Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN KOPERASI SEHAT MANAJEMEN : PENYUSUNAN DRAFT SOP KOPERASI WANITA CILINAYA INDAH Putri Reno Kemala Sari; Galuh Ratna Mutia; Rosyia Wardani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19513

Abstract

ABSTRAKKoperasi berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendukung tujuan tersebut, maka koperasi harus dikelola secara manajemen yang bertujuan untuk memastikan kegiatan koperasi berjalan dengan baik, efektif, serta efisien. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan metode FGD, diskusi serta pendampingan  pembuatan Standard Operating Procedure (SOP). Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah terpetanya bahwa Koperasi Wanita Syariah Cilinaya Indah belum memiliki sistem dan prosedur yang jelas mengenai kegiatan operasonal seperti penyaluran dan penghimpunan dana. Pengabdian ini di lakukan agar pengurus koperasi mampu meningkatkan pemahaman pengurus Koperasi Wanita Syariah Kota Mataram mengenai pentingnya manajemen sehat koperasi dan perlunya kemampuan untuk menyusun Standard Operating Procedure yang baik agar kegiatan usaha dapat berjalan secara efektif dan efisien Kata kunci: koperasi wanita; Standard Operating Procedure (SOP); pendampingan.ABSTRACTSmall Medium Entreprise (SMEs) play an important role in improving community welfare. To support this goal, SMEs must be managed in a management manner that aims to ensure SMEs activities run well, effectively and efficiently. The aim of this community service is to assist in the preparation of Standard Operating Procedures (SOP). The service method used is the FGD method, discussion and assistance in creating Standard Operating Procedures (SOP). The result of this community service was the discovery that the Cilinaya Indah Sharia Women's SMEs does not yet have clear systems and procedures regarding operational activities such as distributing and collecting funds. This service is carried out so that SMEs management can increase the understanding of the management of the Sharia Women's Cooperative regarding the importance of healthy management of SMEs and the need for the ability to develop good Standard Operating Procedures so that business activities can run effectively and efficiently. keywords: women’s Cooperative; Standar Operating Procedure; accompaniment.
Pengelolaan Anggaran dan Prioritas Pengeluaran terhadap Ketahanan Finansial Keluarga melalui Perilaku Konsumtif pada Generasi Sandwich Anik Puji Handayani; Melvin Rahma Sayoga Subroto; Galuh Ratna Mutia
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.660

Abstract

Generasi sandwich menanggung beban finansial ganda untuk membiayai anak dan mendukung orang tua lanjut usia. Kondisi ini krusial di Daerah Istimewa Yogyakarta, wilayah dengan persentase lansia tertinggi (17,83%) dan rasio ketimpangan pengeluaran yang tergolong tiga tertinggi secara nasional. Menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan bootstrapping 5.000 subsampel terhadap 130 responden di Kota Yogyakarta, penelitian ini menguji pengaruh pengelolaan anggaran dan prioritas pengeluaran terhadap ketahanan finansial keluarga, baik secara langsung maupun melalui perilaku konsumtif. Hasil menunjukkan pengelolaan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap prioritas pengeluaran dan ketahanan finansial keluarga, sedangkan prioritas pengeluaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan finansial keluarga. Prioritas pengeluaran terbukti memediasi sebagian hubungan antara pengelolaan anggaran dan ketahanan finansial keluarga dengan kontribusi 31,8 persen. Sebaliknya, perilaku konsumtif tidak memberikan pengaruh signifikan ataupun peran mediasi dalam model. Secara keseluruhan, model ini mampu menjelaskan 51,2 persen varians ketahanan finansial keluarga. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa intervensi keuangan keluarga generasi sandwich sebaiknya difokuskan pada penguatan keterampilan penetapan prioritas alokasi sumber daya, bukan sekadar menekan perilaku konsumtif.