sehingga perlu penanangan yang baik untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan. Selain itu hal yang dapat dilakukan juga adalah degan meningkatkan nilai ekonomi dari produk olahan sawi. Di desa Sukamanis telah ada upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi sawi dengan membuat keripik sawi. Namun masih terkendala dengan pemasaran yang belum optimal, selain itu jumlah produksi yang besar menyebabkan jumlah susut bobot yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mempertahankan mutu, memperpanjang umur simpan, dan menangani limbah akibat susut bobot yang besar.
Pelatihan Canva untuk Guru SD Sekecamatan Majenang Kabupaten Cilacap Zainal Arifin; Tri Angkarini; Nini Adelina Tanamal; Edward Alfin; Ricky Eka Sanjaya
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ckm0sw73

Abstract

This training program was designed to improve the competence of elementary school teachers in creating visual-based instructional media using the Canva application. Held for teachers in Majenang District, Cilacap Regency, the training combined theoretical lectures, live demonstrations, and hands-on practice to ensure comprehensive understanding and skill acquisition. At the outset, a pre-test was conducted to assess the participants’ initial knowledge and digital design skills. The results showed an average score of 58.3, indicating limited experience with design tools and low literacy in visual media creation. Following the training, a significant improvement was observed. A total of 90% of the participants successfully produced at least two educational media products, such as posters, infographics, and activity cards. The post-test results revealed an average score of 86.7, demonstrating a substantial increase in understanding and practical ability. Additionally, the satisfaction survey showed that 92% of participants were very satisfied with the content, delivery method, and technical assistance provided during the sessions. This outcome highlights the effectiveness of the training in empowering teachers to utilize Canva for innovative and engaging learning materials. The participants are now better equipped to apply these skills in their classrooms, contributing to a more visually appealing and interactive learning environment.
PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKATMELALUI KELOMPOK TERNAK IKAN CUPANG HIASDI RT 13 RW 03 KALISARI PASAR REBO Zainal Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i3.839

Abstract

Proyek kelompok ternak ikan cupang hias di RT 13 RW 03 Kalisari, Pasar Rebo, didasarkan pada potensi pasar yang tinggi dan kondisi lingkungan yang mendukung untuk budidaya ikan cupang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi usaha, khususnya di bidang budidaya ikan hias. Melalui identifikasi potensi pasar, evaluasi sumber daya lokal, dan dukungan pemerintah, proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, seperti peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Dengan pendekatan kelompok ternak, diharapkan masyarakat dapat bekerja sama dalam pengelolaan usaha ini, meningkatkan keterampilan bersama, dan mencapai keberlanjutan dalam jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek ini memiliki dasar yang kuat, dengan potensi dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. Langkah-langkah konkret untuk keberlanjutan proyek, partisipasi masyarakat, dan pendidikan keterampilan telah diidentifikasi dalam pembahasan. Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ikan cupang hias, menciptakan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.).
Pelatihan Berbasis Praktik Produksi Tempe Higienis bagi UMKM Pangan di Padaringan, Purwadadi, Ciamis. Bambang Perkasa Alam; Arief Nugroho Wibowo; Zainal Arifin; Nini Adelina Tanamal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i2.6367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM tempe di Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, melalui pelatihan berbasis praktik produksi tempe higienis. Pelatihan difokuskan pada penerapan sanitasi alat, pengelolaan bahan baku, teknik inokulasi ragi, standardisasi pengemasan, serta penataan ruang produksi sesuai prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, pelatihan praktik langsung, pendampingan teknis, dan monitoring pasca pelatihan selama satu siklus produksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan perilaku higienitas produsen. Sebanyak 78% peserta konsisten menerapkan kebiasaan cuci tangan, penggunaan sarung tangan, serta kebersihan ruang produksi. Efisiensi produksi juga meningkat, ditandai dengan penurunan tingkat kegagalan fermentasi dari 20–30% menjadi 5–10%. Selain itu, peserta mulai menerapkan SOP produksi dan memperbaiki tata letak ruang fermentasi. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan mutu tempe, memperkuat kepercayaan konsumen, serta mendorong kesiapan UMKM menuju legalitas pangan seperti PIRT dan standar higienitas lainnya. Program ini dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi pengembangan UMKM tempe maupun pangan fermentasi.
Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau bagi Warga di RT. 23 RW. 02 Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Arief Nugroho Wibowo; Zainal Arifin; Sri Mardiyati; Nini Adelina Tanamal
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v6i1.718

Abstract

This community service program aims to revitalize a green open space in RT. 23 RW. 02 Lebakwangi District, Kuningan Regency, West Java, to improve environmental quality and strengthen social interaction. The main issues were poor maintenance, limited facilities, and low community participation. A community-based participatory approach was applied, involving residents in planning, implementation, and evaluation. Activities included site cleaning, landscape arrangement, vegetation planting, simple facility construction, and environmental education. The results show improved park quality, increased environmental awareness, and renewed social use of public space. The formation of a community management team supports sustainability. This program demonstrates that collaboration between universities and communities can generate positive environmental and social impacts while improving residents' quality of life
Nilai Ekonomis Produksi Tempe di Desa Padaringan Kec. Purwadadi Kab. Ciamis Jawa Barat Arif Nugroho Wibowo; Zainal Arifin; Bambang Perkasa Alam; Nini Adelina Tanamal
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i4.6892

Abstract

This study aims to analyze the economic value of small-scale household tempe agroindustry in Padaringan Village, Purwadadi District, Ciamis Regency. The research employed a quantitative descriptive approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation of tempe producers, and analyzed using cost, revenue, income, business efficiency (R/C ratio), and value-added analysis based on the Hayami method. The results show that the total production cost per cycle was IDR 333,000, while total revenue reached IDR 1,530,000, generating an income of IDR 1,197,000. The R/C ratio of 4.59 indicates that the tempe business is highly efficient and economically feasible. Value-added analysis reveals a high added value ratio of 78.23%, indicating that most of the product’s value is generated from processing activities. These findings demonstrate that the tempe agroindustry plays an important role in increasing household income and strengthening the local economy. The tempe industry has strong potential to be developed as a leading sector in rural economic empowerment through improved production efficiency, product innovation, and strengthened marketing networks.