Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian KKN-Tematik di Desa Sirnabakti Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut Mulyaningsih Mulyaningsih; Opid Opid; Putri Eliyani; Dea Rahma Wulan; Maya Sulistia Masrifa; Novi Silvia Nurroniah; Astrid Rahmayanti; Silmi Halimatussya; diah Ahmad; Regtria Cahaya Maulida; Siti Salma; Irma Nurul Fauziah; Nazilah Hidayah Mubarokah; Adinda Dwi Haniza; Arika Hafizhah Annabila
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpm.v2i3.3174

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Masyarakat di Desa Sirnabakti, Kecamatan Pamempek, Garut, adalah sebuah program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa dalam berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengembangan desa. Penelitian ini merinci berbagai program KKN yang dilaksanakan di Desa Sirnabakti dalam bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam bidang kesehatan, program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) telah membantu mencegah dan mengatasi stunting pada balita melalui pemberian makanan tambahan berbasis bahan lokal seperti Nugget Daun Kelor, Puding Daun Kelor, dan Pisang. Program ini juga mencakup edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku yang lebih baik. Di bidang ekonomi, program pengelolaan ikan lele siap santap dan branding desa telah meningkatkan perekonomian desa melalui pemasaran produk lokal dan memberdayakan wanita nelayan. Bidang pendidikan terfokus pada pengajaran di sekolah-sekolah daerah, menciptakan ruang belajar tambahan, dan memberikan pelatihan bagi anak-anak dan remaja. Pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui kegiatan pembersihan sampah, karnaval, serta peningkatan kesadaran kesehatan ibu dan anak. Kesimpulannya, program KKN ini telah memberikan dampak positif terhadap Desa Sirnabakti dan masyarakatnya. Saran untuk program ini meliputi terus memantau, mengevaluasi, dan memperluas program-program yang ada
Strategi Komunikasi melalui Pembelajaran Jurnalistik untuk Mengembangkan Kreativitas Menulis Santri di Pondok Pesantren Sinarsari Regtria Cahaya Maulida; Haryadi Mujianto; Detya Wiryany
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i3.5361

Abstract

This research is based on the low level of journalism learning in the Sinarsari Islamic Boarding School environment, resulting in a lack of interest in students' writing skills in the Youth Scientific Work extracurricular activity. Based on the data, it shows that the level of students' interest in writing creativity has not reached its maximum level from year to year, one of which is due to the low level of journalism learning and the tight schedule of students' activities. This study aims to examine how the impact of the quality of journalism learning can affect students' writing creativity during the Youth Scientific Work extracurricular activity process. In this study, a qualitative analysis method approach was applied by collecting data through interviews, observation, and documentation. This research study is more about researchers explaining the development of students' writing creativity through the Youth Scientific Work extracurricular activity. Respondents in this study were students of the Sinarsari Islamic Boarding School and supervising teachers who actively participated in the Youth Scientific Work extracurricular activity. Humanistic theory is used as an analytical framework to see how journalism learning can develop students' creativity. With five main dimensions, namely self-actualization, self-concept, learning, organism experience and autonomy, independence and responsibility. The results of this study indicate that journalism learning significantly influences the development of students' creativity. The researchers recommend more in-depth guidance regarding journalism learning to foster more imaginative characters and open up opportunities for self-development.