Suryana Rajagukguk
Universitas Negeri Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Model Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ade Hermansyah Pohan; Susanna Ginting; Suryana Rajagukguk; Anita Yus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3168

Abstract

Latar belakang: Kajian ini dilandasi atas permasalahan yang terjadi saat pembelajaran matematika di sekolah dasar berlangsung yaitu banyak siswa yang belum aktif sehingga hasil belajar siswa rendah dan belum memenuhi KKTP, hal itu dikarenakan model belajar yang digunakan guru belum membuat siswa antusias dalam belajar matematika. Sehingga diperlukan model belajar yang inovatif dan menekankan kreativitas serta keaktifan siswa di dalam kelas salah satunya adalah model Two Stay Two Stray. Metode penelitian: Kajian ini bermaksud memaparkan peran model two stay two stray terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD dan dilaksanakan di SD Negeri 060884 Medan dengan siswa kelas IV sebagai subyek kajian. Dimana pelajaran matematika di SD belum mencapai KKTP yang telah ditentukan, dikarenakan hal tersebut guru hasruslah membuat strategi yang baik saat mengajar agar KKTP yang telah ditentukan dapat tercapai dan siswa jauh lebih menyukai pembelajaran yang berlangsung. Kajian ini berupa kajian kualitatif yang menggunakan studi kepustakaan dengan data dikumpulkan dari rujukan semacam buku ataupun jurnal yang relevan. Hasil penelitian: Hasil dari kajian ini memaparkan model Two Stay Two Stray memberikan kemudahan guru dalam memaparkan materi dan membuat siswa lebih aktif saat belajar serta siswa mampu mengaplikasikan dan mengeksplor kognitif mereka sehingga hasil belajar matematika meningkat. Kesimpulan: Model two stay two stray memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan hasil belajar siswa, sebab model ini mengharuskan siswa aktif berkomunikasi dalam kelompok agar mampu mengapikasikan dan mengeksplorasi kogntitif yang mereka punya yang mempengaruhi hasil belajar matematika
Peningkatan Hasil Belajar Tema 4 Subtema Pekerjaan di Sekitarku Melalui Model Kooperatif Tipe Group Investigation Pada Siswa Kelas IV SD Fince Putri Yeni Purba; Suryana Rajagukguk; Nurul Arfika; Anita Yus
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3189

Abstract

Latar belakang: Pendidikan menjadi penopang dalam menciptakan SDM yang bermutu. Idealnya negara dengan sistem pendidikan yang baik, biasanya menghasilkan SDM yang baik pula. Namun saat ini sistem pendidikan di sekolah tersebut kurang berjalan dengan baik sehingga berdampak pada hasil belajar siswa khususnya pada topik pembelajaran mata pelajaran ke 4 yaitu topik “Pekerjaan disekitarku” untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Menyikapi hal tersebut kajian ini berupaya memperbaiki dan meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model belajar Group Investigation. Metode penelitian: Kajian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui proses dan hasil belajar di kelas. Penelitian ini difokuskan pada siswa kelas IV SDN 060813 dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian: Hasil kajian memaparkan model belajar Group Investigation memberikan peningkatan yang signifikan, terlihat dari rerata hasil belajar siklus I, dari 30 siswa sebanyak 16 siswa atau 58% capaian tuntas dan sisanya sebanyak 14 attau 42% capaian tidak tuntas. Sedangkan di siklus II dari 30 siswa sebanyak 26 siswa atau 87% capaian tuntas dan sisanya 4 siswa atau 13% capaian tidak tuntas. Kesimpulan: Model belajar Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar Topik 4 subtema "Pekerjaan di Sekitarku" kelas IV sekolah dasar, terlihat dari peningkatan yang terjadi pada siklus I dan II
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA MELALUI BUKU DIGITAL FLIPBOOK Suryana Rajagukguk; Wirda Hayatina Lubis; Ade Hermansyah Pohan; Susanna Ginting; Saronom Silaban
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 1: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i1.52476

Abstract

Kajian ini bermaksud  untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan menerapkan buku digital flipbook sebagai alternatif belajar yang bersifat inovatif sebagai upaya memanfaatkan minat belajar  siswa pada pelajaran IPA terkhusus materi sumber energi. Selain itu, kajian ini juga bermaksud dapat mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi dalam pembelajaran karena diwakili dengan adanya buku digital flipbook, dapat mengefektifkan dan mengefisienkan waktu pembelajaran karena tidak harus membawa banyak buku bacaan yang berat, dan dapat membantu memudahkan siswa belajar karena fitur multimedia dapat menjadi tutor. Kajian ini merupakan kajian kuantitatif dengan siswa kelas IV SDN 064992 Kec. Medan Amplas sebanyak 20 sebagai subyek penelitian, data dikumpulkan melalui angket minat belajar siswa yang kemudian  dianalisis dengan analisa data kuantitatif. Data kuantitatif yang didapat dari hasil angket minat belajar siswa. Selaras hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan buku digital flipbook mampu meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan persenatse rerata 90,8% dan kategori sangat baik.
Development of interactive multimedia on social studies learning outcomes of elementary school students Suryana Rajagukguk; Samsidar Tanjung; Restu Restu
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 2 (2025): Inovasi Kurikulum, May 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i2.80209

Abstract

The lack of interesting interactive learning media causes the low learning outcomes of social studies in primary schools. Monotonous learning methods make students less motivated and involved in the learning process. This study aims to develop and analyze the effectiveness of interactive multimedia based on Articulate Storyline 3 in improving learning outcomes. The method used is Research and development (RnD) with the 4-D development model (Define, Design, develop, disseminate). The research subjects were 25 students of class IV UPT SDN 064992. Data were collected through observation, interviews, expert validation questionnaires, and effectiveness tests using the N-gain method. The results showed that using Articulate Storyline 3 improved student learning outcomes with an N-gain of 0.39. Evaluations from teachers and students also show that this media is suitable for learning, but it still needs appearance and navigation improvement. In conclusion, Articulate Storyline 3 effectively improves social studies learning outcomes. Future research is recommended to develop adaptive features and gamification to increase student engagement in the learning process in the classroom.   Abstrak Rendahnya hasil belajar IPS di sekolah dasar disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran interaktif yang menarik. Metode pembelajaran yang monoton membuat peserta didik kurang termotivasi dan terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis efektivitas multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dalam meningkatkan hasil belajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas IV UPT SDN 064992. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan uji efektivitas menggunakan metode N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bawah penggunaan Articulate Storyline 3 meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan N-gain sebesar 0.39. Evaluasi dari guru dan peserta didik juga menunjukkan bahwa media ini layak digunakan dalam pembelajaran, meskipun masih perlu perbaikan pada tampilan dan navigasi. Kesimpulannya, Articulate Storyline 3 efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan fitur adaptif dan gamifikasi guna meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci: articulate storyline; IPS; media interaktif; sekolah dasar